C O O L – SELASA 25 MARET 2009
Hari-hari ini, di saat kita tengah menanti janji Tuhan digenapi di dalam kehidupan kita, justru kita melihat keadaan dunia yang semakin memburuk.
Wisdoms for Daily Life
Hari-hari ini, di saat kita tengah menanti janji Tuhan digenapi di dalam kehidupan kita, justru kita melihat keadaan dunia yang semakin memburuk.
Selain ketentuan, ketetapan dan kehendak Tuhan, Alkitab juga memuat janji-janji Tuhan bagi setiap anak-anakNya. Janji ini meliputi setiap area di dalam kehidupan dan milik setiap orang yang percaya kepada Yesus. Tuhan sangat rindu untuk memberkati setiap anak-anakNya.
pSesuai dengan visi yang Tuhan berikan, tahun ini adalah tahun mujizat dan kesembuhan yang kreatif. Kreatif artinya apa yang tadinya tidak ada menjadi ada, yang tadinya mati menjadi hidup kembali./p
D E W A S AYohanes 21:18 Dalam satu kesempatan, Tuhan Yesus menanyakan kepada Petrus apakah ia mengasihi Tuhan sampai tiga kali. Maksud Tuhan di sini adalah untuk mengubah Petrus menjadi dewasa dengan kasih...
Kehidupan kita selalu diperhadapkan kepada dua pilihan, yaitu positif atau negatif, berkat atau kutuk, kehidupan atau kematian. Semua orang pasti ingin memilih hasil yang positif daripada negative.
Krisis perekonomian yang kali ini menghantam Amerika Serikat, ternyata dampaknya mengglobal. Hampir seluruh dunia ikut merasakan dampak dari krisis ini, dan tanpa terkecuali bangsa kita pun ikut juga merasakannya.
Kata Immanuel – “Tuhan Beserta Kita” biasa kita dengar, bahkan mungkin kita sudah sangat sering membacanya sehingga kata ini seolah-olah kata ini menjadi kata-kata yang biasa saja bagi kita.
Jika kita berbicara mengenai penderitaan dalam kehidupan anak-anak Tuhan di Alkitab, kita akan menemukan banyak kisah yang dapat kita jadikan sebagai panutan.
Saat ini banyak orang Kristen yang mengejar karunia, mereka mengejar hal-hal yang dapat Tuhan berikan kepada kita. Namun keintiman dengan Tuhanlah yang seharusnya menjadi prioritas, dengan kata lain kita seharusnya lebih mengejar Tuhan-nya, daripada mengejar apa yang dapat Ia berikan kepada kita.
Pada tanggal 29 September 2008 pada pukul 18.00, kita akan memasuki tahun yang baru menurut penanggalan Yahudi, yaitu tahun Samekh Teth (5769) meninggalkan tahun yang lama Samekh Chet (5678).