C O O L SELASA 2 NOVEMBER 2010

godhelpPERTOLONGAN TUHAN
Yesaya 55:8-9

Pernahkah kita berada di dalam keadaan yang sangat genting, kita berdoa meminta pertolongan Tuhan namun Tuhan tidak menolong? Atau kita melihat bagaimana Tuhan berkarya di dalam kehidupan orang lain, namun doa kita tidak kunjung dijawab? Apakah Tuhan memilih-milih? Apakah Ia memandang setiap orang secara berbeda?


Sesungguhnya Tuhan selalu mendengar seruan kita kepadaNya, Ia adalah Tuhan yang Maha Tahu, namun seringkali cara Tuhan menolong kita berbeda dengan persepsi yang kita harapkan, sehingga di saat Tuhan datang menolong kita tidak melihatnya dan menganggap Tuhan tidak menolong kita.

Oleh karena itu kita harus mengenali cara-cara Tuhan dalam menolong kita.

1. Mujizat ( Daniel 3:1-6 dan 8-27) serta Kisah 12:1-12
Sadrakh, Mesakh dan Abednego ditolong Tuhan melalui Mujizat. Namun yang kita harus ingat bahwa mujizat adalah murni otoritas Tuhan. Kita tidak dapat memaksakan Tuhan untuk melakukan mujizat, namun yang dapat kita lakukan adalah mempercayai Tuhan bahwa Ia akan lakukan yang terbaik.

2. Kesempatan (Kejadian 19:15-22 dan Kisah 9:23-25)
Terkadang Tuhan menolong kita melalui kesempatan yang Ia berikan, melalui pintu-pintu yang Ia bukakan. Lot selamat karena Tuhan memberikan kesempatan itu bagi dia dan dia mengambil kesempatan itu. Demikian juga dengan Paulus. Oleh karena itu kita harus peka dalam membaca situasi yang terjadi dan memohon hikmat Tuhan agar setiap kesempatan yang Ia bukakan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya.

3. Sarana Yang Tuhan Sediakan (Kejadian 6:13-14 dan 17-18)
Nuh berada di dalam bahtera karena Tuhan memilihnya dan memberikan sarana itu bagi Nuh. Sarana dapat juga berupa pekerjaan, kemampuan, skill atau talenta yang Tuhan berikan. Jadi Tuhan pun dapat menolong kita melalui apa yang sebetulnya sudah Ia berikan kepada kita sejak dari awal.

4. Kekuatan Supranatural (Kisah 7:54-60)
Tidak mustahil pula jalan pertolongan Tuhan bukanlah seperti yang kita pikirkan, namun tetap Tuhan tetap menyatakan kemuliaanNya. Sama halnya seperti mujizat, kekuatan Supranatural adalah sepenuhnya otoritas Tuhan. Kita tidak dapat memaksakan untuk dapat memiliki kekuatan Supranatural tersebut. Namun seperti Stefanus,kalau focus kita adalah kepada Tuhan, bukan kepada diri kita sendiri, maka Tuhan memberikan kekuatan tersebut agar kematian Stefanus menjadi kesaksian bagi kemuliaan nama Tuhan.

PENUTUP
Pandanglah pertolongan Tuhan dengan pola piker Tuhan dan bukan dengan keinginan kita sendiri. Di saat kita lebih focus kepada Tuhan, maka tidak mustahil Tuhan menyatakan mujizat dan tanda-tanda Ajaib, namun kalaupun pertolongan Tuhan tidak melalui hal tersebut, jalanNya tetap adalah yang terbaik bagi kita. Amin!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.