Syarat Atas Jawaban Doa

Markus 11:20-25

Tuhan Yesus mengatakan ada dua syarat bagi sebuah Doa untuk dijawab :

1. Percayalah kalau jawaban doa itu akan dan sudah diberikan kepadamu.
Ini nampaknya sepele, tapi mari kita renungkan dalam hidup kita. Bagaimana sikap hati kita di saat kita berdoa, apakah kita memiliki keyakinan yang penuh bahwa Tuhan akan menjawab doa itu? Atau mungkin doa kita hanyalah menjadi sebuah rutinitas di mana kita juga mulai kehilangan keyakinan kita karena setelah sekian lama kita berdoa namun belum terjawab?
Firman Tuhan berkata kalau Iman kita harus tercermin atau terlihat dari tindakan kita. Apakah kita sudah bertindak atau bersikap sesuai dengan iman kita? Seringkali keyakinan kita tidak sepenuhnya percaya kepada Tuhan, kita berdoa dan ketika doa itu tidak dijawab Tuhan kita menyalahkanNya.

2. Ampunilah terlebih dahulu orang yang (kita anggap) memiliki kesalahan kepada kita.

Seringkali penghalang yang terbesar atas jawaban2 doa kita adalah karena kita memiliki kekecewaan kepada orang lain. Dalam bahasa Inggris dikatakan “if you have anything against anyone, forgive him, and let it drop (let it go, leave it) …” Artinya kita harus lepaskan segala keberatan dan kekecewaan kita kepada orang lain. Di sinilah seringkali kita gagal, karena banyak orang secara tidak sadar lebih mementingkan emosi jiwanya dibandingkan jawaban doa yang dinanti-nantikannya. Lepaskanlah pengampunan, buang segala kekecewaan dan keberatan kita atas orang lain, dan bergeraklah maju!

Tuhan rindu untuk menjawab doa setiap anak-anakNya, namun jawaban doa itu sendiri tidak akan Ia berikan kalau kita memiliki sikap hati yang salah. Biarlah Firman ini mengingatkan kita kembali, sehingga kita mendapatkan jawaban atas doa-doa kita.
Amin!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.