ESENSI MENGIKUT YESUS

Yohanes 3:30

Mengikut Yesus bukan tentang mencari berkat atau kenyamanan hidup, melainkan tentang penyerahan diri secara total. Walau hidup ini penuh tantangan, penyertaan Tuhan selalu memberi kita kekuatan baru untuk melewati setiap badai. Berikut adalah tiga sikap hati seorang pengikut Kristus yang sejati:

1. YESUS SEMAKIN BESAR, EGO KITA SEMAKIN KECIL (Yoh. 3:30)
• Yohanes Pembaptis memberikan teladan yang luar biasa. Saat Yesus mulai populer, Yohanes tidak merasa tersaingi. Ia justru memilih untuk mundur agar Yesus yang menjadi pusat perhatian. Mengikut Yesus berarti siap mematikan keegoisan kita. Saat dipuji, ingatlah bahwa segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.
2. MELEPASKAN HAK DEMI KEHENDAK-NYA (Mat. 16:24).
• Yesus meminta kita untuk menyangkal diri dan memikul salib. Artinya, kita harus rela menundukkan ambisi, keinginan, dan kenyamanan pribadi demi menaati rencana Allah (Fil.3:8). Ketika kita berani melepaskan kendali atas hidup kita, di situlah kita akan menemukan damai sejahtera yang sejati.
3. BERJALAN DALAM ANUGERAH YANG MEMAMPUKAN (2 Kor. 12:9)
• Kita sering gagal dan jatuh bangun dalam dosa. Sadarilah bahwa kita tidak bisa mengikut Yesus dengan kekuatan sendiri. Tuhan berkata, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu.” Anugerah-Nya tidak hanya mengampuni masa lalu kita, tetapi juga memberi kekuatan baru setiap hari agar kita bisa hidup kudus dan taat.
•
PENUTUP
Mengikut Yesus mungkin tidak selalu menjanjikan jalan yang mulus, tetapi pasti penuh dengan kekuatan dan sukacita. Mari berserah penuh pada anugerah-Nya dan jadilah hamba yang setia sampai akhir. Amin!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.