<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; Intim</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/tag/intim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2010 13:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>C O O L &#8211; Selasa 25 November</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-selasa-25-november/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-selasa-25-november/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 15:36:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>
		<category><![CDATA[Memberi]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-selasa-25-november/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Krisis perekonomian yang kali ini menghantam Amerika Serikat, ternyata dampaknya mengglobal. Hampir seluruh dunia ikut merasakan dampak dari krisis ini, dan tanpa terkecuali bangsa kita pun ikut juga merasakannya.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img height="299" alt="uang" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/12/uang.jpg" width="225" align="left" />BERKELIMPAHAN DI MASA SULIT</strong></p>
<p>Krisis perekonomian yang kali ini menghantam Amerika Serikat, ternyata dampaknya mengglobal. Hampir seluruh dunia ikut merasakan dampak dari krisis ini, dan tanpa terkecuali bangsa kita pun ikut juga merasakannya.</p>
<p>Kita bisa melihat  banyak pemberitaan di surat kabar mengenai kemungkinan PHK yang akan dilakukan, belum lagi jatuhnya pasar saham ke tingkat terendah dalam 3 tahun. Order pekerjaan yang biasanya sudah datang di akhir tahun ini sampai sekarang belum ada. Luar biasa dampak dari krisis kali ini dan kita pun tidak bisa memungkiri bahwa anak-anak Tuhan pun ikut merasakan dampaknya.</p>
<p>Namun kita perlu melihat kembali kepada janji Tuhan, apa menjadi kehendakNya bagi kita di saat-saat ini. Karena semua yang terjadi bukanlah suatu kebetulan, ini adalah sebuah goncangan seperti yang tertulis di dalam Hagai, agar harta bangsa-bangsa berpindah kepada rumah Tuhan. Ada maksud Tuhan lewat goncangan ini.</p>
<p>Ada 3 kebenaran agar bisa berkelimpahan di masa sulit:</p>
<p>1. Tuhan menginginkan supaya kita berkelimpahan.<br />
Dalam 3 Yohanes 1:2 dikatakan bahwa Yohanes berharap jemaat dalam keadaan yang baik-baik. Di dalam bahasa inggris, kata baik berasal dari kata prosper yang artinya berkelimpahan. ArtinyaTuhan menginginkan kita dalam keadaan yang berlimpah, hidup sejahtera agar kita bisa menjadi berkat bagi orang lain. Kita menjadi berhasil bukan dengan &#8220;diam saja&#8221;, tetapi Tuhan akan membuat &#8220;jalan&#8221; agar kita berhasil dalam semua yang kita lakukan. Jadi bagian kita di saat sulit ini adalah :<br />
a. Melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa ( bekerja dengan rajin, memiliki roh excellent yang membuat kita berbeda dengan orang lain )<br />
b. Membuka mata dan  hati untuk melihat peluang, jalan dan kesempatan yang akan Tuhan tunjukan.</p>
<p>2. Mulai membangun keintiman dengan Tuhan ( 2 Tawarikh 26:5 dan Yohanes 15:7 )<br />
Kita harus sadari betul bahwa hanya dengan intim dengan Tuhan saja kita bisa melewati krisis ini di dalam kelimpahan, karena Tuhan adalah sumber segala sesuatu, di dalam Dia ada segalanya, dan dengan dekat dengan Dia maka kita akan senantiasa mendapatkan inspirasi, kekuatan yang baru, pengurapan, yang membuat kita tidak pernah salah langkah, bahkan terus maju.</p>
<p>3. Mulai meminta Keberhasilan. ( Mazmur 33:18-19 dan Mazmur 37:19 )<br />
Karena kita yakin bahwa Tuhan menginginkan kita berkelimpahan, maka mulailah membangun pengharapan tersebut di dalam hati kita. Janji Tuhan adalah kita akan tetap kenyang di saat kelaparan, kita akan tetap berkelimpahan di saat sekeliling kita sedang krisis! Jadi di masa sulit pun kita pasti berhasil, kita pasti bisa melewati semua dengan baik oleh karena Tuhan. Ingat Yabes, karena dia mengenal siapa yang Dia sembah maka dia tidak takut dan ragu untuk meminta kelimpahan, karena ia tahu itu yang Tuhan inginkan.</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Ini adalah kabar baik dari Tuhan, bahwa oleh karena Dia kita bisa berkelimpahan bahkan di saat sulit sekalipun.  1 Yohanes 5:14 mengatakan bahwa kita akan mendapatkan jawaban doa kita kalau kita berdoa sesuai dengan kehendakNya. Kita telah mengetahui kehedakNya bagi kita di masa sulit ini. Peganglah dengan teguh pengertian ini, apapun krisis yang kita hadapi, bersama Tuhan kita akan keluar menjadi pemenang, Haleluyah!<br />
Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-selasa-25-november/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; 2 Desember 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-2-desember-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-2-desember-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 15:05:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Dekat]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-2-desember-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kata Immanuel - "Tuhan Beserta Kita" biasa kita dengar, bahkan mungkin kita sudah sangat sering membacanya sehingga kata ini seolah-olah kata ini menjadi kata-kata yang biasa saja bagi kita.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/12/jesus-stand.jpg" alt="jesus stand" width="225" height="316" align="left" />TUHAN BESERTA KITA</strong><br />
Ibrani 13:5b</p>
<p>Kata Immanuel &#8211; &#8220;Tuhan Beserta Kita&#8221; biasa kita dengar, bahkan mungkin kita sudah sangat sering membacanya sehingga kata ini seolah-olah kata ini menjadi kata-kata yang biasa saja bagi kita. Tetapi apakah kita benar-benar menyadari dan mengalami dalam keseharian kita bahwa Tuhan Yesus ada bersama-sama dengan kita di mana pun kita berada, bahkan dalam situasi apapun?<span id="more-325"></span></p>
<p>Firman Tuhan di atas dengan jelas mengatakan bahwa Tuhan akan menyertai sepanjang kehidupan kita. Kita dapat melihat janji Tuhan mengenai penyertaanNya dalam Firman Tuhanyang terdapat pada Mazmur 23:4, Yesaya 49:15-16, dan Matius 28:20b. Ia berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita, dalam keadaan apapun Ia setia.</p>
<p>Kita telah melihat janjiNya kepada kita, itu adalah bagian Tuhan untuk Ia kerjakan. Lalu aapakah bagian yang harus kita lakukan?<br />
Inilah yang harus kita lakukan untuk dapat menikmati janji penyertaanNya :</p>
<p>1. Intim dengan Tuhan (Yakobus 4:8)<br />
Sesungguhnya Tuhan tidak pernah jauh dari kita, namun di saat kita mencari Dia, mendekat kepada Dia, maka kita akan merasakan bahwa Ia ada dekat dengan kita. Dan kita bisa senantiasa mendekat kepada Tuhan apabila kita mendisiplinkan diri kita untuk giat dan tekun di dalam Doa, Pujian dan Penyembahan. Kita dapat berdoa, memuji dan menyembah Tuhan di mana dan kapan saja, tidak ada batasan yang dapat menghalangi kita.</p>
<p>2. Tidak Hidup di Dalam dosa. ( Yesaya 59:12 dan Ibrani 12:14 )<br />
Sekali lagi, Tuhan tidak pernah jauh dari kita, bahkan di saat kita melakukan dosa pun Ia ada dekat dengan kita, mengamati dan menunggu. Namun di saat kita berdosa, kita sendiri yang sering merasa tidak layak dan menjauh dari Tuhan. Dan sampai dosa itu dibereskan maka kita tidak dapat lagi bersekutu penuh dengan Dia.</p>
<p>3. Hidup di dalam FirmanNya ( Yohanes 15:4 dan 7 )<br />
Peganglah janji Tuhan dengan melakukan FirmanNya. ( Mazmur 12:7-8 ) Dengan begitu maka kita akan memperoleh kekuatan dari Firman itu dan dengan kekuatan itulah kita hidup di dalam FirmanNya. Firman itu adalah Tuhan sendiri, dan dengan hidup di dalam FirmanNya, maka kita hidup di dalam Dia dan kita hidup disertai oleh Tuhan.</p>
<p>4. Miliki Iman yang teguh ( Amsal 3:5-6 dan Mazmur 37:5-6 )<br />
Percaya saja kepada Tuhan di dalam segala hal, jangan mengandalkan kekuatan pikiran kita. Dengan mengandalkan percaya kita kepadaNya, maka Ia tidak akan pernah jauh dengan kita, Ia akan senantiasa menyertai kita dalam apapun yang kita lakukan.</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Tuhan turut bekerja lewat segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihiNya. Oleh karena itu yakinlah bahwa segala sesuatu di dalam kehidupan kita terjadi atas sepengetahuan dan seijinnya, dan kalau Ia menyertai kita, maka Ia akan memberikan kepada kita kekuatan untuk kita melewati setiap proses kehidupan dengan baik dan membawa kemuliaan bagi Dia!<br />
Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/12/c-o-o-l-2-desember-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL 4 NOVEMBER 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/11/cool-4-november-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/11/cool-4-november-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 09:59:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Buah]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/11/cool-4-november-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini banyak orang Kristen yang mengejar karunia, mereka mengejar hal-hal yang dapat Tuhan berikan kepada kita. Namun keintiman dengan Tuhanlah yang seharusnya menjadi prioritas, dengan kata lain kita seharusnya lebih mengejar Tuhan-nya, daripada mengejar apa yang dapat Ia berikan kepada kita.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/11/anggur-1.jpg" alt="anggur" width="225" height="337" align="left" />KEINTIMAN MENJADI PRIORITAS</strong><br />
Mazmur 42:2-3</p>
<p>Saat ini banyak orang Kristen yang mengejar karunia, mereka mengejar hal-hal yang dapat Tuhan berikan kepada kita. Namun keintiman dengan Tuhanlah yang seharusnya menjadi prioritas, dengan kata lain kita seharusnya lebih mengejar Tuhan-nya, daripada mengejar apa yang dapat Ia berikan kepada kita.</p>
<p>Selayaknya orang berpacaran, untuk sampai kepada tahap keintiman mereka harus menempuh dahulu tahap pernikahan. Hari-hari ini Tuhan tengah membawa gerejaNya pada tingkat keintiman yang lebih lagi, untuk dijadikan mempelai Kristus. Ini menjadi tanda bahwa kedatanganNya yang kedua kali sudah dekat.<br />
<span id="more-316"></span><br />
Ada empat kunci supaya kita tetap dapat intim dengan Tuhan :</p>
<p>1. Jaga supaya api Tuhan tetap menyala-nyala.<br />
Satu-satunya cara untuk menjaga api Tuhan adalah dengan berada dalam persekutuan terus menerus dengan Tuhan. ( Mazmur 27:4 ). Dengan melekat kepada Tuhan, senantiasa berkomunikasi dengan Tuhan, maka api itu akan terus menyala-nyala. Bentuk komunikasi yang bisa kita lakukan dapat melalui doa, pujian dan penyembahan.</p>
<p>2. Jaga Kekudusan<br />
Hanya dengan kekudusan kita bisa bertemu dengan Dia ( Ibrani 12:14 ), tanpa kekudusan kita tidak dapat bertemu dengan Tuhan. Apalagi untuk intim dengan Tuhan. Oleh karena itu segala macam bentuk pelanggaran dan dosa harus dengan segera kita bereskan dengan Tuhan, agar kita layak untuk berjumpa denganNya. ( 1 Yohanes 1:9 )</p>
<p>3. Jaga hidup kita dari hal &#8211; hal sepele<br />
Hal-hal kecil dapat merusak hubungan kita dengan Tuhan ( Kidung Agung 2:15 ), apakah itu perselisihan, iri hati, pertengkaran, keinginan daging dll. Oleh karena itu kita harus menghindari hal-hal tersebut dari dalam kehidupan kita. ( Kolose 3:8-10 ) Dengan demikian kita senantiasa memiliki hubungan yang bersih dengan Tuhan, dan jangan lupa, hal-hal yang sia-sia di dalam hidup jika kita lakukan akan menyedot urapan yang Tuhan telah berikan.</p>
<p>4. Jaga Kemurnian Hati<br />
Tuhan melihat hati kita. Ia melihat apakah motivasi hidup kita. Kalau ambisi, motivasi keuntungan pribadi, egoisme, harga diri dan gengsi sudah menjadi motivasi di dalam hidup kita, maka kita tidak akan pernah bisa intim dengan Tuhan. ( Mazmur 24:3-4 )</p>
<p>PENUTUP<br />
Untuk menggenapi janji Tuhan mengenai tahun untuk berbuah &#8211; buah dengan lebat di tahun Samekh Thet ini, maka kita harus terus melekat dengan Tuhan, kita harus terus menjaga keintiman kita dengan Tuhan. Gunakanlah keempat kunci di atas, prioritaskan keintiman dengan Tuhan, dan milikilah kehidupan yang berbuah-buah … Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/11/cool-4-november-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; 12 Agustus 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-12-agustus-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-12-agustus-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 16:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>
		<category><![CDATA[Kristus]]></category>
		<category><![CDATA[Status]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-12-agustus-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Siapakah diri kita sebenarnya? Apakah identitas kita yang sesungguhnya? Bagaimana status kita di dalam hidup ini, baik di hadapan Tuhan ataupun di hadapan manusia? Apakah kita orang benar?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAPA ANDA SEBENARNYA</strong><br />
Zakaria 7:8-10</p>
<p><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/08/siapa.jpg" alt="siapa" width="225" height="224" align="left" />Ketika masa-masa sulit datang, seringkali kita tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Tekanan dan kebimbangan akibat pikiran sering kali membuat keputusan-keputusan yang diambil bukan lagi berdasarkan kepada Kebenaran Firman Tuhan, bahkan pada akhirnya berkompromi dengan status kita sebagai orang benar. 2 Korintus 5:21 mengatakan bahwa karena Tuhan Yesus kita telah dibenarkan, sehingga kita menjadi pelaku dan pelaksana hukum yang benar. Tidak ada orang yang mengaku dirinya sebagai orang benar kalau ia tidak melaksanakan hukum yang benar.</p>
<p><span id="more-273"></span></p>
<p>Di dalam Zakaria dikatakan bagaimana status sebagai seorang pelaksana hukum yang benar itu berbeda dengan status janda, anak yatim, orang asing dan orang miskin. Siapakah diri kita? Di dalam status manaka kita saat ini berada?<br />
1. Sebagai seorang Janda<br />
Janda adalah wanita yang kehilangan suaminya. Suami bagi seorang istri adalah penudung, pelindung, pemimpin. Secara rohani, Kristus adalah mempelai kita, dan kalau kita tidak menjadikan Kristus sebagai pelindung dan pemimpin maka kita adalah janda rohani. Kita kehilangan status sebagai mempelai Kristus dan tidak ada kebenaran lagi di dalamNya. ( Yesaya 54:4-5 )<br />
2. Anak Yatim<br />
Yatim artinya ia kehilangan orang tua / Bapak. Jikalau kita tidak memiliki lagi Yesus di dalam figure Bapa di surga, maka kita menjadi seperti anak yatim, kita kehilangan tuntunan, kehilangan figure yang bisa dijadikan teladan. Dan orang yang seperti ini akan menjalani hidupnya dengan kekuatan sendiri, karena ia tidak memiliki Bapa di Surga yang menuntun dan memimpinnya. ( Yohanes 14:18 )<br />
3. Orang Asing<br />
Adalah orang yang merasa asing di suatu tempat. Ia tidak merasa berada di tempat di mana seharusnya ia berada. Sebagai orang benar maka kita tempat dan keberadaan kita adalah senantiasa di dalam hadiratNya, di dalam pujian, penyembahan, doa dan Firman. Namun kalau kita merasa lebih nyaman di tempat lain selain di dalam hadiratNya, kalau kita merasa lebih menikmati hal &#8211; hal duniawi dibandingkan dengan hal-hal rohani, maka kita telah mejadi orang asing di dalam keluaraga Elohim. ( Efesus 2:19 )<br />
4. Orang Miskin<br />
Adalah orang yang tidak memiliki seuatu yang berharga di hadapan Tuhan. Miskin tidak berbicara mengenai materi saja, karena kalaupun seseorang secara materi kaya namun kalau Ia tidak memiliki harta rohani tetaplah ia miskin di hadapan Elohim. ( 2 Korintus 8:9, Wahyu 3:17 )</p>
<p>Ketika status kita berubah menjadi janda, yatim, asing dan miskin, berarti kita sudah kehilangan status kita sebagai orang benar, sebagai pelaksana hukum kebenaran. Kita harus mengambil keputusan untuk mengubah status tersebut, kembali menjadi orang benar, inilah status kita, identitas kita sesungguhnya.</p>
<p>PENUTUP<br />
Kita harus menyadari betul siapakah kita sebenarnya. Karena keputusan kitalah yang membuat diri kita menjadi kita saat ini. Kalau kita telah menjadi orang benar, maka menjadi tugas kita juga untuk membawa orang &#8211; orang di sekitar kita untuk mengalami perubahan seperti yang kita alami. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-12-agustus-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL 22 Juli 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 10:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>"Berdoa adalah nafas kehidupan kekristenan". Demikianlah pernyataan banyak hamba Tuhan. Banyak orang memiliki pengertian berbeda-beda mengenai doa. Kitapun semua pasti mengerti apa itu berdoa.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>B E R D O A</strong><br />
Matius 26:36-46</p>
<p><img height="146" alt="doa" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/07/doa.jpg" width="225" align="left" />&#8220;Berdoa adalah nafas kehidupan kekristenan&#8221;. Demikianlah pernyataan banyak hamba Tuhan. Banyak orang memiliki pengertian berbeda-beda mengenai doa. Kitapun semua pasti mengerti apa itu berdoa. Hari ini kita akan belajar bersama dari apa yang Yesus lakukan menjelang Ia disalibkan.</p>
<p><span id="more-250"></span></p>
<p>Kalau bisa dikatakan, saat di taman Getsemani itu adalah saat-saat kritis bagi Tuhan Yesus. Dia merasakan kesedihan dan kegentaran (ayat 37). Bahkan di dalam bahasa aslinya dikatakan bahwa saat itu Tuhan Yesus sangat tertekan dan depresi. Saking depresinya dalam ayat 38 dikatakan seperti mau mati rasanya.</p>
<p>Apa yang Tuhan Yesus lakukan di saat yang tidak menentu seperti itu? Tuhan memberikan teladannya bagi kita, Ia berdoa!</p>
<p>Sebagai orang percaya, kenapa kita harus berdoa? Semua orang percaya bisa berdoa, tapi tidak semua orang berdoa dengan percaya! Dalam Yakobus 5:16b dikatakan bahwa ada kuasa di dalam doa orang benar atau orang percaya. Di saat kita tertekan dan depresi, kita membutuhkan Kuasa untuk menempatkan kembali posisi kita di tempat yang tepat.</p>
<p>Seperti apakah berdoa yang Tuhan mau?</p>
<p>1. Berdoa dengan tekun.<br />
Di dalam Matius 26:44 Tuhan Yesus tidak berdoa sekali saja, tetapi sampai tiga kali! Artinya jangan pernah berhenti berdoa, tapi teruslah bertekun di dalam doa. Ada sebuah istilah di dalam bahasa Inggris, yaitu PUSH, artinya Pray Until Something Happen, artinya berdoa terus sampai sesuatu terjadi!</p>
<p>2. Berdoa harus sesuai dengan Firman Tuhan ( Matius 26:39 )<br />
Artinya, doa bukanlah sesuatu yang kita lakukan agar keinginan kita tercapai, tetapi agar kehendak Tuhanlah yang dinyatakan. Itulah mengapa banyak doa orang Kristen tidak terjawab karena mereka salah berdoa. Berdoa haruslah selaras dengan apa yang menjadi keinginan Tuhan / Firman Tuhan. Dengan jelas di dalam 1 Yohanes 5:14 dikatakan bahwa Tuhan akan mengabulkan doa kita kalau apa yang kita minta itu sesuai dengan kehendakNya.</p>
<p>3. Berdoa di dalam kewaspadaan (Matius 26:41 )<br />
Berdoa juga berbicara mengenai peperangan, oleh karena itu kita harus senantiasa berdoa di dalam kewaspadaaan agar kita tidak jatuh di dalam pencobaan. Doa adalah seperti saat &#8211; saat kita berada di dalam menara, kita berada di dalam posisi mengintai, namun kita juga berada di dalam posisi yang terlihat oleh musuh.</p>
<p>PENUTUP<br />
Di saat Tuhan Yesus selesai berdoa di taman Getsemani, ia berubah. Ia tidak lagi tertekan, takut dan depresi, sebaliknya ia menjadi tangguh dan berani. Ia menjadi siap untuk menghadapi apapun yang harus Dia hadapi saat itu. Ia tidak lari dari masalah. Oleh karena itu, doa haruslah menjadi gaya hidup kita, dan tentunya bukan hanya di saat-saat kita tertekan atau ada masalah. Karena pada hakekatnya, doa menunjukan bagaimana keintiman kita dengan Tuhan. Doa tidak hanya berbicara mengenai permintaan atau permohonan kita, tetapi doa menjadi saat-saat berharga bagi kita untuk bertemu dan intim dengan Tuhan. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
