<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; Tuhan</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/tag/tuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 10:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Berdiri di Tanah tanpa Kutuk</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2011 09:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Berkat]]></category>
		<category><![CDATA[Kutuk]]></category>
		<category><![CDATA[Nuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pulih]]></category>
		<category><![CDATA[Sembuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sejak Adam jatuh ke dalam dosa, manusia hidup di alam yang terkutuk. Namun karena Kasih Elohin yang begitu besar bagi kita, Ia mempersiapkan sebuah umat pilihan di mana uma tersebut dapat berdiri di tanah tanpa kutuk!</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/07/Ark.jpg"><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/07/Ark-300x183.jpg" alt="Noah&#039;s Ark" title="Ark" width="300" height="183" class="alignleft size-medium wp-image-728" /></a>Kejadian 8:4</p>
<p>Selama 40 hari dan malam, hujan turun dengan begitu deras sehingga seluruh dunia lenyap, kecuali Nuh dan orang-orang yang bersama dengannya di dalam bahtera. Pada akhir hari ke 150 , pada hari ke-17 dari bulan ketujuh, bahtera beristirahat di pegunungan Ararat.</p>
<p>
 </p>
<p><span id="more-718"></span>
<p>Dalam bahasa Ibrani, kata &#8220;Ararat&#8221; berarti &#8220;kutukan yang dibalik&#8221;. &#8220;Perairan penghakiman&#8221; surut, menyebabkan bahtera untuk beristirahat di pegunungan Ararat, di tanah baru di mana kutukan tersebut dibalik. Dan itu terjadi pada hari 17 bulan yang ketujuh pada Pesta buah sulung &#8211; tanggal yang tepat bahwa Yesus bangkit dari mati 4.000 tahun kemudian!</p>
<p>
Ketika Kristus bangkit dari kematian, kita dibangkitkan bersama-sama dengan Dia (Kolose 2:12). Kita yang ada di dalam Kristus sang bahtera sejati  berdiri di tanah kebangkitan mana kutukan telah dirbalik (Galatia 3:13), di mana penyakit, kemiskinan dan kegagalan tidak lagi punya hak untuk bekerja!</p>
<p>
Seorang anggota gereja berbagi bagaimana Tuhan melepaskan dia dari cervical spondylosis, kondisi medis yang menyebabkan bagian leher dari sumsum tulang belakang terus memburuk. X-ray diambil 4-5 tahun yang lalu menunjukkan bahwa daerah sumsum tulang belakang semakin memburuk cepat. Dia sakit dan harus minum obat untuk menangani kondisi ini. Dan setiap kali penyakitnya kambuh, ia akan mengalami depresi.</p>
<p>
Terakhir kali penyakitnya kambuh, ia pergi ke dokter,mempercayai Tuhan bahwa ia telah sembuh, mengikuti lagi test X Ray, dan meminum obat yang diberikan, tetap percaya Tuhan bahwa ia telah sembuh. Keesokan paginya, rasa sakit di lehernya sudah hilang dan ia mampu mengerakan lehernya. Ketika ia akhirnya mengambil hasil pemeriksaan X-Raynya seminggu kemudian, dokter mengatakan bahwa sumsum tulang belakang nya tampak lebih baik bahkan lebih baik daripada si dokter sendiri! Dokter sangat terkejut karena pasien dengan kondisi seperti ini biasanya tidak bertambah baik. Elohim telah membalikkan kutukan cervical spondylosis untuknya!</p>
<p>
Teman, sebagai orang percaya, Anda berada di tanah &#8220;tanpa kutukan&#8221;. Anda berdiri di zona berkat di mana sangat mudah untuk berkat-berkat Tuhan untuk turun seperti hujan di seluruh aspek kehidupan Anda!</p>
<p>Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan menjadi Agamawi</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 02:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Agamawi]]></category>
		<category><![CDATA[Fanatik]]></category>
		<category><![CDATA[Farisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/</guid>
		<description><![CDATA[18 Mei 2011 Bacaan Hari ini : Yohanes 10:10 &#8220;Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.&#8221; __________________________________________ Beberapa orang takut menyembah Tuhan karena mereka memiliki pikiran yang salah bahwa menyembah Tuhan berarti mereka harus menjadi orang yang selalu menghakimi dan kaku. Ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>18 Mei 2011</p>
<p>Bacaan Hari ini :<br />
Yohanes 10:10 &#8220;Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.&#8221;<br />
__________________________________________</p>
<p>Beberapa orang takut menyembah Tuhan karena mereka memiliki pikiran yang salah bahwa menyembah Tuhan berarti mereka harus menjadi orang yang selalu menghakimi dan kaku.<br />
Ini adalah sesuatu yang jauh dari kebenaran.<br />
Yesus datang untuk memberi kita hidup yang berlimpah dan memuaskan. (Yohanes 10:10)<br />
<span id="more-707"></span><br />
Adalah Setan yang ingin &#8220;mencuri, membunuh dan membinasakan&#8221; kebebasan dan sukacita yang seharusnya menjadi milik Anda.</p>
<p>Seringkali beberapa orang yang menyesatkan dapat menyebabkan kita untuk menghindari Tuhan karena sikap-sikap fanatisme mereka.</p>
<p>Berikut adalah jenis fanatisme agamawi yang saya amati selama bertahun-tahun:</p>
<p>Tipe Farisi :<br />
Dia kaku dan berpikiran sempit, dia memiliki aturan untuk semuanya.<br />
Kata favoritnya adalah &#8220;Jangan!&#8221;<br />
Beberapa orang takut mereka bisa menjadi seperti itu jika mereka menjadi seorang Kristen.<br />
Tetapi Yesus menyebut orang-orang tipe Farisi sebagai &#8220;pemimpin buta&#8221;.<br />
Kata-Nya, &#8220;Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan!&#8221; (Matius 23:24)</p>
<p>Tipe yang merasa paling benar :<br />
Dia merasa diri paling suci dan menghakimi orang lain, kalimat favoritnya adalah &#8220;Terima kasih Tuhan, aku tidak seperti kamu!&#8221;<br />
Namun, Yesus menceritakan kisah dua orang yang berdoa, yang satu merasa dirinya benar dan yang satu merendahkan diri karena kegagalannya: &#8220;Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.&#8221; (Lukas 18:14)</p>
<p>Tipe ekstrem :<br />
Dia seorang yang terlalu ekstrem dan membuat jengkel orang lain.<br />
Kalimat favoritnya adalah, &#8220;Kamu harus bertobat atau masuk neraka! Bertobat atau terbakar!&#8221;</p>
<p>Namun, rencana Allah untuk membawa kita kembali kepada-Nya adalah dengan cinta, anugerah, dan pengorbanan: &#8220;Karena Allah begitu mengasihi dunia sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, bahwa setiap orang yang percaya Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.<br />
Sebab Allah tidak mengutus Anak-Nya ke dalam dunia untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia melalui Dia.&#8221; (Yohanes 3:16-17 NIV)</p>
<p>Tipe sok rohani :<br />
Dia tidak bisa berbicara tanpa hal-hal yang bersifat klise keagamaan.<br />
Semuanya yang terjadi adalah keajaiban atau Iblis yang melakukannya.<br />
Dia tidak pernah menggunakan otaknya untuk berpikir.<br />
Tapi Tuhan tidak ingin Anda berhenti berpikir ketika Anda menjadi seorang Kristen.<br />
Bahkan Dia ingin memberikan kita pikiran Kristus. (1 Korintus 2:16)</p>
<p>Ini adalah tipe-tipe stereotip yang kadang membangun opini mengenai Kekristenan, tapi sikap-sikap ini bukanlah intisari dari Kekristenan yang sebenarnya.<br />
Sikap-sikap ini mewakili orang-orang yang telah meninggalkan hubungan mereka dengan Tuhan untuk hal-hal yang bersifat agamawi.<br />
Yesus berkata, &#8220;Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup (bukan agama), dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.&#8221; (Yohanes 10:10)</p>
<p>Tuhan tidak ingin kita menjadi orang-orang yang agamawi, Dia ingin kita untuk memiliki hubungan yang intim dengan Dia dan memiliki hidup yang berkelimpahan.</p>
<p>(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL &#8211; SELASA 23 Februari 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Setia]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Untuk menjaga Iman kita, maka kita harus tetap setia di dalam mengikuti Dia. Bagaimanakah caranya ?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="hold" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/03/hold.jpg" width="225" height="316" />TETAP SETIA</strong><br />
Amsal 20 :6b</p>
<p>Kesetiaan adalah salah satu dari buah Roh dan hal itu juga merupakan salah satu karakter Tuhan sendiri ( 1 Korintus 1:9 ), karena itu hendaklah sebagai orang-orang percaya, kita harus memiliki karakter ini. ( Amsal 19:22)<br />
Kita harus tetap setia baik kepada Tuhan maupun panggilanNya. Tanda kemenangan bagi orang percaya adalah jika sampai akhir kita bisa tetap &#8220;setia &#8220;, tidak cukup hanya sampai &#8220;terpanggil&#8221; ataupun &#8220;terpilih&#8221; ( Wahyu 17:14 ). Orang yang setia kepada Tuhan, tidak akan hitung-hitungan terhadap harta, tenaga, waktu, yang sudah Tuhan anugerahkan kepadanya.</p>
<p><span id="more-563"></span></p>
<p>Untuk dapat tetap menjadi setia, lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut:</p>
<p>1. Miliki dan jaga Motivasi yang benar terhadap Tuhan<br />
Memiliki motivasi yang benar terhadap Tuhan, adalah hal sulit karena kita adalah manusia yang masih mempunyai keinginan daging. Kadang kadang motivasi untuk memuliakan Tuhan dan keinginan daging itu sangat tipis bedanya. ( 1 Korintus 13:3)<br />
Berikut adalah beberapa contoh dari alkitab yang bercerita tentang motivasi yang salah ( Yakobus 4: 1-3 ; Markus 10 : 35-37) motivasi yang benar ( 1 Raja-raja 3 : 3-15)<br />
Diperlukan kekuatan dan Hikamat dari Tuhan untuk kita selalu mempunyai motivasi yang benar.<br />
Pelayanan yang sejati kepada Tuhan bermula dari pikiran kita. Tuhan lebih tertarik pada ALASAN mengapa kita mengerjakan sesuatu daripada HASIL yang kita peroleh ketika mengerjakan sesuatu. Motivasi kita dalam mengerjakan sesuatu itulah yang memberi NILAI di hadapan-Nya</p>
<p>
2. Bersungguh Hati kepada Tuhan ( 2 Tawarikh 16:9)<br />
Tuhan kita adalah Tuhan yang melihat hati. Tuhan lebih butuh kesungguhan hati kita dibandingkan dengan penampilan kita. Sebagai contoh mengenai persembahan orang kaya dan janda miskin, menurut Tuhan persembahan yang benar adalah persembahan dari janda miskin , karena dia memberi dengan hatinya.</p>
<p>3. Pegang dan selalu percayai setiap janji Tuhan ( Roma 9:29 ; Mazmur 89: 35 ; Bilangan 23 : 19)<br />
Janji Tuhan adalah YA dan Amin.<br />
Hanya dengan janji TUHAN yang memeberikan kelegaan dalam hidup kita.<br />
PENUTUP</p>
<p>Kita harus tetap setia bahkan setia sampai mati. Ada mahkota khusus yang Tuhan karuniakan bagi mereka yang setia kepadaNYA ( Wahyu 2 :10b). Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 28 JULY 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-28-july-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-28-july-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 10:48:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-28-july-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Pesan Tuhan melalui Gembala Pembina di tahun ini berbicara mengenai mujizat dan kesembuhan yang kreatif. Maukah kita mengalami mujizat?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="259" alt="mujizat" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/07/mujizat.jpg" width="225" align="left" />MENGALAMI MUJIZAT<br />
Yohanes 2:1-11</p>
<p>Pesan Tuhan melalui Gembala Pembina di tahun ini berbicara mengenai mujizat dan kesembuhan yang kreatif. Ingatkah kita tentnag kisah perkawinan di Kana di mana Tuhan Yesus melakukan tanda mujizat yang pertama di dalam pelayananNya? Tuhan mengubah air menjadi anggur di dalam sebuah pesta yang kehabisan anggur. Dalam tradisi Yahudi, anggur merupakan kebanggan bagi penyelenggara pesta, anggur merupakan hidangan yang sangat penting. Kehabisan anggur dapat menjadi sebuah hal yang memalukan, oleh karena itu masalah besar menanti di saat anggur habis. Namun Tuhan melakukan mujizatnya dengan mengubah air menjadi anggur.</p>
<p><span id="more-503"></span></p>
<p>Jika kita telaah kisah tersebut, ada beberapa hal yang menarik yang kita bisa pelajari :</p>
<p>1. Respon<br />
Di saat Maria, Ibu Yesus melihat ada masalah, respon yang ia lakukan sangat tepat, yaitu datang kepada Tuhan Yesus. Kita dapat melihat di ayat 8 bahwa ada orang yang lebih bertangunggu jawab akan hal ini yaitu Kepala Pesta. Ia yang mengatur semua hidangan di dalam pesta ini. Namun Maria memilih untuk dating kepada Tuhan Yesus karena Ia tahu hanya Tuhan yang sanggup memberikan solusi.</p>
<p>2. Iman<br />
Walaupun Tuhan Yesus tidak mengatakan dengan gamblang bahwa Ia akan melakukan mujizat, Maria tahu bahwa Tuhan pasti akan bertindak. Ia percaya dan bentuk kepercayaannya dinyatakan lewat perintahnya kepada para pelayan untuk mengikuti apa yang Tuhan perintahkan.</p>
<p>3. Media<br />
Tuhan menggunakan dua buah media untuk melakukan mujizat, yaitu Tempayan dan Air. Kedua hal ini adalah hal yang dapat kita temui sehari &#8211; hari di dalam kehidupan kita. Artinya, Tuhan dapat melakukan mujizat dari apapun. Entah di dalam pekerjaan kita sehari-hari, atau lewat barang yang kita miliki dan nikmati setiap saat, lewat apapun.<br />
Lalu Tuhan menggunakan air. Air adalah sebuah benda yang dapat kita temui di mana saja. Seperti kita ketahui air rasanya tawar, tidak berasa. Namun dari yang tawar tersebut, Tuhan dapat mengubahnya menjadi sebuah anggur yang manis. Artinya, Tuhan sanggup mengubah apapun untuk menjadi sesuatu yang indah, manis dan memberkati. Ia sanggup untuk mengubah secara ekstrim, karena Ia adalah Tuhan. Oleh karena itu bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, apapun mungkin dan bisa, sesuai dengan kehendakNya.</p>
<p>4. Taat<br />
Karena pelayan tadi telah diperintahkan untuk mengikuti apa yang Tuhan minta, maka mereka melakukannya dengan taat, walaupun mungkin tidak sesuai dengan nalar mereka. Terkadang perintah Tuhan tidak bisa kita mengerti, namun kalau Ia telah perintahkan maka tugas kita adalah untuk taat kepadaNya, dan Tuhan yang akan lakukan selebihnya.</p>
<p>PENUTUP<br />
Kita harus mengerti, untuk mengalami sesuatu yang luar biasa dari permasalahan yang kita alami maka kita harus menghadapinya dengan sikap hati yang benar. Ingatlah bahwa masalah Tuhan ijinkan ada untuk membuat kita semakin dewasa dan bijaksana. Namun kita dapat melihatnya berbeda, dan kalau sikap hati kita tepat, maka masalah akan mendewasakan kita dam bahkan masalah akan menjadi mujizat bagi kita. Sebaliknya, jika kita menghadapi masalah dan menghadapinya dengan sikap negative, maka hal negative juga yang akan kita terima. Marilah memilih untuk memiliki sikap hati yang benar, karena Tuhan siap untuk melakukan mujizatnya di tengah-tengah kita. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-28-july-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 14 JULY 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-14-july-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-14-july-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 17:55:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Gembala]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-14-july-2009/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Semua orang memiliki kebutuhan, dan walaupun secara garis besar sama, tetapi setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
<strong><img height="309" alt="gembala" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/07/gembala.jpg" width="225" align="left" />RAHASIA TERPENUHINYA SEGALA KEBUTUHAN<br /></strong>Mazmur 23</p>
<p>Semua orang memiliki kebutuhan, dan walaupun secara garis besar sama, tetapi setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing. Ada orang yang pada saat ini memiliki kebutuhan akan makanan, kesehatan, uang ataupun juga hal-hal lain bersifat rohani seperti kedamaian, pengampunan dan lain-lain.</p>
<p><span id="more-501"></span></p>
<p>Setiap orang berusaha untuk memenuhi kebutuhan ini, bahkan hampir semua orang di dunia ini berada di dalam suatu perlombaan besar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Ironisnya, tidak semua orang dapat melihat semua kebutuhannya terpenuhi karena manusia memiliki keterbatasan.</p>
<p>Namun Daud berbeda. Di dalam nats di atas, pada ayat satu dikatakan bahwa Ia takkan pernah kekurangan sebab Tuhan adalah gembalanya. Daud dengan yakin menyatakan hal ini, bahwa ia tidak akan berkekurangan, bahwa ia akan melihat semua kebutuhannya terpenuhi. Bagaimanakah Daud bisa memiliki keyakinan yang besar itu? Di saat hampir semua orang berlomba-lomba di dalam memenuhi kebutuhannya, dan banyak yang gagal, Daud dengan teguh hati yakin bahwa kebutuhannya akan terpenuhi. Apakah rahasia Daud?</p>
<p>Rahasia Daud adalah sangat jelas, ia memposisikan dirinya sebagai domba dan Tuhan sebagai gembalanya. Sederhana. Dan untuk dapat melakukan itu bukanlah suatu hal yang mudah, karena kita harus memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Sebagai seorang gembala Daud menggembalakan dombanya sepanjang hari. Daud memanfaatkan saat-saat itu untuk tetap memuji dan menyembah Tuhan. Ia membangun sebuah hubungan yang intim dengan Tuhan dalam kesehariannya, dan Ia melihat bagaimaan Tuhan nyata melindungi dia dari singa dan beruang yang berusaha untuk mencuri dombanya (1 Samuel 17:34-35 dan 37. Hadirat Tuhan menyertai Daud, sehingga apapun yang Ia lakukan berhasil.</p>
<p>Itulah yang membuat segala kebutuhan Daud terpenuhi pada waktuNya. Ia percaya penuh kepada Tuhan, dan memposisikan dirinya sebagai domba. Ia mengetahui bagaimana bertanggung jawabnya ia di saat menggembalakan domba-domba ayahnya, dan Daud tahu Tuhan jauh lebih sempurna lagi untuk memelihara hidupnya. Daud yakin Tuhanlah yang memeliharanya, memberikan kedamaian di hatinya, mencukupkan kebutuhan baik jasmani maupun rohani (ayat 2 dan 3) sehingga Daud tidak membutuhkan apapun selain daripada Tuhan yang memimpinnya. Keyakinan itulah yang akhirnya mewujudkan setiap kebutuhan Daud.</p>
<p>PENUTUP<br />
Kualitas hubungan kita yang baik dengan Tuhan, akan mewujudkan  rasa aman, damai dan sejahtera yang sama dengan apa yang Daud rasakan, dimana sebagai gembala kita, Tuhanlah yang akan memenuhi segala kebutuhan hidup  kita dan sebagai domba bagian kita adalah untuk percaya dan mengikuti kemanapun Ia mau kita pergi sehingga tidak lagi ada takut akan hari depan. Bersama Gembala Agung kita, kita memliki masa depan yang indah. Amin!</p>
<p>
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/07/c-o-o-l-selasa-14-july-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kotbah Pdt. Ronny Daud S &#8211; Pertanyaan Tuhan</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/07/kotbah-pdt-ronny-daud-s-pertanyaan-tuhan/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/07/kotbah-pdt-ronny-daud-s-pertanyaan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 12:10:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gratisan]]></category>
		<category><![CDATA[Kotbah]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/07/kotbah-pdt-ronny-daud-s-pertanyaan-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Kotbah dari Pdt. Ronny Daud Simeon di Ambon dengan judul &#8221; Pertanyaan Tuhan &#8220;. Dibagi dalam tiga bagian, Part I, Part II dan Part III. Silahkan di download. Part I Part II Part III &#160; Selamat Menikmati, Tuhan Yesus Memberkati. &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="222" alt="rds" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/07/rds.jpg" width="225" align="left" /><strong>Kotbah</strong> dari Pdt. Ronny Daud Simeon di Ambon  dengan judul &#8221; Pertanyaan Tuhan &#8220;.</p>
<p>Dibagi dalam tiga bagian, Part I, Part II dan Part III. Silahkan di download.</p>
<p><a title="Part I" href="http://www.indowebster.com/Pertanyaan_Tuhan_Part_1.html" target="_blank">Part I</a></p>
<p><a title="Part II" href="http://www.indowebster.com/Pertanyaan_Tuhan_Part_2.html" target="_blank">Part II</a></p>
<p><a title="Part III" href="http://www.indowebster.com/Pertanyaan_Tuhan_Part_3.html" target="_blank">Part III</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selamat Menikmati, Tuhan Yesus Memberkati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/07/kotbah-pdt-ronny-daud-s-pertanyaan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenneth Coppeland &#8211; Don&#8217;t Let the Devil Put One Over on You</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 16:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Iblis]]></category>
		<category><![CDATA[Menipu]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;When he [the devil] speaketh a lie, he speaketh of his own: for he is a liar, and the father of it.&#8221; (John 8:44) Some people find it difficult to believe God&#8217;s promises because they&#8217;ve seen so many things in the natural world that seem to contradict them. They&#8217;ve seen faithful tithers go broke. They&#8217;ve [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="255" alt="devil" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/06/devil.jpg" width="225" align="left" /></p>
<p>&#8220;When he [the devil] speaketh a lie, he speaketh of his own: for he is a liar, and the father of it.&#8221;<br />
(John 8:44)</p>
<p>Some people find it difficult to believe God&#8217;s promises because they&#8217;ve seen so many things in the natural world that seem to contradict them. They&#8217;ve seen faithful tithers go broke. They&#8217;ve seen sick Christians fail to receive their healing.</p>
<p>In reality, it would be more accurate to say that they think they&#8217;ve seen those things. Because, you see, there&#8217;s a deceiver at work in the world. A deceiver who&#8217;s busily doing the same thing he&#8217;s been doing ever since the Garden of Eden: tricking mankind into believing God&#8217;s Word isn&#8217;t true.</p>
<p><span id="more-468"></span></p>
<p>And, after working on it for thousands of years, he&#8217;s a master at it. Think about that the next time he tries to make things look as though God&#8217;s Word is not going to work for you, when he makes it look like all hope is lost. Say, &#8220;I don&#8217;t care about appearances. I believe the Word and I refuse to doubt it.&#8221;</p>
<p>Let me show you what I mean. Have you ever seen a magic show where someone crawls inside a box and then is sawn in half? You can see it with your own two eyes. The guy&#8217;s feet are sticking out one end of the box and his head is poking out the other, and the box is plainly cut in two. Then the magician slides the two halves back together and the sawed-apart fellow jumps out of the box in one piece.</p>
<p>Now tell me, did you really believe, even for a moment, that fellow was truly cut in half? Of course not! You knew that you&#8217;d seen a trick, a deception, something that appeared one way when, in reality, it was a different way altogether. You may not have known how it was done. You may not have been able to explain it. But you knew a person couldn&#8217;t be sawn in half, then put back together, so you refused to believe your eyes.</p>
<p>That&#8217;s exactly the way you need to be where the Word of God is concerned. You need to learn to trust it and rely on it to such an extent that when Satan shows you something in the natural world that appears to contradict it, you just say, &#8220;Well, I saw that, but I&#8217;m not going to be gullible enough to believe it. I&#8217;m just going to stick with the Word.&#8221;</p>
<p>If you&#8217;ll do that, the father of lies will never be able to put one over on you.</p>
<p>Scripture Study: Psalm 119:89-104</p>
<p>Kenneth Coppeland</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL &#8211; SELASA 21 APRIL 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/04/cool-selasa-21-april-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/04/cool-selasa-21-april-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 03:03:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Panggilan]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/04/cool-selasa-21-april-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kehidupan, kita masing-masing memiliki tugas. Apakah itu tugas yang rutin setiap hari kita lakukan, tugas khusus, ataupun tugas-tugas yang merupakan kegiatan jangka panjang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MELAKUKAN TUGAS DARI TUHAN</strong><br />
1 Korintus 7:20 dan Matius 21:28-31a<br />
Dalam kehidupan, kita masing-masing memiliki tugas. Apakah itu tugas yang rutin setiap hari kita lakukan, tugas khusus, ataupun tugas-tugas yang merupakan kegiatan jangka panjang. Tugas bersifat wajib untuk dilakukan, oleh karena itupun apapun yang kita lakukan dalam kehidupan kita sebagai sebuah tugas, pastilah memiliki nilai kepentingan tersendiri.<br />
<span id="more-440"></span><br />
Sebagai orang percaya, kitapun memiliki tugas-tugas yang telah Tuhan berikan kepada kita. TugasNya itu adalah untuk melakukan setiap apa yang Ia perintahkan melalui FirmanNya. Itulah bagian yang harus kita lakukan. Karena tugas sifatnya adalah wajib maka kita harus melakukannya, walaupun mungkin terasa sulit, Tuhan akan memberikan kemampuan bagi kita untuk melakukannya. CaraNya :<br />
1. Tuhan meneguhkan perbuatan tangan kita ( Mazmur 90:17 )<br />
Setiap tugas dari Tuhan yang kita lakukan dengan tekun dan taat, pasti akan Tuhan teguhkan. Artinya, tugas itu akan membuat iman kita bertambah kuat dan mengakar di dalam Tuhan sehingga kita mampu melakukan setiap tugas tersebut. Ia akan menunjukan kepada kita bahwa Ia sepenuhnya mendukung setiap tugas yang kita lakukan atas perintahNya. Ia akan menghibur dan menguatkan kita sehingga kita semakin yakin dan terus maju dan berhasil.<br />
2. Tuhan memperdengarkan suaraNya jika kita melekat kepadaNya (Yesaya 30:21 )<br />
Di saat kita melakukan tugasNya, kita juga harus masuk ke dalam tingkatan hubungan yang lebih intim lagi, sehingga telinga dan hati kita semakin peka mendengar suara Tuhan. Di saat kita mendengar suara Tuhan, Ia sanggup menghibur, menuntun,menguatkan dan meneguhkan kita sehingga kita mampu mengerjakan tugas yang Tuhan berikan kepada kita./p<br />
3. Tuhan memberikan kecakapan untuk orang-orang yang dipilihNya ( Amsal 22:29 )<br />
Tuhan tidak hanya memberikan kepada kita yang telah dipilihNya tugas, tetapi Ia juga memberikan kepada kita kemampuan, kecakapan, hikmat dan kebijaksanaan untuk melakukannya. Terkadang kuasa Tuhan turun di saat kita tidak benar-benar mempersiapkannya, karena memang semua ini bekerja bukan karena hikmat manusia melainkan hikmat Tuhan.</p>
<p>PENUTUP<br />
Tuhan telah menentukan atau menetapkan tugas kepada atas dasar FirmanNya. Tugasnya unik dan selalu khusus bagi setiap pribadi. TugasNya bahkan mampu menyelesaikan masalah kita maupun orang lain. Marilah kita melakukannya dengan sepenuh hati kita dan sadarilah bahwa rencanaNya begitu besar untuk etiap kita. Mari nyatakanlah kemuliaan Tuhan melalui tugasNya tersebut.<br />
Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/04/cool-selasa-21-april-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 25 MARET 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-selasa-25-maret-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-selasa-25-maret-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 10:45:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Meluputkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-selasa-25-maret-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari ini, di saat kita tengah menanti janji Tuhan digenapi di dalam kehidupan kita, justru kita melihat keadaan dunia yang semakin memburuk.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUHAN SANGGUP MELUPUTKAN </strong>Mazmur 34:8<br />
Hari-hari ini, di saat kita tengah menanti janji Tuhan digenapi di dalam kehidupan kita, justru kita melihat keadaan dunia yang semakin memburuk. Namun justru dalam keadaan seperti ini kita harus lebih lagi menaruh percaya kepada Tuhan, karena Tuhanlah sumber kekuatan kita, dan dari Dialah datangnya pertolongan. Hanya Dia yang mengerti kebutuhan kita setiap saat sebab Ialah Bapa kita, yang menjaga &#8211; melindungi dan meluputkan  kita setiap saat.<br />
<span id="more-404"></span><br />
Oleh karena itu, untuk menghadapi situasi apapun, khususnya di saat kita membutuhkan kelepasan dari Tuhan, inilah  yang harus kita lakukan :<br />
1. Janganlah kecut dan tawar hati di dalam menghadapi krisis ( Yosua 1:9 ) /<br />
Sikap kecut dan tawar hati akan membuat kita semakin bimbang, sikap seperti ini akan menjadi bumerang bagi kita, oleh karena itu dalam keadaan apapun (terlebih di saat-saat genting) mengucap syukurlah karena dengan demikian justru kita membangun iman dan keyakinan kita kepada Tuhan.<br />
2. Alami perjumpaan dengan Tuhan, maka ada jawaban dariNya (Mazmur 34:5)<br />
Hanya Tuhan yang sanggup memberikan kekuatan, penghiburan dan jaminan akan keselamatan kita. Oleh karena itu, di dalam kondisi genting, kita harus masuk ke dalam hadirat Tuhan lebih dalam lagi, di sanalah kita akan diteguhkan. Tuhan senantiasa memberikan jawaban bagi kita, oleh karena itu kita harus selalu siap untuk berkomunikasi dengan Dia.<br />
3. Jadilah orang benar (Mazmur 34:16)<br />
Kita harus senantiasa menyadari status dan posisi kita di hadapan Tuhan, sehingga dalam keadaan genting kita mengetahui di mana kita bergantung dan berharap. Orang yang benar di hadapan Tuhan bukanlah orang yang benar oleh karena perbuatannya, namun orang yang telah dibenarkan oleh Tuhan. Dengan mengetahui bahwa kita telah dibenarkan oleh Tuhan melalui kematian Yesus di kayu salib, maka kita memiliki hak atas janji Tuhan ini, dan pasti Tuhan meluputkan!<br />
4. Berserulah kepada Tuhan (Yeremia 33:3 )<br />
Tuhan tidak pernah jauh dari kita, dan di saat kita berseru kepada Dia, Dia pasti mendengar dan menjawab kita. Ia sanggup dan siap untuk meluputkan kita, karena kita berharga di mataNya. Dan tidak sekalipun Ia merancangkan hal yang buruk bagi kita sebab rancanganNya adalah rancangan damai sejahtera dan bukan kecelakaan.</p>
<p><strong>PENUTUP</strong><br />
Berilah prioritas lebih lagi untuk Tuhan, fokuslah kepada Dia dan janjiNya. Jangan biarkan keraguan dan kebimbangan meresahkan kita, karena janjiNya adalah Ya dan Amin! Ia siap melepaskan dan meluputkan kita dari segala marabahaya, bahkan sesungguhnya kita semua bisa ada sebagaimana kita ada karena kuasaNya yang telah bekerja meluputkan kita. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-selasa-25-maret-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L – SELASA 17 MARET 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-%e2%80%93-selasa-17-maret-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-%e2%80%93-selasa-17-maret-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 16:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Selain ketentuan, ketetapan dan kehendak Tuhan, Alkitab juga memuat janji-janji Tuhan bagi setiap anak-anakNya. Janji ini meliputi setiap area di dalam kehidupan dan milik setiap orang yang percaya kepada Yesus. Tuhan sangat rindu untuk memberkati setiap anak-anakNya. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERCAYA SAJA</strong><br />
Markus 5:36b</p>
<p>Selain ketentuan, ketetapan dan kehendak Tuhan, Alkitab juga memuat janji-janji Tuhan bagi setiap anak-anakNya. Janji ini meliputi setiap area di dalam kehidupan dan milik setiap orang yang percaya kepada Yesus. Tuhan sangat rindu untuk memberkati setiap anak-anakNya.<br />
Tahun ini, sesuai dengan janji Tuhan, adalah tahun mujizat dan kesembuhan yang kreatif, dan itu bisa terjadi bagi kita yang percaya kepadaNya. Tuhan mau kita terima janji ini dengan iman yang teguh, percaya saja! Ketidakpercayaan bukan saja membuat kita tidak menerima janji Tuhan, namun juga mengandung hukuman. Oleh karena itu kita akan belajar dari kehidupan Zakaria. (Lukas 1:5-25)<span id="more-402"></span></p>
<p>1.	Tuhan melakukan segala sesuatu … :<br />
-	Sesuai waktu dan rancanganNya. Rencana Tuhan bukanlah rencana manusia (Yesaya 55:8), dan ia akan melakukan kehendakNya pada waktuNya. (Yesaya 60:22b dan Yesaya 49:8a) Oleh karena itu kita harus mengimani setiap janjinya dan menantikan Tuhan dengan setia.<br />
-	Dengan maksud dan tujuan yang terbaik.  Tidak pernah Ia mercancangkan kejahatan bagi kita, Ia senantiasa merencanakan yang baik bagi kita, jauh diluar kemampuan kita untuk mengerti apa rancanganNya itu.<br />
Zakaria telah lama menantikan anak, namun di saat Tuhan menjawabnya, justru Zakaria menjadi tidak percaya, dan ketidakpercayaan menanggung hukuman. Padahal Zakaria adalah orang yang selama iin melayani Tuhan, dan Ia melakukan segala sesuatu yang benar di mata TUhan. Oleh karena itu, jangan sampai kita menjadi tidak percaya dan menjadi tawar hati seperti Zakaria. Peganglah dengan teguh setiap janji Tuhan. </p>
<p>2.	Tuhan selalu memperhatikan orang yang setia kepadaNya.<br />
-	Tuhan senantiasa memberikan upah kepada mereka yang setia mentaati FirmanNya (Ibrani 11:6), dan Ia sangat menghargai mereka yang setia kepada Tuhan. Oleh karena itu Ia pasti menjawab kesetiaan kita kepada Tuhan untuk meyakini janjiNya dengan menggenapkan janji itu dalam kehidupan kita. (2 Samuel 22:26, Matius 25:21)<br />
-	Kesetiaan kita kepada Tuhan membuat Tuhan tidak tahan untuk menyatakan kehadarian dan kuasaNya ke dalam kehidupan kita. (Mazmur 145:18) Oleh karena itu kita harus terus memelihara kesetiaan kita kepada janji Tuhan, dan terus mempercayainya, karena dengan demikian kuasa dan hadirat Tuhan akan Nyata di dalam hidup kita.</p>
<p>3.	Tetap Percaya dan Tidak Bimbang<br />
-	Dalam masa penantian akan penggenapan janji Tuhan, kebimbangan akan senantiasa menggoda, apalagi jika kita memperhatikan apa yang jasmani kita lihat dan rasakan. Bahkan terkadang kita tidak melihat ada suatu perubahan dan mulai menjadi tawar hati. Oleh karena itu kita perlu memandang dengan mata rohani kita. Dunia mengatakan bahwa kita harus melihat dahulu baru kita percaya, namun Firman mengatakan bahwa kita harus percaya dahulu baru kita akan melihat. Jika kita berdoa, percayalah bahwa Tuhan telah menggenapkanNya, maka itu akan terjadi di dalam kehidupan kita. (Matius 21:22 dan Yohanes 11:40) Bila kita tidak percaya maka kita tidak akan menerima apa-apa, bahkan seperti  Zakaria mendapatkan hukuman. (Yakobus 1:6-7) Zakaria menjadi bisu, artinya Ia tidak memiliki apa-apa lagi untuk menceritakan akan kebesaran Tuhan karena Ia sudah menjadi tidak percaya. Demikian pula dengan kita, jika kita tidak percaya, maka kita akan menjadi ‘bisu rohani’ yang artinya kita tidak akan melihat kuasa dan kebesaran Tuhan di dalam hidupnya sehingga ia tidak lagi memiliki kesaksian untuk diceritakan kepada dunia.</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Percaya saja! Janganlah sampai iman kita menjadi aus karena keadaan dunia yang kita lihat. Dunia bisa berubah, namun janji Tuhan tidak pernah berubah. Ia akan menggenapkanNya sesuai dengan waktuNya karena janjiNya kekal dan tanpa batas. Amin!	</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/03/c-o-o-l-%e2%80%93-selasa-17-maret-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

