MENYIMPAN DOSA ADALAH PENGHALANG KITA MENJADI MANUSIA BARU

1 Yohanes 1:9

Minggu lalu kita sudah berbagi mengenai Manusia Baru, bagaimana Ketika kita menerima Tuhan Yesus kita semua menjadi ciptaan yang baru, namun yang diperbaharui oleh Tuhan pertama kali adalah Roh kita, sedangkan jiwa dan daging perlu melewati proses kehidupan untuk terus menerus diperbaharui dan diubahkan, karena untuk mengubah karakter tidaklah semudah kita membalikan telapak tangan. Meskipun kita mungkin sudah lahir baru cukup lama dan bahkan aktif dalam melayani, namun bisa saja masih ada tabiat dari manusia lama kita, atau perbuatan dosa yang belum dibereskan dan masih disembunyikan rapat-rapat agar tidak ada orang yang mengetahuinya. Tetapi jangan pernah kita lupa bahwa Tuhan mengawasi segala tindak tanduk kita. Kita bisa saja menipu manusia, tetapi kita tidak dapat menipu Tuhan seperti yang tertulis di dalam Amsal 15:3.

Kita sudah minggu lalu berbicara mengenai membuang segala sesuatu yang duniawi, di mana di dalamnya juga adalah dosa. Untuk membereskan dosa yang harus kita lakukan adalah sebatas datang kepada Tuhan, akui dosa dan kesalahan kita, maka Ia akan menghapus dosa kita.

Lalu untuk menjalani hidup yang lepas dari pengaruh manusia lama dan dosa, kita harus mau hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Ketika kita memiliki tekad kuat untuk hidup dipimpin oleh Roh Kudus, maka Ia akan memampukan kita untuk dapat mengatasi godaan untuk melakukan dosa. Walaupun kita harus jatuh bangun dalam prosesnya, namun Ketika kita terus meminta Tuhan yang memimpin hidup kita maka secara perlahan KuasaNya akan bekerja mengubah hati kita sehingga keinginan untuk melakukan dosa pada akhirnya lenyap.

Semua itu memerlukan proses sepanjang hidup kita, oleh karena itu kita harus peka dalam menilai apakah perbuatan kita sesuai dengan kehendak Tuhan atau tidak. Kepekaan tersebut dibangun melalui keintiman kita dengan Tuhan hari lepas hari melalui pembelajaran Firman Tuhan dan juga saat-saat pribadi kita bersekutu dengan Tuhan. Ketika Roh Kudus menegur kita dan kita menangkapnya, maka kita harus segera bereskan dosa tersebut segera, agar semakin lagi kita diubahkan menjadi manusia baru.

Ingatlah bahwa kita tidak dapat melawan keinginan dosa dengan kekuatan kita sendiri, kita harus mengandalkan kekuatan Tuhan yang bekerja memampukan kita untuk kuat dan bertahan melawan keinginan dosa.

PENUTUP
Proses untuk menjadi manusia sempurna seperti Yesus memerlukan sepanjang umur kehidupan kita. Seringkali yang menjadi penghambat adalah dosa dan kebiasaan daging yang tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Oleh karena itu di tahun integritas ini marilah kita menguatkan tekad kita untuk hidup sungguh-sungguh menjadi manusia baru dengan membereskan semua dosa dan membuang segala sesatu yang bersifat duniawi dari kehidupan kita sehingga kita semakin diubahkan menjadi manusia baru yang sempurna seperti Yesus. Amin.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.