C O O L – SALENDRO 1

SELASA 13 NOVEMBER 2007

PRINSIP DALAM PEKERJAAN DAN USAHA

Seperti halnya anggapan orang mengenai politik, kebanyakan orang juga mengatakan bahwa bisnis itu ‘kotor’, karena menurut mereka orang yang terlibat usaha pasti tidak jujur supaya untungnya besar, apabila terlalu jujur biasanya tidak menguntungkan. Bahkan ada beberapa orang yang membenarkan perbuatan mencuri dalam pekerjaan mereka karena mereka mengingkan keuntungan lebih dari yang seharusnya.

Mungkin memang pakem itulah yang berlaku di dunia, namun bagi kita anak-anak Tuhan, kita harus menunjukan kepada dunia bahwa kita tidaklah sama dengan mereka. Kita akan melihat dari Firman Tuhan, dasar-dasar apakah yang dapat kita terapkan di dalam pekerjaan dan usaha kita.

Prinsip-prinsip apa saja yang terdapat dalam Alkitab?

  1. Berlaku Jujur (Imamat 19:35-36, Amsal 14:11, Amsal 13:22)

    Kesempatan untuk dapat berbuat curang sehinggap mendaptkan untung besar sangatlah terbuka di dalam dunia usaha dan pekerjaan. Namun Firman Tuhan dengan tegas menekankan kepada kita bagaimana kita harus jujur dan adil. Janji Tuhan mengatakan kemah kita akan mekar, akan ada pelipat gandaan! Sebaliknya, kalau kita tidak jujur atau fasik, segala milik kita akan musnah. ( Mikha 6:10-11 )

  2. Bekerja dengan Rajin ( Amsal 10:4)

    Satu hal yang pasti, Tuhan tidak saja menginginkan kita diberkati, namun juga menginginkan kita berkembang di dalam kapasitas dan kemampuan kita. Itulah mengapa Tuhan mengatakan tangan orang rajin menjadikan kaya, di saat kita rajin, giat dan tekun, Ia memberkati usaha kita dan memberkatinya berlipat kali ganda.

  3. Berlaku Adil ( Masmur 106:3 – Mikha 6:8 )

    Tuhan menghendaki kita untuk berlaku adil, karena dia adalah Tuhan yang adil. Banyak sekali kesempatan kita untuk berlaku tidak adil dan mendapatkan keuntungan lebih karenanya, namun Tuhan menuntut kita untuk adil, karena ia pun Adil terhadap kita. Sebagai contoh di saat kita memberikan upah kepada orang, atau memberikan harga kepada pelanggan, kita haruslah memberikan harga yang wajar, bukan saja memikirkan soal keuntungan.

  4. Memberi bagi Pekerjaan Tuhan ( Hagai 1:9 )

    Semua berkat bersumber dari Tuhan, kalau bukan Tuhan yang memberkati kita tidak akan memiliki kekayaan ( Amsal 10:22 ). Oleh karena itu kita juga harus menabur bagi pekerjaan Tuhan. Kembalikanlah perpuluhan dengan jujur dan benar, menaburlah di dalam pekerjaan Tuhan, dan kita akan tuai lebih lagi bukan saja lewat pekerjaan dan usaha kita, tetapi juga lewat hal-hal lain yang tidak pernah kita pikirkan.

PENUTUP

Terapkanlah keempat hal di atas, dan lihatlah betapa Tuhan akan memberkati hidup kita! Tidak hanya itu, kita juga berkesempatan untuk menunjukan integritas kita sebagai seorang Kristen yang tidak sama dengan dunia, berani menjadi berbeda, dan berkemenangan, sehingga hidup kita menjadi cerminan kemuliaan Tuhan dan nama Tuhan dipermuliakan dalam pekerjaan dan usaha kita. Amin

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.