MENGHIDUPI PANGGILAN TUHAN

Efesus 2:10

Panggilan Tuhan atas orang percaya bukanlah sebuah kebetulan, tetapi ada maksud ilahi atasnya. Tidak sedikit orang percaya yang mengetahui panggilan Tuhan ini, tetapi mereka belum sungguh-sungguh menghidupinya; ada yang merasa tidak layak, tidak mampu, atau masih menunggu waktu yang “sempurna”. Panggilan itu tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi dari ketaatan dalam keseharian. Menghidupi panggilan Tuhan berarti MENATA HIDUP SESUAI KEHENDAKNYA dan BERSEDIA DIPAKAI TUHAN DI MANA PUN KITA DITEMPATKAN. Beberapa hal pentung untuk menghidupi panggilan Tuhan adalah :

1. BERASAL DARI INISIATIF TUHAN (Yohanes 15:16)
Dia terlebih dahulu telah memilih kita bahkan sejak kita masih di dalam kandungan (Yeremia 1:5)

2. DIMULAI DARI KETAATAN (Filipi 2:8)
Belajar dari ketaatan Tuhan Yesus yang membawanya sampai kepada Salib. Juga belajar dari Abraham yang taat melakukan apa yang Tuhan perintahkan untuk menghidupi panggilan hidupnya.

3. DIHIDUPI DALAM KESEHARIAN
Tekun melakukan apa yang menjadi panggilan kita masing. Mungkin kita belum menyadari apa itu panggilan Tuhan bagi kita, tapi dengan kita belajar hidup dalam keintiman, melakukan dengan taat setiap FirmanNya, maka Ia yang akan membawa kita untuk menghidupi panggilanNya.

PENUTUP
Menghidupi panggilan Tuhan bukan tentang seberapa besar peran kita, tetapi seberapa taat dan setia kita menjalaninya. Tuhan tidak menuntut kita menjadi orang lain, tetapi menjadi diri kita yang taat kepada panggilanNya. Amin!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.