GAYA HIDUP BELAS KASIHAN
Lukas 10:30-37
Satu perbuatan kasih yang kita lakukan dapat membawa pemulihan bagi hidup orang lain. (Lukas 10:27) mengingatkan bahwa kita harus mengasihi Tuhan dan sesama manusia dengan sepenuh hati. Imam dan Lewi adalah orang-orang yang mengetahui hukum Taurat Tuhan. Sementara itu, orang Samaria dianggap berseberangan dengan orang Yahudi atau dianggap sebagai golongan rendah oleh orang Yahudi (Yohanes 4:9). Tetapi, apa yang dilakukan oleh orang Samaria yang memiliki belas kasihan ini?
1. PEDULI (ay. 33)
• Belas kasihan muncul karena ia bisa merasakan penderitaan seolah-olah itu terjadi pada dirinya sendiri.
2. BERKORBAN (ay. 34-35).
• Menolong sesama dilakukan bukan demi mencari keuntungan atau pujian, melainkan murni karena kebaikan hati. Orang Samaria ini meniru hati Kristus (Yoh. 15:13) dengan mengorbankan waktunya, tenaganya, hingga keuangannya.
3. MEMBERI KEHIDUPAN
• Tanpa pertolongan orang Samaria ini pasti orang itu sudah mengalami kematian. Orang Samaria tidak sibuk menghakimi atau mencari alasan untuk pergi, orang terluka itu disembuhkan bukan lewat kata-kata atau teori, melainkan lewat tindakan kasih yang nyata.
PENUTUP
Di dalam perjalanan rohani, pelayanan, maupun kehidupan sehari-hari, kita pasti akan bertemu dengan orang-orang yang sedang terluka dan membutuhkan kasih. Pandanglah itu sebagai kesempatan berharga dari Tuhan untuk menjamah dan memulihkan hidup mereka. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan untuk membawa kehidupan bagi sesama. Amin