PEPERANGAN ROHANI

 

 

 

Efesus 6:10-12

Banyak orang Kristen yang sudah cukup lama percaya kepada Tuhan, bahkan sudah melayani, namun masih mengalami kerohanian yang jatuh bangun, bahkan tidak sedikit yang lemah, kalah dan terhilang karena tidak tahan mengalami pergumulan hidup yang mereka alami. Biasanya mereka tidak sadar bahwa sejak saat mereka menjadi orang percaya, mereka sudah masuk ke dalam medan peperangan dan sudah menjadi target si jahat. Apakah yang dimaksud dengan peperangan rohani?

  1. Peperangan kita melawan dunia (1 Yohanes 2:16)
  2. Peperangan kita melawan diri kita sendiri ( Roma 7:14-25 dan 2 Korintus 10:5)
  3. Peperangan terhadap dosa (Kejadian 4:7)
  4. Peperangan terhadap iblis (Lukas 8:2)

Sesungguhnya Tuhan sudah menetapkan kemenangan atas seluruh peperangan itu bagi mereka yang percaya padaNya, namun banyak umat Tuhan berperang dengan konsep yang salah. Konsep yang benar dan alkitabiah dari peperahan rohani adalah :

  1. Sadarilah bahwa kemenangan adalah milik kita (Mazmur 20:7)
  • Ketika kita berperang, kita berperang bukan untuk menang, tetapi untuk mengklaim kemenangan yang sudah Tuhan berikan.
  1. Roh di dalam kita lebih berkuasa daripada roh-roh di dunia (1 Yohanes 4:4)
  • Jangan lagi merasa takut dan gentar oleh roh-roh dunia, karena ketakutan adalah pintu masuk bagi roh jahat untuk bekerja. (Baca juga 2 Timotius 1:7)
  1. Wajib menggunakan senjata Elohim dengan lengkap (Efesus 6:10-17)
  • Kita harus mengerti apa yang Tuhan maksud dengan “selengkap senjata Elohim” dan megenakannya senantiasa.
  1. Berjaga-jagalah senantiasa (1 Petrus 5:8-9)
  • Kita harus senantiasa siap, waspada dan berjaga-jaga. Tidak lengah dan juga menganggap remeh.
  1. Berperang dengan rendah hati
  • Jangan mengandalkan hikmat dan keyakinan kita sendiri ketika berperang, karena taktik dan strategi datang dari Tuhan.

PENUTUP

Setelah kita menyadari konsep dasar peperangan rohani menurut Firman Tuhan, persiapkanlah diri kita untuk berperang dan menang! Majulah dan raih kemenangan bersama dengan Kristus. Amin!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.