<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; Firman</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/tag/firman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 10:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>C O O L – SELASA 19 JULI 2011</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 11:03:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Benih]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Janji Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Menabur]]></category>
		<category><![CDATA[Menang]]></category>
		<category><![CDATA[Multiplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Multiplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bagaimanakah kita dapat mengalami penggenapan Janji-Janji Tuhan di sisa tahun 2011?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="finish" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/07/finish.jpg" width="240" height="193" />MENGALAMI JANJI TUHAN</strong> </p>
<p>
Tuntunan Tuhan di tahun ini bagi gereja kita, bahwa tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi. Tentu kita semua mau mengalami janji Tuhan tersebut, namun langkah-langkah apa yang harus kita lakukan untuk mengalaminya?<br />
Marilah kita memahami terlebih dahulu  mengenai &#8220;Prinsip Pohon&#8221; agar kita mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai &#8220;multiplikasi dan promosi&#8221;</p>
<p><span id="more-713"></span></p>
<p>
1. Tabur Benih (Markus 4:26-29)<br />
Kita tidak akan pernah menuai jika kita tidak pernah menabur. Oleh karena itu untuk mendapatkan tuaian, kita harus menabur. Jika kita menuai, kita pasti menuai melebihi apa yang kita tabur. Itu adalah multiplikasi. Oleh karena itu tahun ini selain menjadi tahun promosi dan multiplikasi, juga menjadi tahun menabur.</p>
<p>
2. Tanam di tanah yang tepat (Matius 13:23)<br />
Tanah yang tepat akan menentukan hasil yang baik. Jika  sebuah benih ditabur di tanah yang tepat dan subur, maka benih itu akan tumbuh dan berbuah optimal. Oleh karena itu kita harus memastikan seluruh aspek kehidupan apakah itu pekerjaan, usaha, pelayanan dan keluarga kita berada di &#8220;tanah yang baik&#8221;.</p>
<p>
3. Tumbuh dengan cara Tuhan (1 Korintus 3:6-7)<br />
Sebuah tanaman dapat bertumbuh dengan baik karena ada factor manusia yang menjaga, merawat dan memeliharanya. Namun yang terlebih penting adalah Tuhan, karena tanpa Tuhan tidak mungkin phon tersebut dapat tumbuh. Demikian pula dengan kita, jika kita mau bertumbuh dan berbuah maka kita harus dekat kepada Tuhan dan mengandalkan cara Tuhan dan bukan cara kita.</p>
<p>
4. Untuk berbuah banyak harus mau dibersihkan (Yohanes 15:2)<br />
Agar sebuah pohon dapat berbuah lebih banyak lagi, maka ia harus dibersihkan dari segala factor yang menghambat kemampuannya untuk dapat berbuah lebih banyak lagi. Bagi hidup kita, pembersihan adalah sebuah proses yang harus kita lalui supaya kita daapt mengalami promosi dan multiplikasi. Karena itu bersyukurlah jika kita mengalami proses masalah, sebab itu artinya kita akan mengalami janji Tuhan asalkan respon kita terhadap masalah tersebut benar!</p>
<p>PENUTUP<br />
Banyak orang mendengar janji Tuhan tapi tidak mengalaminya. Itu adalah suatu kerugian. Oleh karena itu hari ini kita telah belajar bagaimana menerima janji Tuhan dari &#8220;prinsip pohon&#8221;. Marilah kita lakukan agar tahun  ini Janji Tuhan yaitu Promosi dan Multiplikasi menjadi bagian kita! Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi Hati</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 01:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Benar]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[Iri]]></category>
		<category><![CDATA[Jahat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi Hati &#124; Matius 9:1-8 &#8220;Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.&#8221; Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: &#8220;Ia menghujat Elohim.&#8221; Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: &#8220;Mengapa kamu memikirkan hal-hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Motivasi Hati</b> | Matius 9:1-8</p>
<p><em>&#8220;Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.&#8221; Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: &#8220;Ia menghujat Elohim.&#8221; Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: &#8220;Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?&#8221; (Matius 9:2-4)</em></p>
<p>Kalau kita melihat apa yang ahli Taurat itu katakan mengenai Yesus, apakah itu pikiran yang jahat? Bukankah Ahli Taurat itu memikirkan sesuatu yang rohani? Kalau memang Ahli Taurat itu tidak mengenal siapa Yesus, bukankah wajar kalau Ia mempertanyakan apa yang Yesus lakukan di dalam hatinya?<br />
<span id="more-705"></span><br />
Yesus dapat melihat sampai bagian hati yang paling dalam. Ketika ahli taurat itu berkata di dalam hati, &#8220;Ia menghujat Elohim &#8220;, sesungguhnya bukanlah itu motivasi sesungguhnya. Ahli Taurat itu sama sekali tidak memikirkan mengenai Elohim atau penghujatan, tetapi hatinya didasari oleh iri hati dan dengki. Itulah yang Yesus lihat dan nilai sebagai pikiran jahat, motivasi dasar di balik perkataan rohani yang hanya dapat dilihat oleh Tuhan.</p>
<p>Ahli Taurat di sini menggambarkan kita yang sudah mengenal Elohim, yang sudah memiliki &#8220;pengalaman&#8221; Rohani bersama Elohim. Apakah motivasi kita murni di hadapan Elohim? Atau kita memiliki motivasi2 yang Tuhan nilai jahat di balik segala &#8220;kerohanian&#8221; kita? Apakah kita melayani untuk dipandang terhormat? </p>
<p>Kita semua setiap hari bergumul dengan daging dan pikiran kita. Pikiran menjadi medan peperangan rutin antara kita dan iblis. Oleh karena itu setiap hari pula kita harus melatih diri kita untuk taat kepada Firman Elohim, taat melakukan apa yang Firman katakan BENAR. </p>
<p>Dengan demikian kita melatih diri kita untuk memiliki motivasi yang murni di hadapan Elohim. Untuk memiliki motivasi yang murni kita membutuhkan seumur hidup kita untuk diproses Tuhan. Tuhan akan ijinkan kita jatuh dan bangkit kembali supaya kita semakin lagi terlatih dan motivasi hati kita semakin murni di hadapan Tuhan.<br />
Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasar yang Kuat</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 01:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.&#8221; (Matius 7:24-25). Orang yang bijaksana membangun rumahnya di atas dasar yang kokoh, pondasi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.&#8221;<br />
(Matius 7:24-25).<br />
<a href="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/04/dasar.jpg"><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/04/dasar-300x225.jpg" alt="" title="dasar" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-690" /></a><br />
Orang yang bijaksana membangun rumahnya di atas dasar yang kokoh, pondasi yang kuat yaitu batu yang keras.<br />
Sebagai seorang arsitek saya mengerti betul bagaimana perlunya sebuah pondasi bangunan untuk berdiri di atas dasar yang kuat. Sebaik apapun bangunan tersebut kelihatannya, kalau ia berdiri di atas dasar yang tidak kuat, maka tinggal hitungan waktu saja sampai bangunan tersebut mulai rusak dan pada akhirnya rubuh semua.<br />
<span id="more-688"></span></p>
<p>Saya teringat dengan pengalaman saya di dalam sebuah proyek, ketika kami membangun sebuah bangunan. Berdasarkan penelitian atas kualitas tanah, diperoleh data bahwa tanah keras berada di kedalaman 4 m dr permukaan. Namun para pekerja kesulitan untuk menggali pondasi pada kedalaman tersebut karena, pada kedalaman 3 m saja tanah tersebut sudah cukup keras. Lalu mereka datang kepada saya untuk meminta agar pondasi cukup sampai kedalaman 3 m saja.</p>
<p>Saya ingat sekali saat itu saya juga bingung karena kalau berpegang kepada data kualitas tanah, mereka masih harus menggali, tapi saya juga melihat bagaimana sulitnya menembus tanah sampai kedalaman 4 m sesuai data tersebut.</p>
<p>Di kebingungan itu saya teringat akan prinsip dasar yang Tuhan ajarkan di sini. Bahwa kita harus membangun di atas dasar yang kuat. Lebih baik susah sekarang menggali daripada bangunan yg akan didirikan nantinya rubuh atau rusak karena tidak berdiri di atas dasar yang kuat. Akhirnya kami memilih untuk terus berusaha menembus tanah tersebut dan akhirnya kami berhasil mencapai kedalaman yang diharuskan walau dengan kerja keras.</p>
<p>Demikian pula dengan kita, tidak ada dasar yang lebih kuat di dalam hidup kita selain Firman Tuhan. Kita bisa mencoba untuk berpegang kepada ilmu pengetahuan, kebaikan orang lain atau kepada harta benda dan lain-lain, namun semua itu tidaklah abadi. Tentu akan lebih mudah untuk berpegang kepada hal2 yang secara nyata dapat kita lihat atau nyaman bagi kita, namun lebih baik kita membayar harga untuk percaya kepada Firman dan melakukannya, karena kita akan mendapatkan dasar yang kuat dibandingkan kita merasa nyaman namun tidak di atas dasar yang kuat.</p>
<p>Hanya dengan mendengar dan melakukan Firman Tuhan lah maka kita dapat berdiri tegak menghadapi tantangan kehidupan, dan percayalah, sebesar apapun tantangan yang kita hadapi dalam hidup kita akan tetap berkemenangan.<br />
Amin.<br />
www.todayswisdoms.com </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 8 JUNI 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 06:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Kekal]]></category>
		<category><![CDATA[Upah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/</guid>
		<description><![CDATA[Akan tiba satu hari nanti di mana kita semua baik yang percaya kepada Tuhan Yesus maupun tidak, akan menghadap tahta pengadilan Elohim, di mana kita akan memperoleh apa yang patut kita terima berdasarkan apa yang telah kita perbuat di dalam hidup.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="mahkota" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/06/mahkota.jpg" width="225" height="160" />MAHKOTA BAGI ORANG PERCAYA<br /></strong>2 Korintus 5:10</p>
<p>Akan tiba satu hari nanti di mana kita semua baik yang percaya kepada Tuhan Yesus maupun tidak, akan menghadap tahta pengadilan Elohim, di mana kita akan memperoleh apa yang patut kita terima berdasarkan apa yang telah kita perbuat di dalam hidup. Bagi kita orang percaya, kita akan melihat bagaimana Tuhan memberikan sebuah hadiah atau upah sedangkan bagi mereka yang tidak percaya mereka juga akan mendapatkan upah di dalam kebinasaan yang kekal.</p>
<p><span id="more-610"></span></p>
<p>Upah atau hadiah apakah yang akan kita terima? Di dalam Alkitab ada 5 jenis mahkota sebagai hadiah bagi kita yang sudah melakukan tugas sebagai pengikut Kristus yang baik, yaitu :</p>
<p>
1. Mahkota Abadi (1 Korintus 9:24-27)<br />
- Adalah mahkota yang Tuhan sediakan sebagai upah atas &#8216;pertandingan iman&#8217;. Seorang atlit pada jaman itu di saat memenangi pertandingan akan mendapatkan sebuah mahkota yang terbuat dari dedaunan, namun dalam pertandingan iman kita akan memperoleh mahkota yang abadi, yaitu kasih karunia dan anugerah Tuhan.<br />
- Yang dimaksud dengan pertandingan iman ini adalah pergumulan di dalam hidup dimana kita dengan berani menghadapinya bukan karena mengandalkan kekuatan kita, tetapi karena kita memiliki iman yang teguh.<br />
- Untuk dapat menang dalam pertandingan iman ini kita harus melatih diri kita secara penuh agar kita dapat menguasai diri kita dan memiliki tujuan hidup yang jelas.</p>
<p>2. Mahkota Kebenaran ( 2 Timotius 4:5-8)<br />
- Adalah mahkota yang diberikan sebagai upah karena dengan setia menantikan kedatangan Tuhan sambil tetap teguh di dalam pertandingan iman dan tetap memiliki hidup yang kudus. Mereka yang menerimannya adalah yang tetap tekun dan intim dengan Tuhan dan tetap memelihara imannya dengan sungguh-sungguh.</p>
<p>3. Mahkota Kehidupan (Yakobus 1:12-18)<br />
- Adalah mahkota yang diberikan Tuhan sebagai upah atas &#8216;kesetiaan di dalam menghadapi setiap ujian hidup&#8217;. Yang dimaksud dengan setia adalah tetap di dalam iman yang penuh kepada Tuhan, dengan keyakinan bahwa setiap ujian hidup akan membawanya ke dalam tingkatan iman yang semakin tinggi. Mereka yang memperolehnya tidak akan bersungut-sungut di saat menghadapi hari-hari yang berat, namun sebaliknya mereka beryukut karena mengetahui ada sesuatu yang besar yang Tuhan persiapkan di depan. (Wahyu 2:10)</p>
<p>4. Mahkota Kemegahan (1 Tesalonika 2:19-20)<br />
- Adalah mahkota yang disediakan Tuhan sebagai upah &#8216;memenangkan jiwa bagi Yesus&#8217;. Mereka yang akan memperolehnya adalah mereka yang melakukan Amanat Agung, yang mengerti panggilan untuk menyampaikan kabai baik, bersaksi dan menginjil.</p>
<p>5. Mahkota Kemuliaan (1 Petrus 5:1-5)<br />
- Adalah mahkota yang Tuhan sediakan sebagai upah atas &#8216;kesungguhan dalam menggembalakan atau melayani orang lain&#8217;. Mereka yang memperolehnya adalah mereka yang hidup kudus, menjadi teladan bagi jemaat, menggembalakan jemaat dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab.</p>
<p>PENUTUP<br />
Betapa indahnya jika kita dapat mendapatkan semua mahkota itu, karena dengan demikian kita telah menjalani hidup yang berkenan di mata Tuhan. Marilah kita lebih giat dan tekun lagi di dalam setiap aspek kehidupan kekristenan kita. Bersiaplah karena Tuhan Yesus akan segera datang kembali.<br />
 Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenneth Coppeland &#8211; Don&#8217;t Let the Devil Put One Over on You</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 16:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Iblis]]></category>
		<category><![CDATA[Menipu]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;When he [the devil] speaketh a lie, he speaketh of his own: for he is a liar, and the father of it.&#8221; (John 8:44) Some people find it difficult to believe God&#8217;s promises because they&#8217;ve seen so many things in the natural world that seem to contradict them. They&#8217;ve seen faithful tithers go broke. They&#8217;ve [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="255" alt="devil" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/06/devil.jpg" width="225" align="left" /></p>
<p>&#8220;When he [the devil] speaketh a lie, he speaketh of his own: for he is a liar, and the father of it.&#8221;<br />
(John 8:44)</p>
<p>Some people find it difficult to believe God&#8217;s promises because they&#8217;ve seen so many things in the natural world that seem to contradict them. They&#8217;ve seen faithful tithers go broke. They&#8217;ve seen sick Christians fail to receive their healing.</p>
<p>In reality, it would be more accurate to say that they think they&#8217;ve seen those things. Because, you see, there&#8217;s a deceiver at work in the world. A deceiver who&#8217;s busily doing the same thing he&#8217;s been doing ever since the Garden of Eden: tricking mankind into believing God&#8217;s Word isn&#8217;t true.</p>
<p><span id="more-468"></span></p>
<p>And, after working on it for thousands of years, he&#8217;s a master at it. Think about that the next time he tries to make things look as though God&#8217;s Word is not going to work for you, when he makes it look like all hope is lost. Say, &#8220;I don&#8217;t care about appearances. I believe the Word and I refuse to doubt it.&#8221;</p>
<p>Let me show you what I mean. Have you ever seen a magic show where someone crawls inside a box and then is sawn in half? You can see it with your own two eyes. The guy&#8217;s feet are sticking out one end of the box and his head is poking out the other, and the box is plainly cut in two. Then the magician slides the two halves back together and the sawed-apart fellow jumps out of the box in one piece.</p>
<p>Now tell me, did you really believe, even for a moment, that fellow was truly cut in half? Of course not! You knew that you&#8217;d seen a trick, a deception, something that appeared one way when, in reality, it was a different way altogether. You may not have known how it was done. You may not have been able to explain it. But you knew a person couldn&#8217;t be sawn in half, then put back together, so you refused to believe your eyes.</p>
<p>That&#8217;s exactly the way you need to be where the Word of God is concerned. You need to learn to trust it and rely on it to such an extent that when Satan shows you something in the natural world that appears to contradict it, you just say, &#8220;Well, I saw that, but I&#8217;m not going to be gullible enough to believe it. I&#8217;m just going to stick with the Word.&#8221;</p>
<p>If you&#8217;ll do that, the father of lies will never be able to put one over on you.</p>
<p>Scripture Study: Psalm 119:89-104</p>
<p>Kenneth Coppeland</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/06/kenneth-coppeland-dont-let-the-devil-put-one-over-on-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL 2 SEPTEMBER 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/09/cool-2-september-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/09/cool-2-september-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 06:39:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Menyembah]]></category>
		<category><![CDATA[Teduh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/09/cool-2-september-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Untuk menghadapi hari - hari kita dengan baik, kita perlu untuk mendapatkan makanan rohani, sebuah pencerahan dimana kita akan disegarkan, diteguhkan dan dibangun. Untuk itulah kita perlu untuk ber-saat teduh setiap hari.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/09/berdoa1.jpg" alt="berdoa" width="225" height="149" align="left" />SAAT TEDUH<br />
</strong>Mazmur 16:11</p>
<p>Untuk menghadapi hari &#8211; hari kita dengan baik, kita perlu untuk mendapatkan makanan rohani, sebuah pencerahan dimana kita akan disegarkan, diteguhkan dan dibangun. Untuk itulah kita perlu untuk ber-saat teduh setiap hari. Itulah yang memampukan kita untuk melewati kehidupan ini dengan baik karena kita mendapatkan makanan itu dari sumbernya langsung, yaitu Roh Kudus.</p>
<p><span id="more-288"></span></p>
<p>Amsal 14:23a mengatakan bahwa setiap jerih payah kita tidak akan pernah sia-sia. Demikian juga jika kita bertekun untuk menyediakan waktu bagi Tuhan lewat saat teduh, akan banyak berkat yang kita peroleh. Namun berkat itu akan benar-benar kita peroleh jika kita datang kepada Tuhan dengan hati yang mengasihi Tuhan dengan segenap keberadaaan kita.</p>
<p>Berkat-berkat apa sajakah yang kita dapatkan di saat teduh?</p>
<p>1. Terbukanya jalan kehidupan. ( Yosua 1:8, Mazmur 1:1-3 )<br />
Merenungkan Firman di saat teduh akan membuat kita kembali mengandalkan Tuhan dan bukan kekuatan kita sendiri. Di saat inilah kita dikuatkan dengan memperkatakan Firman Tuhan tersebut, sehingga pada kehidupan yang kita jalani kita akan melakukan sesuai dengan apa yang Firman katakan, dan pastinya akan banyak jalan terbuka bagi kita.</p>
<p>2. Sukacita berlimpah dan beroleh kekuatan yang baru ( Yeremia 15:16, Yesaya 40:31b )<br />
Ketika kita masuk ke dalam hadirat Tuhan dengan hati yang mengasihi Tuhan, dan menyatakannya dengan penuh ucapan syukur, berdoa, memuji dan menyembah Tuhan, ada urapan sukacita melimpah di dalam hidup kita. Karena kalau kita mengasihi Dia, kita akan mencintai FirmanNya, dan FirmanNya akan menjadi kegirangan bagi kita.</p>
<p>3. Damai Sejahtera ( Yesaya 48 :18 )<br />
Dunia dengan segala pertimbangannya dapat membuat kita bimbang, ragu dan goyah. Namun di saat kita saat teduh, kita mendengarkan FirmanTuhan yang adalah kebenaran bagi setiap yang percaya. Walau dalam tekanan sekalipun, di saat kita masuk ke dalam hadirat Tuhan, merenungkan FirmanNya, damai sejahtera yang melampaui segala akal itu akan mengalir memenuhi hati kita.</p>
<p>PENUTUP<br />
Ketika kita melakukan saat teduh dengan baik, tekun dan teratur, tentunya tidak akan ada doa kita yang tidak terjawab. Ketika kita bergaul karib dengan Tuhan, maka Yohanes 15:7 akan terjadi di dalam kehidupan kita. Jangan melewati hari tanpa saat teduh, karena lewat itu Tuhan telah sediakan berkat melimpah atas hidup kita. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/09/cool-2-september-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa yang Menyenangkan Tuhan</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/09/apa-yang-menyenangkan-tuhan/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/09/apa-yang-menyenangkan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 06:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Joel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/09/apa-yang-menyenangkan-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[by Joel Osteen Firman Hari Ini Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Elohim. Sebab barangsiapa berpaling kepada Elohim, ia harus percaya bahwa Elohim ada, dan bahwa Elohim memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Ibrani 11 :6 Apakah anda pernah memikirkan apa yang menyenangkan Tuhan? Alkitab mengatakan bahwa Tuhan disenangkan / berkenan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>by Joel Osteen</p>
<p>Firman Hari Ini<br />
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Elohim. Sebab barangsiapa berpaling kepada Elohim, ia harus percaya bahwa Elohim ada, dan bahwa Elohim memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Ibrani 11 :6</p>
<p>Apakah anda pernah memikirkan apa yang menyenangkan Tuhan? Alkitab mengatakan bahwa Tuhan disenangkan / berkenan karena iman kita kepadaNya. Ia disenangkan di saat anda mempercayai kebaikanNya, ketika anda percaya bahwa Ia memberikan upah kepada mereka yang mencari Dia.<br />
<span id="more-286"></span><br />
Tuhan telah melengkapi setiap orang dengan suatu ukuran iman. Ia memberikan kepada kita semua kemampuan untuk menjalani hidup yang menyenangkan Dia. Bagian kita adalah untuk bekerja sama dengan Dia dan mengijinkan iman itu untuk tumbuh di dalam kehidupan kita. Di dalam kitab Roma tertulis bahwa Iman tumbuh karena pendengaran akan Firman Elohim. Dengankata lain, iman dimulai di saat kita mengetahui kehendak Tuhan itu apa lewat FirmanNya. Ketika anda mengetahui bahwa keinginan Tuhanlah agar anda diselamatkan, itu akan memicu iman di dalam hati anda.</p>
<p>Seperti benih di tanah, iman anda dapat tumbuh dan berkembang ke seluruh aspek kehidupan anda. Ketika anda mulai bertekun di dalam pembacaan Firman Tuhan, kita seolah-olah sedang mengairi benih-benih iman tersebut. Ketika anda berjemaat di Gereja yang baik dan bersandarkan kepada Firman Tuhan, itu juga sama seperti anda memberikan gizi dan pupuk bagi benih iman anda untuk tumbuh. Sambil dengan tekun mencari Dia, ijinkanlah iman anda untuk tumbuh dan berkembang di hati anda. Anda akan bangkit lebih tinggi lagi, dan anda akan dikuatkan dan dimampukan untuk menyenangkan hati Tuhan dalam setiap aspek kehidupan anda!</p>
<p>Doa hari ini<br />
Bapa di surga, terima kasih telah menaruhkan imanMu di dalam setiap kami. Aku memilih untuk menjalani hidup yang menyenangkan hatiMu. Bawa aku selalu dekat supaya aku tetap berjalan di dalam jalan-jalanMu. Di dalam nama Yesus, Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/09/apa-yang-menyenangkan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211;  5 Agustus</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-5-agustus/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-5-agustus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 10:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berkenan]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggung Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-5-agustus/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Peringatan Tuhan dalam Firman ini dinyatakan dengan keras kepada kita orang-orang percaya. Keselamatan yang kita terima sebagai anugerah dari Tuhan bukanlah sebuah akhir.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUGAS ORANG PERCAYA<br /></strong>Yehezkiel 3:18-20</p>
<p><img height="225" alt="tugas" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/08/tugas.jpg" width="225" align="left" />Peringatan Tuhan dalam Firman ini dinyatakan dengan keras kepada kita orang-orang percaya. Keselamatan yang kita terima sebagai anugerah dari Tuhan bukanlah sebuah akhir, bersama dengan itu ada suatu tanggung jawab yang Tuhan tuntut atas kita agar kita bersaksi dan melayani. Saat ini kita hidup di masa akhir dari akhir zaman, di mana tidak lama lagi kita akan melihat Tuhan menjemput kita dan setiap orang percaya di awan-awan kemuliaan. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk memahami kehendak Tuhan ini dan melakukan dengan sebaik-baiknya.<span id="more-269"></span></p>
<p>Kepada siapa saja kita harus mempertanggung jawabkan kehidupan kita sebagai orang percaya?</p>
<p>1. Kepada orang yang belum percaya.<br />
a. Orang yang belum percaya Tuhan, telah mendengar tentang Tuhan Yesus namun hatinya masih tertutup. (Yesaya 6:10, Wahyu 3:20)<br />
b. Orang yang belum percaya kepada Tuhan karena belum ada yang memberitakan mengenai Yesus (Roma 10:14)<br />
Kita harus menjangkau siapapun yang belum percaya kepada Yesus. (Yeremia 1:7) Itu adalah tugas yang Tuhan tetapkan bagi kita.</p>
<p>2. Kepada saudara seiman.<br />
a. Kita harus bersekutu dengan saudara seiman di dalam Rumah Tuhan. (Mazmur 122:1)<br />
b. Kita harus bersekutu dengan saudara seiman di mana saja. ( Mazmur 133:1-3)<br />
c. Kita harus menolong sauadara seiman melalui nasehat dan teguran rohani (Yehezkiel 3:20, FIlipi 2:1-3a)<br />
Kita harus juga menjadi berkat bagi saudara seiman, karena dengan demikian seorang ikut membangun yang lain sehingga semua orang memiliki kedewasaan Kristus.</p>
<p>3. Kepada diri kita sendiri<br />
a. Selalu memuji dan meninggikan Tuhan (Mazmur 103:1)<br />
b. Selalu mengucap syukur dan tidak melupakan kebaikan Tuhan (Mazmur 103:2)<br />
c. Selalu mencari wajahNya dan melayaniNya selagi masih diberi kesempatan. (Mazmur 146:2)</p>
<p>PENUTUP<br />
Pergunakanlah waktu yang sisa ini bukan untuk keinginan kita sendiri, namun untuk keinginan / kehendak Tuhan (1 Petrus 4:2), sehingga Tuhan berkenan atas kehidupan kita karena kita melakukan kehendakNya di jaman ini. (Kisah Para Rasul 13:36) Amin !!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-5-agustus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; 1 Agustus 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-1-agustus-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-1-agustus-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 10:37:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Harta]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-1-agustus-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dalam Firman di atas dinyatakan bahwa Tuhan sedang mengukur. Apakah yang diukur? Yang diukur adalah setiap orang percaya, mereka yang menyembah Tuhan di dalam Bait Kudus Tuhan</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TUHAN SEDANG MENGUKUR<br />
Wahyu 11:1</p>
<p><img height="168" alt="tali ukur" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/08/tali-ukur.jpg" width="225" align="left" />Dalam Firman di atas dinyatakan bahwa Tuhan sedang mengukur. Apakah yang diukur? Yang diukur adalah setiap orang percaya, mereka yang menyembah Tuhan di dalam Bait Kudus Tuhan. Mengapa Tuhan sedang mengukur orang percaya? Karena Tuhan memiliki satu standar atau parameter hidup yang Ia kehendaki dari anak2Nya. Kalau ukurannya sesuai dengan yang Tuhan inginkan maka perkenanan Tuhan akan turun atas kehidupan seorang percaya.</p>
<p><span id="more-267"></span></p>
<p>Apakah saja yang Tuhan ukurkan dari kehidupan kita?</p>
<p>1. Kekudusan kita (1 Petrus 1:14-16, Yosua 3:5)<br />
Kalau bukan karena Tuhan Yesus yang mengorbankan diriNya di kayu salib, kita tidak pernah bisa menjadi Kudus. Kita butuh untuk menjadi kudus karena Tuhan Elohim kita adalah kudus, dan kalau kita tidak kudus kita tidak akan bisa menjadi satu dengan Dia. Dalam Yosua dikatakan dengan jelas bahwa bangsa Israel harus menguduskan dirinya terlebih dahulu sebelum Tuhan melakukan pekerjaan ajaib di tengah bangsa Israel.</p>
<p>2. Hati kita ( Amsal 4:23 )<br />
Dari hati kita terpancar kehidupan. Oleh karena itu kita harus menjaganya. Karena dari hati kita juga bisa keluar hal-hal yang dapat menajiskan kita. ( Matius 15:18-19 ) Kalau sampai hati kita menjadi kotor dan gelap, maka itu akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita yang lain.</p>
<p>3. Waktu kita ( Efesus 5:15-17 dan Matius 7:21-23 )<br />
Apakah waktu yang kita pergunakan kita pergunakan untuk melakukan kehendak Tuhan atau kehendak diri kita sendiri? Ini menjadi penting karena hari-hari ini kejahatan dan kebaikan berlomba-lomba untuk bekerja. Tuhan menghendaki kita untuk menghabiskan waktu kita untuk mengenal Dia dan kehendakNya. Karena itulah yang terpenting.</p>
<p>4. Harta kita ( Matius 6:19-21 )<br />
Apakah kita menggunakan harta kita hanya untuk sekedar memuaskan keinginan kita, atau untuk mengumpulkan harta di surga? Investasi kita yang terbaik adalah di saat kita menggunakan harta kita untuk menolong sesama, untuk memberkati sesama dan juga untuk pekerjaan Tuhan. Dengan melakukan itu maka kita mengumpulkan harta kita di sorga.</p>
<p>PENUTUP<br />
Ingatlah kita ini adalah bait Allah dan Roh Allah ada di dalam kita. Tuhan ingin kehidupan kita, menjadi saksiNya yang hidup demi kemuliaan nama Tuhan Yesus. 1 Kor 5:19-20</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/08/c-o-o-l-1-agustus-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL 22 Juli 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 10:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>"Berdoa adalah nafas kehidupan kekristenan". Demikianlah pernyataan banyak hamba Tuhan. Banyak orang memiliki pengertian berbeda-beda mengenai doa. Kitapun semua pasti mengerti apa itu berdoa.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>B E R D O A</strong><br />
Matius 26:36-46</p>
<p><img height="146" alt="doa" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/07/doa.jpg" width="225" align="left" />&#8220;Berdoa adalah nafas kehidupan kekristenan&#8221;. Demikianlah pernyataan banyak hamba Tuhan. Banyak orang memiliki pengertian berbeda-beda mengenai doa. Kitapun semua pasti mengerti apa itu berdoa. Hari ini kita akan belajar bersama dari apa yang Yesus lakukan menjelang Ia disalibkan.</p>
<p><span id="more-250"></span></p>
<p>Kalau bisa dikatakan, saat di taman Getsemani itu adalah saat-saat kritis bagi Tuhan Yesus. Dia merasakan kesedihan dan kegentaran (ayat 37). Bahkan di dalam bahasa aslinya dikatakan bahwa saat itu Tuhan Yesus sangat tertekan dan depresi. Saking depresinya dalam ayat 38 dikatakan seperti mau mati rasanya.</p>
<p>Apa yang Tuhan Yesus lakukan di saat yang tidak menentu seperti itu? Tuhan memberikan teladannya bagi kita, Ia berdoa!</p>
<p>Sebagai orang percaya, kenapa kita harus berdoa? Semua orang percaya bisa berdoa, tapi tidak semua orang berdoa dengan percaya! Dalam Yakobus 5:16b dikatakan bahwa ada kuasa di dalam doa orang benar atau orang percaya. Di saat kita tertekan dan depresi, kita membutuhkan Kuasa untuk menempatkan kembali posisi kita di tempat yang tepat.</p>
<p>Seperti apakah berdoa yang Tuhan mau?</p>
<p>1. Berdoa dengan tekun.<br />
Di dalam Matius 26:44 Tuhan Yesus tidak berdoa sekali saja, tetapi sampai tiga kali! Artinya jangan pernah berhenti berdoa, tapi teruslah bertekun di dalam doa. Ada sebuah istilah di dalam bahasa Inggris, yaitu PUSH, artinya Pray Until Something Happen, artinya berdoa terus sampai sesuatu terjadi!</p>
<p>2. Berdoa harus sesuai dengan Firman Tuhan ( Matius 26:39 )<br />
Artinya, doa bukanlah sesuatu yang kita lakukan agar keinginan kita tercapai, tetapi agar kehendak Tuhanlah yang dinyatakan. Itulah mengapa banyak doa orang Kristen tidak terjawab karena mereka salah berdoa. Berdoa haruslah selaras dengan apa yang menjadi keinginan Tuhan / Firman Tuhan. Dengan jelas di dalam 1 Yohanes 5:14 dikatakan bahwa Tuhan akan mengabulkan doa kita kalau apa yang kita minta itu sesuai dengan kehendakNya.</p>
<p>3. Berdoa di dalam kewaspadaan (Matius 26:41 )<br />
Berdoa juga berbicara mengenai peperangan, oleh karena itu kita harus senantiasa berdoa di dalam kewaspadaaan agar kita tidak jatuh di dalam pencobaan. Doa adalah seperti saat &#8211; saat kita berada di dalam menara, kita berada di dalam posisi mengintai, namun kita juga berada di dalam posisi yang terlihat oleh musuh.</p>
<p>PENUTUP<br />
Di saat Tuhan Yesus selesai berdoa di taman Getsemani, ia berubah. Ia tidak lagi tertekan, takut dan depresi, sebaliknya ia menjadi tangguh dan berani. Ia menjadi siap untuk menghadapi apapun yang harus Dia hadapi saat itu. Ia tidak lari dari masalah. Oleh karena itu, doa haruslah menjadi gaya hidup kita, dan tentunya bukan hanya di saat-saat kita tertekan atau ada masalah. Karena pada hakekatnya, doa menunjukan bagaimana keintiman kita dengan Tuhan. Doa tidak hanya berbicara mengenai permintaan atau permohonan kita, tetapi doa menjadi saat-saat berharga bagi kita untuk bertemu dan intim dengan Tuhan. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

