C O O L – SELASA 09 JUNI 2009

openJANGAN PERNAH MELUPAKAN TUHAN
Mazmur 103 : 1 – 22

Melupakan Tuhan sering terjadi saat manusia berada dalam kelimpahan materi. Tidak terkecuali bagi orang percaya yang dilimpahi berkat materi luar biasa. Setelah lahir baru, lalu diberkati ekonominya oleh Tuhan, ia pun sedikit demi sedikit – baik sadar atau tidak – melupakan bahwa sumber berkat sesungguhnya adalah Tuhan. Hidupnya mulai tergantung dengan hal-hal duniawi. Semakin ia percaya diri dan berjalan dengan pemikirannya.
Ketika kesulitan mulai mendekatinya, karena ia tidak lagi dekat dengan Tuhan, maka dengan mudah ia akan terpengaruh. Jalan keluar yang dunia tawarkan mulai dicoba. Dan akhirnya ia kembali pada kehidupan sebelum ia berada dalam Tuhan.

Dalam Perjanjian Lama, banyak sekali contoh dari Bangsa Israel yang melupakan Tuhan. Saat mereka melupakan Tuhan, Tuhan pun marah dan mengangkat perlindunganNya. Ketika orang Israel berbalik kembali pada Tuhan, maka Tuhan pun berbelas kasihan kepada mereka dan membebaskan Israel dari penindasan.
Demikian pula dalam Perjanjian Baru. Salah satu contoh saat murid Yesus melupakan Tuhan saat mereka dihadang angin badai di tengah danau (Matius 8 : 23 – 27).

Bagaimana caranya agar kita tidak melupakan Tuhan?

1. Jangan pernah lupa kebaikan Tuhan (Mazmur 103 : 2)
” Karena Ia telah mengampuni dosa dan menyelamatkan kita (ayat 3A)
” Karena Ia telah menyembuhkan sakit penyakit kita (ayat 3B)
” Karena ia telah menebus kita dari kuasa Iblis dan memahkotai kita dengan kasih setia dan rahmatNya (ayat 4)
” Karena ia memuaskan hasrat kita dengan kebaikanNya danmembarui kekuatan kita (ayat 5)

2. Jangan pernah lupa untuk membalas kasih TUhan
Bagaimana caranya? Dengan memiliki rasa takut akan Tuhan (ayat 11). Selain itu kita juga harus menaati firmanNya (ayat 18) dan juga tetap beribadah kepadaNya (Mazmur 100 : 2. Bandingkan dengan Hakim-Hakim 3 : 7).

3. Jangan pernah lupa siapa diri kita
Mazmur 103 ayat 14 – 16 menyatakan bahwa kita ini adalah debu dan hidup kita singkat. Sesungguhnya tanpa Tuhan, kita bukanlah apa-apa.

PENUTUP
Miliki persekutuan yang terus menerus denganNya. Hidup terus dalam doa-pujian-penyembahan yang semakin dalam (bukan hanya terjebak rutinitas semata). Bergaullah dengan firman Tuhan. Semakin kita intim dengan Tuhan , maka kita tidak akan pernah melupakan Tuhan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.