Diangkat ke Level yang Lebih Tinggi

You may also like...

8 Responses

  1. James says:

    OMG…

    kamu mengalami hal yang sama persis dengan apa yang kualami. Seorang yang paling dekat dengan kita mengecewakan kita dengan tanpa alasan. Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba saja muncul badai.

    Wew….

    Kecewa, melupakan, kecewa lagi, mencoba melupakan lagi… kalau berlarut-larut pasti akan membuat akar pahit! So, cepet2 beresin sama Tuhan ya….

    Aku bukan seorang manusia yang sempurna, cuman aku mencoba untuk menjadi sempurna bagi orang lain dan Tuhanku.

    Jesus always be with you!!

  2. Nancy says:

    Dave,
    orang yang paling dekat adalah orang yang paling berpotensi menyakiti. Kalau orang jauh sih, who cares?
    Saya juga mengamali baik sebagai wanita biasa maupun sebagai pastor dikewakan, difitnah, dikhianati, dituduh bukan-bukan. Rasanya sakit, namun suami saya mengajar “kita ini hamba Tuhan jika ada menyakiti kita mereka pun menyakiti Tuhan”
    Memang rasanya pengen melihat orang-orang tersebut dapat ganjaran atau meminta-minta maaf dan secepatnya mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya, namun seringkali Tuhan ingin kita menunggu. Dengan menunggu kita belajar HUMBLE, PATIENCE, SURRENDER.
    Jadi baik saya dan suami jika ada yang menyakiti atau berkata-kata negatif, memilih DIAM. Lagipula kalau mau dilayani semua kan suetresss, pak.
    Tuhan tidak pernah lupa membela hambaNYa

  3. Tha says:

    gw sekarang lagi menunggu.. doain iman gw yah temans 😀

    Gw percaya Tuhan ngga akan mengecewakan anakNya.
    Thanks anget buat postnya. Blessed me much

  4. CaCa says:

    Waaahhh.. sama kaya yang kualami beberapa hari ini..
    dikecewakan.. bukan dituduh,.. tapi karena perbuatan na..
    huhuhu…
    Tapi semua da beres 😀
    Thx DAD 🙂

    Thx for da testy 🙂 Jbu

  5. David says:

    @Ibu Nancy
    Betul sekali bu, saya juga menyadari kalau lewat proses ini Tuhan tegur saya, memang seharusnya kita DIAM dahulu, daripada sibuk untuk membela diri, karena Tuhan tidak pernah lupa untuk membela HambaNya!
    Tx Bu!

    @Tha … lagi nunggu?
    jadi inget Firman ini …
    Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

    @Caca .. Puji Tuhan sis bisa ngelewatin semua dengan baik!
    Gbu!

  6. James says:

    Hi, I found your blog on this new directory of WordPress Blogs at blackhatbootcamp.com/listofwordpressblogs. I dont know how your blog came up, must have been a typo, i duno. Anyways, I just clicked it and here I am. Your blog looks good. Have a nice day. James.

  7. tomfreakz says:

    halo Mas David,
    Saya juga punya pengalaman mirip-mirip,
    dan saat ini sampai detik ini saya sedang menjalaninya.

    Semoga dengan kondisi yang pernah/sedang kita alami ini, mas david, saya ataupun rekan-rekan lain dapat menjadi lebih dekat kepada Tuhan.

    Amin

    Salam,
    Thomas Satrio

    http://tomfreakz.blogspot.com/2008/07/menuju-level-selanjutnya.html

  8. Icha says:

    loh, icha mau pinjam artikel ini untuk warta persekutuan doa yah…

    tapi setelah baca-baca yang komen, kok ada eta, ada caca… loh..loh… jadi reunian nih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *