C O O L – SELASA 8 JUNI 2010

T A L E N T A
Matius 25:14-30

bakatTalenta adalah potensi diri, bakat dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang agar seseorang dapat meraih keberhasilan di dalam hidup. Semua orang baik orang percaya maupun tidak memiliki talenta yang diberikan oleh Tuhan, minimal satu talenta untuk setiap individu.

Menurut kamus Alkitab, talenta adalah suatu ukuran uang yang jumlahnya sangat besar.
Sebagai gambaran upah pekerja satu hari di Israel pada jaman itu adalah 1 dinar sehari, sedangkan 1 talenta = 6000 dinar. Jadi apabila kerja setahun (+/- 300 hari) maka 1 talenta adalah gaji atau upah selama 20 tahun.

Artinya talenta sangatlah penting dan berharga. Sebuah benih yang Tuhan tanamkan di dalam diri sesuai dengan rancangan yang Tuhan miliki di dalam hidup kita dan harus kita kembangkan. Berdasarkan firman tadi, Tuhan menentang orang yang tidak menggunakan talentanya dengan optimal. Oleh karena itu kita harus menyadari talenta yang Tuhan berikan di dalam kehidupan kita, dan lewat Firman itu kita dapat mendapati bahwa :

1. Pemberian Talenta adalah soal “kepercayaan”
– Tuhan mempercayakan kita semua dengan (minimal satu) talenta. Artinya tanpa melihat kita apa latar belakang kita, Ia memberikan kepada kita sebuah tanggung jawab, dan juga sebuah pengharapan bahwa kita akan berhasil. Ia melihat kita melebihi segala keterbatasan kita.

2. Tuhan memberikan talenta sesuai “kesanggupan” setiap orang
– Tuhan memberikan talenta kepada setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kapasitas orang tersebut. Artinya kita tidak perlu berkecil hati dan membandingkan talenta yang kita miliki dengan orang lain karena untuk setiap orang Tuhan sediakan berbeda-beda.
– Namun jikalau kita telah teruji dengan baik dapat mengoptimalkan talenta yang ada maka Tuhan akan menambahkan dengan talenta yang lain (Matius 25:28)

3. Tiap orang punya “pilihan” atas talenta tersebut
– Sikap kita atas setiap talenta yang telah Tuhan berikan sepenuhnya adalah pilihan kita. Kita dapat mendiamkannya saja atau kita dapat mengembangkannya. Kalau kita mendiamkannya saja maka kita tidak akan pernah mencapai keberhasilan hidup karena kita gagal menjadi seseorang yang sesuai dengan rancanganNya. Sebaliknya jika kita berhasil mengembangkannya maka kita berhasil menjadi apa yang Tuhan rancangkan dan bahkan dapat dipercayakan talenta lain oleh Tuhan.

4. Perlu “proses” dalam mengembangkan talenta.
– Untuk mengembangkan talenta diperlukan sebuah proses, sama seperti sebuah benih yang memerlukan waktu untuk tumbuh. Proses inilah yang akan menentukan tipe seperti apakah orang yang dipercayakan talenta itu.
– Ada tiga tipe jenis manusia :
o Tipe Penyerah (Quitter) : Orang yang dengan mudah menyerah jikalau menghadapi masalah atau problema.
o Tipe Berkemah (Camper) : Orang yang jikalau berhasil dan sudah sukses lebih menyukai keadaan mapan dan malas untuk kembali berjuang.
o Tipe Pendaki (Climber) : Orang yang terus akan berjuang walau sudah berhasil. Ia akan terus memandang / focus kepada tujuan dan tidak terpaku kepada permasalahan.
Tipe yang manakah kita ?

PENUTUP
Marilah kita temukan potensi yang Tuhan beri. Apabila kita mengalami kesulitan untuk mengenali talenta yang Tuhan berikan, berdoalah meminta Tuhan untuk menunjukan, atau kita bisa meminta bantuan orang lain untuk menunjukannya, atau juga kita bisa mencoba mengetahuinya sambil menggali potensi mana yang bisa kita keluarkan. Dengan optimal dalam apa yang telah Tuhan berikan maka kita dapat dipakai Tuhan dengan dasyhat di dalam kehidupan kita.
Amin

bakatTalenta adalah potensi diri, bakat dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang agar seseorang dapat meraih keberhasilan di dalam hidup. Semua orang baik orang percaya maupun tidak memiliki talenta yang diberikan oleh Tuhan, minimal satu talenta untuk setiap individu.

Menurut kamus Alkitab, talenta adalah suatu ukuran uang yang jumlahnya sangat besar. Sebagai gambaran upah pekerja satu hari di Israel pada jaman itu adalah 1 dinar sehari, sedangkan 1 talenta = 6000 dinar. Jadi apabila kerja setahun (+/- 300 hari) maka 1 talenta adalah gaji atau upah selama 20 tahun.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.