Pembunuh Raksasa (bag.1)

bunuhraksasaPs. Indri Gautama

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – Yeremia 29:11.

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, – Ulangan 28:13.
Janji-janji Tuhan di Yeremia 29:11 dan Ulangan 28:13 adalah rencana Tuhan bagi Anda dan saya untuk menjalani kehidupan yang signifikan dan berpengaruh besar.

Untuk memiliki janji-janji Tuhan itu, ada proses yang harus dilalui. Anda dan saya harus membunuh goliat-goliat dalam kehidupan kita. Goliat melambangkan suatu kekuatan musuh yang tampaknya mustahil untuk dikalahkan. Sewaktu seluruh bangsa Israel dan raja Saul mendengar ancaman Goliat, cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. (1 Samuel 17:11). Bisa dibayangkan bagaimana seluruh penduduk di negara itu, termasuk rajanya dalam ketakutan yang sedemikian rupa.

Goliat-goliat Anda adalah segala sesuatu yang membuat Anda cemas dan sangat ketakutan. Itu bisa berupa sakit-penyakit, hubungan suami-isteri yang diambang perceraian, hubungan persaudaraan yang retak, krisis keuangan atau masalah-masalah lain. Goliat-goliat ini mempunyai kemampuan untuk melumpuhkan harapan hidup dan semangat juang kita. Ketika kita tidak memiliki harapan lagi, sebenarnya kita sudah dikalahkan.

Kalau kita menerima janji kebesaran Tuhan bagi kehidupan kita, maka kita tidak bisa membiarkan goliat-goliat ini menekan kita. Kita harus menjadi pembunuh-pembunuh raksasa dan merebut janji Tuhan. Langkah awalnya adalah mengubah persepsi kita.

Yang membedakan Daud dari rakyat Israel adalah persepsinya akan Goliat. Memang Goliat menakutkan, tetapi Daud percaya bahwa semakin besar musuhnya, semakin besar pula kemenangan yang akan diraihnya. Daud percaya bahwa tantangan yang dihadapinya bukan untuk menghancurkannya, tetapi justru menjadi mimbar promosi baginya. Ia sadar bahwa Tuhan memakai Goliat sebagai alat untuk membuat dia berhasil.

Mike Murdoch berkata, “ Every believer will be known by the enemy they defeated or by the enemy that defeats them“. Buktinya, nama Daud selalu terhubung dengan Goliat, bahkan sampai sekarang.

Keberhasilan Anda mengalahkan goliat-goliat dalam hidup Anda, yaitu mengalahkan ketakutan Anda, akan membawa Anda lebih dekat pada janji kebesaran yang Tuhan sudah jaminkan bagi Anda.

Bagaimana persepsi Anda terhadap kesengsaraan dan masalah-masalah yang menimpa hidup Anda? Apakah Anda melihatnya sebagai batu sandungan? Atau Anda melihatnya sesuai persepsi Tuhan, yaitu menjadi batu loncatan dalam proses Anda menuju kebesaran. Karena itu, jangan pernah menyerah, maju ke medan peperangan dengan yakin bahwa kemenangan ada di pihak Anda.

Dalam kasih-Nya,
Maria Magdalena Ministries
www.mmmindo.org

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.