<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; Kasih</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/tag/kasih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 10:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Sudahkah Kita Peduli ?</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 00:58:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/</guid>
		<description><![CDATA[Matius 8:5-13 &#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; (Matius 8:6) Perwira yang datang kepada Yesus memohon kesembuhan bagi anak buahnya karena ia kasihan melihat anak buahnya menderita karena lumpuh. Walau tidak diungkapkan lebih jauh, saya percaya sebelum perwira ini datang kepada Yesus, ia sudah melakukan semua yang bisa ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Matius 8:5-13</p>
<p>&#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; (Matius 8:6)<em></p>
<p>Perwira yang datang kepada Yesus memohon kesembuhan bagi anak buahnya karena ia kasihan melihat anak buahnya menderita karena lumpuh. Walau tidak diungkapkan lebih jauh, saya percaya sebelum perwira ini datang kepada Yesus, ia sudah melakukan semua yang bisa ia lakukan untuk menyembuhkan anak buahnya.<br />
<span id="more-696"></span><br />
Perwira ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita, padahal sebagai seorang perwira ia bukanlah seorang Yahudi, ia tidak mengenal Elohim Israel, namun tentunya Ia mendengar apa yang Yesus lakukan dan percaya bahwa Yesus memiliki Kuasa dan Otoritas ilahi. Dan yang luar biasa adalah ia sangat mempedulikan penderitaan anak buahnya.</p>
<p>Bagaimanakah perhatian kita kepada mereka-mereka yang kita pimpin? Apakah kita mengerti hidup yang mereka hadapi? Apakah kita tahu pergumulan apa yang saat ini mereka sedang geluti? Apakah kita tidak mau tahu? Apakah kita hanya menuntut agar mereka bekerja dengan baik, memberikan yang terbaik bagi pekerjaannya, namun tidak peduli dengan persoalan mereka.</p>
<p>Anak buah atau orang-orang yang kita pimpin adalah lingkungan terdekat dan termudah bagi kita untuk kita Injili. Dan cara menginjil yang paling mudah adalah dengan menjadi saksi Kristus, dengan menjadi teladan.</p>
<p>Marilah kita mulai peduli dengan mereka2 yang kita pimpin. Mungkin tidak banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menyelesaikan masalah hidup mereka, namun bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan bagi Tuhan tidak ada yang susah. Doakan mereka dan Mujizat Tuhan pasti terjadi.<br />
Amin</p>
<p>www.todayswisdoms.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 5 OKTOBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 11:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[Grace]]></category>
		<category><![CDATA[Karunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Salvation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tuhan mempunyai kerinduan untuk dapat mengenal anak-anakNya lebih dekat lagi. Tuhan rindu memberikan apa yang Tuhan punya kepada anak-anakNya.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="hand" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/10/hand.jpg" width="225" height="166" />KEKUDUSAN<br /></strong>Ibrani  12 : 14</p>
<p>
Tuhan mempunyai kerinduan untuk dapat mengenal anak-anakNya lebih dekat lagi. Tuhan rindu memberikan apa yang Tuhan punya kepada anak-anakNya. Tetapi ada satu syarat yang Tuhan minta dari anak-anakNya untuk dapat menerima semua yang ingin Tuhan berikan, yaitu Kekudusan.<br /><span id="more-637"></span><br />
Kita diciptakan serupa dengan gambar Tuhan, berarti apa yang menjadi sifat Tuhan haruslah kita miliki. Kekudusan adalah sifat mutlak Tuhan (1 Pet 1 : 16), sehingga suatu keharusan dan standar yang mutlak yang harus kita sebagai anak Tuhan harus miliki. Kita harus menjadi Kudus seperti yang Tuhan harapkan , agar kita dapat melihat Tuhan, merasakan Tuhan, dan menerima kuasa Tuhan dengan sempurna.<br />
Kata Kudus dalam bahasa ibrani ( Qadosy ), artinya adalah dipisahkan (Imamat 20 : 26). Hidup Kudus punya konsekuensi, yaitu kita dipisahkan dari dunia ( cara dunia, pola pikir dunia, prinsip dunia, kebiasaan dunia, dll). Kita harus hidup terpisah dari dunia ini.<br />
Kita dikuduskan bukan oleh kekuatan kita melainkan oleh darah Yesus (Ibrani 13:12), selain itu kita juga harus tetap mengusahakannya ( mengejarnya). Jika kita mau berusaha dengan maksimal, maka pasti ada keuntungan yang kita peroleh dengan menjalani hidup dalam kekudusan :</p>
<p>
1. Orang- orang kudus memiliki nilai yang tinggi  (1 tawarikh 16 : 29)<br />
- Orang Kudus disamakan dengan perhiasan, dimana perhiasan tersebut dianggap berharga dan bernilai tinggi.<br />
- Jika kita hidup kudus, maka kita dianggap berharga dihadapan manusia dan terutama bagi Tuhan.</p>
<p>2. Orang Orang Kudus akan memperoleh rahasia Allah (Kolese 1 : 25-26)<br />
- Karena kita dianggap berharga bagi Tuhan, maka Tuhan mau untuk membagikan rahasia rahasia yang Tuhan miliki.</p>
<p>3. Orang orang Kudus diberikan kewenangan menjadi Hakim (Yudas 1 : 14-15)<br />
- Orang Kudus diberi hak istimewa oleh Tuhan untuk menjadi hakim. Hakim yang menjatuhkan hukuman, memberi keputusan.</p>
<p>4. Orang Kudus tidak akan melihat kebinasaan (Mazmur 16 : 10))<br />
- Janji Tuhan kepada orang Kudus adalah tidak akan binasa, melainkan hidup dalam kehidupan yang penuh dengan kemenangan, dan kepastian.</p>
<p>
PENUTUP<br />
Hidup Kudus adalah syarat mutlak sebagai anak -anak Tuhan. Mulanya Tuhan menguduskan kita anaka-anakNya, selanjutnya kita harus mengusahakan dan mengejar kekudusan tersebut.  Berkat yang luar biasa akan kita terima jika kita terus hidup dalam kekudusan. Tetaplah kita menajaga hubungan yang intim dengan Tuhan agar kita dapat terus hidup dalam kekudusan. Amin
 </p>
<p><!--more-->
<p>Tuhan mempunyai kerinduan untuk dapat mengenal anak-anakNya lebih dekat lagi. Tuhan rindu memberikan apa yang Tuhan punya kepada anak-anakNya. Tetapi ada satu syarat yang Tuhan minta dari anak-anakNya untuk dapat menerima semua yang ingin Tuhan berikan, yaitu Kekudusan.<br />
Kita diciptakan serupa dengan gambar Tuhan, berarti apa yang menjadi sifat Tuhan haruslah kita miliki. Kekudusan adalah sifat mutlak Tuhan (1 Pet 1 : 16), sehingga suatu keharusan dan standar yang mutlak yang harus kita sebagai anak Tuhan harus miliki. Kita harus menjadi Kudus seperti yang Tuhan harapkan , agar kita dapat melihat Tuhan, merasakan Tuhan, dan menerima kuasa Tuhan dengan sempurna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 27 JULY 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 11:56:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Bersekutu]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Gereja Tuhan  harus dapat menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan dunia akan kasih. Kita dapat memulainya dari lingkungan COOL kita masing masing, didalam COOL kita dapat memelihara kasih persaudaraan diantara anak-anak Tuhan.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="bersaudara" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/09/bersaudara.jpg" width="225" height="149" />KASIH PERSAUDARAAN<br /></strong>2 Timotius 3 : 1-4</p>
<p>
Belakangan ini kita banyak sekali melihat bahwa banyak sekali orang yang menjadi egois, tidak peduli terhadap orang lain, bahkan kita banyak lihat juga orang yang bersikap jahat kepada sesamanya. Kalau kita lihat berita berita di televise, banyak sekali berita berita criminal yang terjadi.<br />
Alkitab sudah memprediksikan kondisi seperti ini, sebagai tanda akhir jaman. Tapi pada dasarnya dunia ini selalu haus dan lapar akan kasih. Oleh karena itu Gereja Tuhan haruslah peka akan hal ini, dan gereja juga harus dapat menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan mereka.<br /><span id="more-618"></span><br />
Kita dapat memulainya dari lingkungan COOL kita masing masing, didalam COOL kita dapat memelihara kasih persaudaraan diantara anak-anak Tuhan.</p>
<p>Sikap sikap berikut ini harus dimiliki dan dipelihara di dalam COOL dalam memelihara kasih persaudaraan :<br />
1. Penerimaan ( Roma 15:7)<br />
- Semua manusia pasti ingin pribadinya dapat diterima oleh sesamanya, itu adalah hal yang paling utama. Penolakan terhadap seseorang, bias menimbulkan dampak negatif yang besar terhadap orang tersebut, dia akan merasa terbuang, tidak berharga, dan mengasihani diri sendiri, dan sebagainya. Efek efek yang ditimbulkan lama kelamaan akan membuat orang tersebut berubah perilakunya menjadi aneh, dengan harapan dia dapat diterima oleh lingkungannya.<br />
- Marilah kita melalui COOL ini kita jadikan suatu wadah dimana didalamnya semua orang diterima apa adanya, sehingga setiap orang yang ikut didalamnya dapat merasakan kasih, dan dapat mengenal Allah melalui kita.</p>
<p>2. Saling Membangun ( Roma 15 : 1-2 )<br />
- Banyak sekali masalah , tekanan, tuntutan, dalam keseharian kerja, baik itu dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam pekerjaan. Banyak juga orang yang patah semangat menghadapi semuanya itu. Mereka merasa tidak sanggup untuk menanggungnya sendiri. ( Ams 18:14)<br />
- Marilah kita didalam COOL ini kita saling berbagi, saling membantu, mendengarkan setiap masalah masing masing. Agar kita dapat saling membangun, dan saling menguatkan satu sama lain.</p>
<p>
3. Ramah dan Memiliki Kasih Mesra ( Efesus 4:32)<br />
- Kita harus menjadi pribadi yang ramah terhadap sesama. Tidak suka sinis, tidak menjelek-jelekan orang lain, mau memaklumi kekurangan orang lain. Kita juga harus menciptakan lingkungan yang mesra satu dengan yang lainnya. Dan jika ada terjadi konflik dapat diselesaikan dengan saling mengampuni.</p>
<p>PENUTUP<br />
Kebencian menimbulakn pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggran ( Ams 10:12, 1Ptr 4:8) inilah yang harus kita lakukan untuk saling mengasihi, dan kita bias memulainya didalam wadah COOL ini. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Kisah dari Acara Termehek-mehek</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/11/sebuah-kisah-dari-acara-termehek-mehek/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/11/sebuah-kisah-dari-acara-termehek-mehek/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 13:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Memberi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/11/sebuah-kisah-dari-acara-termehek-mehek/</guid>
		<description><![CDATA[Pasti sudah pada tahu acara ini kan? Acaranya setiap Sabtu &#8211; Minggu sore di Trans TV. Dari awal gue tahu acara ini langsung suka karena basic nya dari reality show, jadi (seharusnya) ini semua asli apa adanya tanpa rekaan. Acaranya sih mengenai mencari orang yang (tiba2) hilang. Beberapa cerita yang gw tonton mengenai kekasih yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="123" alt="termehek-mehek" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/11/termehek-mehek.jpg" width="225" align="left" />Pasti sudah pada tahu acara ini kan? Acaranya setiap Sabtu &#8211; Minggu sore di Trans TV. Dari awal gue tahu acara ini langsung suka karena basic nya dari reality show, jadi (seharusnya) ini semua asli apa adanya tanpa rekaan. Acaranya sih mengenai mencari orang yang (tiba2) hilang. Beberapa cerita yang gw tonton mengenai kekasih yang tiba-tiba ngga kasih kabar dan seperti lenyap ditelan bumi, lalu seorang anak angkat yang mencari ibu kandungnya, dan lain-lain. Terkadang borok manusia terbongkar, masalah keluarga, dan hal-hal sensitive lainnya. Heran juga ya Trans TV bisa terus menayangkan acara ini tanpa adanya tuntutan dari pihak2 yang dipermalukan karena beberapa hal masih termasuk aib untuk ukuran budaya Timur.</p>
<p><span id="more-314"></span><br />
Hari Minggu ini kisahnya cukup menyentuh. Alkisah, ada seorang perempuan yang bernama Dinita. Karena suatu kecelakaan korneanya pecah dan ia tidak bisa melihat. Lalu sang kekasih, Irwan dengan setia menemani selama masa pengobatan, mulai dari mencari donor mata sampai menguatkan Dinita. Namun menjelang kesembuhan Dinita, Irwan malah menghilang. Sejak itulah Dinita berusaha mencari Irwan.</p>
<p>
Bersama tim termehek-mehek, Dinita berhasil mencari alamat Irwan, lewat sebuah tanda terima paket yang Irwan pernah kirimkan kepada Dinita. Ternyata alamat tersebut adalah alamat rumah kakak wanitanya Irwan. Namun Irwan tidak ada di sana. Dan sang kakak menolak untuk menjelaskan mengapa Irwan tidak ada disana dan di mana Irwan sekarang. Bahkan sang kakak mengatakan kepada Dinita, apakah tidak cukup kesusahan yang Dinita sebabkan kepada keluarga tersebut. Lalu Dinita mengungkapkan kepada tim termehek-mehek bahwa hubungan mereka tidak pernah direstui oleh keluarga Irwan.</p>
<p>
Namun tim termehek-mehek berhasil membujuk sang pembantu rumah untuk memberikan alamat relasi dekat Irwan di saat tim termehek-mehek datang untuk kedua kali ke rumah kakak wanitanya Irwan. Ternyata alamat yang diberikan itu adalah alamat orang tua Irwan. Segera tim termehek-mehek berangkat ke sana.</p>
<p>
Di rumah orang tua Irwan, tim dan Dinita disambut oleh ayahnya Irwan. Di saat Dinita mengatakan tujuan kedatangannya, Ayah Irwan berkata, &#8220;Tidak mungkin bertemu Irwan, tidak mungkin!&#8221; Lalu ia mengusir Dinita dan tim termehek-mehek. Tiba &#8211; tiba ibunya Irwan keluar dari dalam rumah, dan begitu ia melihat Dinita, ia langsung terenyuh dan memanggil, &#8220;Kamu Dinita ya?&#8221; Dan si Ibu langsung merangkul Dinita.  Dinita langsung menangis, dan ia bertanya dimanakah Irwan sekarang …</p>
<p>
Dan si Ibu menceritakan apa yang terjadi … Irwan menderita suatu penyakit berat, dan sudah pergi (meninggal). Sebelum Irwan meninggal, ia mendonorkan matanya untuk Dinita. Dan oleh karena mata Irwan itulah Dinita saat ini bisa melihat kembali…</p>
<p>
Dinita langsung pingsan, ….</p>
<p>
Luar biasa kisah kali ini, seperti dongeng aja. Memang Irwan tahu dia akan meninggal, dan sebelum itu terjadi ia memberikan apa yang ia miliki bagi Dinita yang membutuhkannya. Jadi inget apa yang Yesus katakana … Joh 15:13  &#8220;Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.&#8221;<br />
Memang Irwan tidak memberikan nyawanya bagi Dinita, tapi tetap saja apa yang Ia berikan adalah sesuatu yang teramat sangat berharga bagi dia. Belum lagi dia harus berusaha agar keluarganya menyetujui keinginannya.</p>
<p>
Mungkin kita tidak harus memberikan mata kita bagi orang lain. Tetapi di luar sana banyak orang yang berkekurangan. Ada orang yang membutuhkan makanan, ada orang yang membutuhkan baju, ada orang yang membutuhkan sekedar teman untuk curhat, dll. Maukah kita menjadi seperti Irwan? Memberikan yang terbaik yang kita bisa berikan bagi orang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/11/sebuah-kisah-dari-acara-termehek-mehek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa tidak sekarang?</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/09/kenapa-tidak-sekarang/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/09/kenapa-tidak-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 12:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/09/kenapa-tidak-sekarang/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu beberapa kenalan dekat dipanggil Tuhan. Yang pertama adalah kakek dari istri saya, disusul dengan adik nenek dari istri saya juga. Saat itu kami disibukan dengan acara melayat. Di dalam salah satu kebaktian penghiburan, seorang hamba Tuhan mengatakan bahwa sisi positif dari kematian adalah kelaurga yang mungkin tadinya jauh berkumpul kembali. Yang tadinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="313" alt="Bel" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/09/bel.jpg" width="225" align="left" /><br />
Beberapa waktu lalu beberapa kenalan dekat dipanggil Tuhan. Yang pertama adalah kakek dari istri saya, disusul dengan adik nenek dari istri saya juga. Saat itu kami disibukan dengan acara melayat.</p>
<p>Di dalam salah satu kebaktian penghiburan, seorang hamba Tuhan mengatakan bahwa sisi positif dari kematian adalah kelaurga yang mungkin tadinya jauh berkumpul kembali. Yang tadinya tidak mau bertemu jadi harus bertemu.</p>
<p><span id="more-300"></span></p>
<p>Di sini saya mencoba merenung, memang hampir semua keluarga memiliki permasalahannya masing-masing, dan ngga sedikit juga yg memiliki permasalahan dalam hubungan antara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga lain.</p>
<p>Tetapi justru akan menjadi sangat ironis kalau karena kematian  hubungan antar keluarga itu dipulihkan. Bukankah akan sangat jauh lebih indah jika seluruh anggota keluarga hidup rukun satu sama lain, dan anggota keluarga yang kemudian dipanggil Tuhan menjadi saksi indahnya kasih sayang antar anggota keluarga satu sama lain.</p>
<p>Oleh karena itu, yuk kita saling mengampuni, dan pergunakan sisa hidup kita untuk hidup di dalam kasih terhadap semua orang. Kita ngga pernah tahu kapan lonceng itu berbunyi.<br />
Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/09/kenapa-tidak-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL Selasa 24 Juni 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/06/cool-selasa-24-juni-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/06/cool-selasa-24-juni-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 14:06:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang murid-murid alami di perahu merupakan gambaran bagaimana ketakutan dapat menguasai seseorang, bahkan anak Tuhan sekalipun.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/07/hp_fear.jpg'><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/07/hp_fear-300x201.jpg" alt="" title="hp_fear" width="300" height="201" class="alignnone size-medium wp-image-224" /></a><strong>K E T A K U T A N</strong><br />
Markus 4:35-41</p>
<p>Apa yang murid-murid alami di perahu merupakan gambaran bagaimana ketakutan dapat menguasai seseorang, bahkan anak Tuhan sekalipun. Apalagi kalau kita berbicara dalam konteks kehidupan saat ini di mana banyak sekali hal yang menjadi ketakutan bagi manusia. Sebut saja ketakutan terhadap bahaya bencana alam, peperangan, wabah, kejahatan dan lain sebagainya. Lukas 21:25 -26 bahkan menggambarkan bagaimana nanti manusia dapat mati karena cemas melihat apa yang terjadi di bumi ini. <span id="more-216"></span>Ketakutan merupakan hal yang manusiawi, namun jika kita dikuasai oleh ketakutan maka hal itu yang akan membunuh kita.</p>
<p>Ketakutan berbicara mengenai kepercayaan terhadap sesuatu yang tidak kita lihat. Sama seperti iman, bedanya kalau iman kita percaya kepada sesuatu yang positif, sedangkan kalau ketakutan percaya kepada sesuatu negative. Oleh karena itu ketakutan pada dasarnya berbicara mengenai kepercayaan. Iman mengundang hal positif ke dalam kehidupan kita, ketakutan mengundang hal negative dalam kehidupan kita seperti yang Ayub katakana di dalam Ayub 3:25.<br />
Bagaimanakah cara kita mengusir ketakutan?</p>
<p>1. Kita harus mengenal karakter Bapa di surga dengan benar. (1 Yohanes 4:18)<br />
Kasih melenyapkan ketakutan. Di dalam ayat yang ke 8 dikatakan bahwa kalau kita mampu mengasihi berarti kita mengenal Elohim sebab Elohim adalah kasih. Di saat kita mengenal karakter Tuhan yang sebenarnya, maka segala macam khawatir dan ketakutan kita akan hilang. Dan pengenalan kita kepada Tuhan juga timbul dari apa yang kita dengar dari FirmanNya.</p>
<p>2. Dengan Firman Tuhan ( Markus 4:39 )<br />
Firman Tuhan berkuasa, dan di saat kita mengenal Tuhan lewat FirmanNya, kita dapat mengusir ketakutan tersebut dengan memperkatakan Firman Tuhan yang berkaitan dengan ketakutan yang sedang kita hadapi.</p>
<p>3. Berimanlah kepadaNya. ( Markus 4:40 )<br />
Tuhan mengatakan kepada murid2 dengan jelas bahwa seharusnya mereka percaya. Markus 11:22-24 juga dengan jelas mengatakan bahwa kalau kita percaya bahkan gunung sekalipun dapat kita perintahkan untuk pindah. Oleh karena itu kita harus senantiasa melatih level iman kita untuk naik ke tingkatan selanjutnya agar tantangan apapun di dalam kehidupan kita dapat kita hadapi dengan dan baik, dan kita mencapai tingkat kehidupan yang Tuhan kehendaki. Keputusan untuk meningkatkan level iman kita ada pada kita sendiri.</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Lukas 21:28 mengatakan bahwa penyelamatan kita sudah dekat. Takut yang benar hanyalah takut pada Tuhan, maka Dia akan menyelamatkan. Miliki pengenalan yang benar akan karakterNya, akan kasihNya, perkatakan Firman TUhan, dan pegang dengan iman yang kuat, maka kita senantiasa akan bebas dari ketakutan. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/06/cool-selasa-24-juni-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

