<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; Doa</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/tag/doa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 10:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Sudahkah Kita Peduli ?</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 00:58:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/</guid>
		<description><![CDATA[Matius 8:5-13 &#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; (Matius 8:6) Perwira yang datang kepada Yesus memohon kesembuhan bagi anak buahnya karena ia kasihan melihat anak buahnya menderita karena lumpuh. Walau tidak diungkapkan lebih jauh, saya percaya sebelum perwira ini datang kepada Yesus, ia sudah melakukan semua yang bisa ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Matius 8:5-13</p>
<p>&#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; (Matius 8:6)<em></p>
<p>Perwira yang datang kepada Yesus memohon kesembuhan bagi anak buahnya karena ia kasihan melihat anak buahnya menderita karena lumpuh. Walau tidak diungkapkan lebih jauh, saya percaya sebelum perwira ini datang kepada Yesus, ia sudah melakukan semua yang bisa ia lakukan untuk menyembuhkan anak buahnya.<br />
<span id="more-696"></span><br />
Perwira ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita, padahal sebagai seorang perwira ia bukanlah seorang Yahudi, ia tidak mengenal Elohim Israel, namun tentunya Ia mendengar apa yang Yesus lakukan dan percaya bahwa Yesus memiliki Kuasa dan Otoritas ilahi. Dan yang luar biasa adalah ia sangat mempedulikan penderitaan anak buahnya.</p>
<p>Bagaimanakah perhatian kita kepada mereka-mereka yang kita pimpin? Apakah kita mengerti hidup yang mereka hadapi? Apakah kita tahu pergumulan apa yang saat ini mereka sedang geluti? Apakah kita tidak mau tahu? Apakah kita hanya menuntut agar mereka bekerja dengan baik, memberikan yang terbaik bagi pekerjaannya, namun tidak peduli dengan persoalan mereka.</p>
<p>Anak buah atau orang-orang yang kita pimpin adalah lingkungan terdekat dan termudah bagi kita untuk kita Injili. Dan cara menginjil yang paling mudah adalah dengan menjadi saksi Kristus, dengan menjadi teladan.</p>
<p>Marilah kita mulai peduli dengan mereka2 yang kita pimpin. Mungkin tidak banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menyelesaikan masalah hidup mereka, namun bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan bagi Tuhan tidak ada yang susah. Doakan mereka dan Mujizat Tuhan pasti terjadi.<br />
Amin</p>
<p>www.todayswisdoms.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syarat Atas Jawaban Doa</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2011 01:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Pengampunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/</guid>
		<description><![CDATA[Markus 11:20-25 Tuhan Yesus mengatakan ada dua syarat bagi sebuah Doa untuk dijawab : 1. Percayalah kalau jawaban doa itu akan dan sudah diberikan kepadamu. Ini nampaknya sepele, tapi mari kita renungkan dalam hidup kita. Bagaimana sikap hati kita di saat kita berdoa, apakah kita memiliki keyakinan yang penuh bahwa Tuhan akan menjawab doa itu? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Markus 11:20-25</p>
<p>Tuhan Yesus mengatakan ada dua syarat bagi sebuah Doa untuk dijawab :</p>
<p>1. Percayalah kalau jawaban doa itu akan dan sudah diberikan kepadamu.<br />
Ini nampaknya sepele, tapi mari kita renungkan dalam hidup kita. Bagaimana sikap hati kita di saat kita berdoa, apakah kita memiliki keyakinan yang penuh bahwa Tuhan akan menjawab doa itu? Atau mungkin doa kita hanyalah menjadi sebuah rutinitas di mana kita juga mulai kehilangan keyakinan kita karena setelah sekian lama kita berdoa namun belum terjawab? <span id="more-681"></span><br />
Firman Tuhan berkata kalau Iman kita harus tercermin atau terlihat dari tindakan kita. Apakah kita sudah bertindak atau bersikap sesuai dengan iman kita? Seringkali keyakinan kita tidak sepenuhnya percaya kepada Tuhan, kita berdoa dan ketika doa itu tidak dijawab Tuhan kita menyalahkanNya. </p>
<p>2. Ampunilah terlebih dahulu orang yang (kita anggap) memiliki kesalahan kepada kita.</p>
<p>Seringkali penghalang yang terbesar atas jawaban2 doa kita adalah karena kita memiliki kekecewaan kepada orang lain. Dalam bahasa Inggris dikatakan &#8220;if you have anything against anyone, forgive him, and let it drop (let it go, leave it) &#8230;&#8221; Artinya kita harus lepaskan segala keberatan dan kekecewaan kita kepada orang lain. Di sinilah seringkali kita gagal, karena banyak orang secara tidak sadar lebih mementingkan emosi jiwanya dibandingkan jawaban doa yang dinanti-nantikannya. Lepaskanlah pengampunan, buang segala kekecewaan dan keberatan kita atas orang lain, dan bergeraklah maju!</p>
<p>Tuhan rindu untuk menjawab doa setiap anak-anakNya,  namun jawaban doa itu sendiri tidak akan Ia berikan kalau kita memiliki sikap hati yang salah. Biarlah Firman ini mengingatkan kita kembali, sehingga kita mendapatkan jawaban atas doa-doa kita.<br />
Amin! </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 2 NOVEMBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 11:31:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertolongan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pernahkah kita berada di dalam keadaan yang sangat genting, kita berdoa meminta pertolongan Tuhan namun Tuhan tidak menolong? Atau kita melihat bagaimana Tuhan berkarya di dalam kehidupan orang lain, namun doa kita tidak kunjung dijawab?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="godhelp" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/11/godhelp.jpg" width="225" height="213" />PERTOLONGAN TUHAN</strong><br />
Yesaya 55:8-9</p>
<p>
Pernahkah kita berada di dalam keadaan yang sangat genting, kita berdoa meminta pertolongan Tuhan namun Tuhan tidak menolong? Atau kita melihat bagaimana Tuhan berkarya di dalam kehidupan orang lain, namun doa kita tidak kunjung dijawab? Apakah Tuhan memilih-milih? Apakah Ia memandang setiap orang secara berbeda?</p>
<p><span id="more-667"></span><br />
Sesungguhnya Tuhan selalu mendengar seruan kita kepadaNya, Ia adalah Tuhan yang Maha Tahu, namun seringkali cara Tuhan menolong kita berbeda dengan persepsi yang kita harapkan, sehingga di saat Tuhan datang menolong kita tidak melihatnya dan menganggap Tuhan  tidak menolong kita.</p>
<p>
Oleh karena itu kita harus mengenali cara-cara Tuhan dalam menolong kita.</p>
<p>
1. Mujizat ( Daniel 3:1-6 dan 8-27) serta Kisah 12:1-12<br />
Sadrakh, Mesakh dan Abednego ditolong Tuhan melalui Mujizat. Namun yang kita harus ingat bahwa mujizat adalah murni otoritas Tuhan. Kita tidak dapat memaksakan Tuhan untuk melakukan mujizat, namun yang dapat kita lakukan adalah mempercayai Tuhan bahwa Ia akan lakukan yang terbaik.</p>
<p>
2. Kesempatan (Kejadian 19:15-22 dan Kisah 9:23-25)<br />
Terkadang Tuhan menolong kita melalui kesempatan yang Ia berikan, melalui pintu-pintu yang Ia bukakan. Lot selamat karena Tuhan memberikan kesempatan itu bagi dia dan dia mengambil kesempatan itu. Demikian juga dengan Paulus. Oleh karena itu kita harus peka dalam membaca situasi yang terjadi dan memohon hikmat Tuhan agar setiap kesempatan yang Ia bukakan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya.</p>
<p>
3. Sarana Yang Tuhan Sediakan (Kejadian 6:13-14 dan 17-18)<br />
Nuh berada di dalam bahtera karena Tuhan memilihnya dan memberikan sarana itu bagi Nuh. Sarana dapat juga berupa pekerjaan, kemampuan, skill atau talenta yang Tuhan berikan. Jadi Tuhan pun dapat menolong kita melalui apa yang sebetulnya sudah Ia berikan kepada kita sejak dari awal.</p>
<p>
4. Kekuatan Supranatural (Kisah 7:54-60)<br />
Tidak mustahil pula jalan pertolongan Tuhan bukanlah seperti yang kita pikirkan, namun tetap Tuhan tetap menyatakan kemuliaanNya. Sama halnya seperti mujizat, kekuatan Supranatural adalah sepenuhnya otoritas Tuhan. Kita tidak dapat memaksakan untuk dapat memiliki kekuatan Supranatural tersebut. Namun seperti Stefanus,kalau focus kita adalah kepada Tuhan, bukan kepada diri kita sendiri, maka Tuhan memberikan kekuatan tersebut agar kematian Stefanus menjadi kesaksian bagi kemuliaan nama Tuhan.</p>
<p>
<strong>PENUTUP</strong><br />
Pandanglah pertolongan Tuhan dengan pola piker Tuhan dan bukan dengan keinginan kita sendiri. Di saat kita lebih focus kepada Tuhan, maka tidak mustahil Tuhan menyatakan mujizat dan tanda-tanda Ajaib, namun kalaupun pertolongan Tuhan tidak melalui hal tersebut, jalanNya tetap adalah yang terbaik bagi kita. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memorial Giving</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 17:10:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Persembahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Para Rasul pasal ke sepuluh memiliki peranan penting dalam pemberitaan Injil, karena di sinilah diungkapkan bagaimana Tuhan juga menyelamatkan mereka yang percaya kepadaNya walaupun berasal dari orang kafir (bukan Yahudi). Dan orang bukan Yahudi pertama yang berkesempatan untuk menerima keselamatan itu adalah Cornelius.</]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="300" alt="tugu" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/09/tugu.jpg" width="225" align="left" /><strong>Memorial Giving</strong></p>
<p><em>…Thy prayers and thine alms are come up for a memorial before God.</em></p>
<p><em>Kisah 10: 4b</em></p>
<p>Kisah Para Rasul pasal ke sepuluh memiliki peranan penting dalam pemberitaan Injil, karena di sinilah diungkapkan bagaimana Tuhan juga menyelamatkan mereka yang percaya kepadaNya walaupun berasal dari orang kafir (bukan Yahudi). Dan orang bukan Yahudi pertama yang berkesempatan untuk menerima keselamatan itu adalah Cornelius.</p>
<p><span id="more-542"></span></p>
<p>Cornelius adalah orang yang saleh.  Sebagai orang bukan Yahudi, ia tahu bahwa seringkali ilah yang disembah bangsa-bangsa adalah ilah yang hanya meminta korban dan tidak memberi. Namun ia melihat Elohim orang Yahudi berbeda, sehingga ia berdoa dan banyak memberi sedekah. Yang luar biasa adalah setiap doa dan sedekah itu diingat Tuhan, dalam Alkitab versi King James dikatakan bahwa doa dan persembahan itu telah menjadi sebuah memorial di hadapan Tuhan … seperti sebuah monumen di hadirat Tuhan yang berdiri dan menjadi pengingat Tuhan.</p>
<p>Kita mengenal bahwa kemungkinan jawaban Tuhan atas doa kita adalah Ya atau tidak. Dan kalau Ya, kemungkinan pertama adalah pada saat itu, atau kita harus menunggu sampai tiba waktuNya. Sesungguhnya keinginan Tuhanlah untuk menjawab doa kita, mari kita lihat dalam Yoh 14:13 :</p>
<p>dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.</p>
<p> Lalu dalam Yoh 16:24 :</p>
<p>Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.</p>
<p>Jadi Tuhan pasti menjawab doa kita, namun Persembahan dan doa Cornelius menggerakan Tuhan. Karena doa dan persembahan itu seperti tugu peringatan (Memorial) yang berdiri di dalam hadirat Tuhan.</p>
<p>Kita juga dapat melihat perkara yang sama di dalam kisah Hana dan Elkana di dalam 1 Samuel 1:8-20. Di saat Hana berdoa dan berjanji untuk memberikan persembahan kepada Tuhan, yaitu anak pertama yang sangat dinantikannya itu, maka dalam ayat 19 tertulis bahwa Tuhan mengingat doa Hana. Tuhan yang kita sembah bukanlah Elohim yang pelupa (Yesaya 49:15-16), tapi Ia meminta kita untuk berdoa, mengingatkan Dia (Yesaya 43:26).Di saat hanna mencampur doanya dengan persembahan, itu menjadi peringatan / tugu bagi Tuhan.</p>
<p>Lalu di dalam kisah Janda di Sarfat  dari 1 Raja 17:8 Elia diperintah Tuhan utk pergi ke Sarfat. Di Sarfat, ketika Elia bertemu dengan janda itu, yang pertama ia minta dari Janda itu adalah air dan janda itu pun memberikannya. Tetapi di saat Elia meminta roti, janda itu mengeluh bahwa ia tidak memiliki lagi roti selain dari apa yang ia akan makan bersama anaknya saat itu. Lalu Elia menjawab dalam ayat ke 17 :</p>
<p>Tetapi Elia berkata kepadanya: &#8220;Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.</p>
<p>Janda itu harus memberi dahulu, baru ia mendapatkan jawaban atas kebutuhannya, karena doa dan pemberian / persembahan akan menjadi sebuah tugu peringatan / memorial di dalam hadirat Elohim, sehingga Elohim mengingat doa kita.</p>
<p>Lalu pemberian seperti apakah yang sungguh-sungguh menyenangkan hati Tuhan. Dalam kisah Janda di Sarfat, janda tersebut memberikan semua yang ia miliki. Namun akhirnya ia menuai luar biasa. Oleh karena itu persembahan yang harus kita berikan adalah persembahan yang sungguh-sungguh, yaitu yang berupa pengorbanan bagi kita. Kalau kita memberi dari kelebihan kita, maka itu tidak berkorban, namun kalau kita memberikan dari apa yang paling berharga bagi kita ke Tuhan maka itulah yang akan menyenangkan hati Tuhan. Tepat seperti  yang ditulis oleh pemazmur dalam mazmur 126:5 :</p>
<p>Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.</p>
<p>Kita hanya dapat menuai dengan sorak sorai di saat kita menabur dengan air mata.  Dalam Mar 14:3-8 seorang perempuan memecahkan buli-buli minyak narwastu yang sangat mahal bagi Yesus, dan itu menyenangkan hati Tuhan. Pada saat itu, harga sebuli-buli minyak Narwastu sangatlah mahal, sama dengan jumlah penghasilan seseorang dalam setahun. Wanita di Israel biasanya mempersiapkan masa mudanya menabung untuk membeli minyak ini yang akan digunakan dalam acara pernikahannya. Namun perempuan ini menghabiskan semua untuk mengurapi kepala Yesus! Kuncinya ada pada ayat 8 : ia melakukan yang terbaik yang dapat ia lakukan bagi Tuhan!!</p>
<p>Dalam Markus 12:41-44 Yesus mengungkapkan bagaimana persembahan janda miskin itu adalah persembahan  yang melebihi persembahan lainnya, karena janda itu memberikan segala yang ia miliki. Jenis persembahan inilah yang menyenangkan hati Tuhan.</p>
<p>Prinsip untuk menggabungkan antara doa dan persembahan adalah sebuah prinsip dasar. Itu juga yang Tuhan lakukan. Sejak kejatuhan manusia kedalam dosa, hasrat Tuhan adalah untuk dekat dengan manusia, dan untuk tujuan itu, Ia memberikan persembahan yang sangat berharga, yaitu anakNya sendiri di kayu salib agar manusia dan Elohim bisa bersatu kembali.</p>
<p>Oleh karena itu, ingatlah prinsip ini di saat kita memiliki doa dan kebutuhan. Tuhan akan mengingat doa – doa kita jika kita ikut memberikan persembahan yang berharga di mata Tuhan, dan doa serta persembahan itu akan menjadi tugu peringatan bagi Tuhan di dalam hadiratNya, sampai Tuhan menyatakan jawaban doanya kepada kita.</p>
<p>Amin!</p>
<p>Disarikan dari kotbah Pst. Kong Hee di GBI Sukawarna Bandung.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><a href="http://www.todayswisdoms.com">www.todayswisdoms.com</a> &#8211; get your wisdom here!</p>
<p>dukung todayswisdoms.com dalam CIBfest dengan memberikan vote di <a title="Vote Todayswisdoms" href="http://jawaban.com/news/cibfest/form_vote.php?blog_id=696" target="_blank">sini</a></p>
<p>
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa yang Membawa Hasil</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/12/doa-yang-membawa-hasil/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/12/doa-yang-membawa-hasil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 16:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/12/doa-yang-membawa-hasil/</guid>
		<description><![CDATA[Ap. Indri Gautama Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. - Lukas 18:1 Doa adalah hal yang mutlak untuk kehidupan kekristenan yang berhasil. Kuasa Allah dilepaskan ketika kita berdoa: kuasa untuk mengikat dan melepaskan, untuk melarang dan mengizinkan. Karena itu, tanggung jawab terbesar bagi orang percaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/12/menyembah.jpg" alt="menyembah" width="225" height="149" align="left" />Ap. Indri Gautama</p>
<p><em>Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.</p>
<p>- Lukas 18:1</em><br />
Doa adalah hal yang mutlak untuk kehidupan kekristenan yang berhasil. Kuasa Allah dilepaskan ketika kita berdoa: kuasa untuk mengikat dan melepaskan, untuk melarang dan mengizinkan. Karena itu, tanggung jawab terbesar bagi orang percaya adalah berdoa dengan tidak jemu-jemu.</p>
<p>Ketika Yesus turun ke neraka, Dia merebut kembali kuasa dan otoritas yang telah dicuri oleh Iblis dan memberikannya kepada kita. Kita adalah mitra Tuhan di muka bumi. Jika kita gagal berdoa, kita sama dengan mengikat tangan Tuhan dan membatasi Dia. Semakin kita berjalan dengan Tuhan, pengenalan kita akan Tuhan harus semakin bertambah. Demikian pula dengan pengertian kita mengenai doa dan kehidupan doa kita; sehingga kita bisa bertumbuh dari iman ke iman, dari kemuliaan ke kemuliaan, dan melihat kemenangan demi kemenangan terjadi dalam kehidupan kita.<br />
<span id="more-329"></span><br />
Tujuh peraturan dasar untuk doa yang didengar dan dijawab Tuhan, yaitu:</p>
<p>1) Minta kepada Allah Bapa sorgawi di dalam nama Yesus (Yohanes 16:23-24).</p>
<p>Yesus berkata bahwa apapun yang kita minta kepada Allah Bapa di dalam nama Tuhan Yesus, akan diberikan-Nya kepada kita. Kita meminta di dalam nama Yesus karena di dalam nama Yesus ada otoritas, yaitu hak untuk memakai kuasa.</p>
<p>2) Percaya bahwa Anda sudah menerima apa yang Anda minta dan doakan (Markus 11:24)</p>
<p>Saat kita meminta, kita percaya bahwa doa kita didengar dan dijawab Tuhan (Markus 11:24). Mengapa? Karena kita meminta sesuai firman Tuhan, yang adalah ya dan amin. Tuhan selalu menggenapi janji-Nya. Jadi ketika kita meminta berdasarkan firman Tuhan, kita percaya bahwa apa yang kita minta sudah kita terima, maka kita akan menerima apa yang kita percayai.</p>
<p>3) Lepaskan pengampunan sebelum Anda berdoa (Markus 11:25-26).</p>
<p>Hati yang penuh kebencian, kemarahan, kekecewaan, kepahitan, dendam membuat kita tidak bisa berdoa secara efektif dan tidak bisa mengekspresikan pujian penyembahan kepada Tuhan dengan sepenuh hati. Karena itu, bersihkan diri dari emosi-emosi tersebut dan ampuni sesama Anda agar Tuhan juga mengampuni kita.</p>
<p>4) Andalkan Roh Kudus dalam kehidupan doa kita (Roma 8:26).</p>
<p>Kita menghemat banyak waktu, energi dan pikiran jika kita mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam kehidupan doa kita. Berdoa tidak bisa hanya mengandalkan pikiran dan intelek Anda.</p>
<p>5) Membangun diri dalam iman yang paling suci dan berdoa di dalam Roh Kudus (Yudas 1:20)</p>
<p>Bahasa roh memampukan kita berdoa dengan intens di atas kemampuan alamiah kita. Saat kita berbahasa roh, kita masuk ke alam supranatural Tuhan.</p>
<p>6) Berdoa syafaat (Roma 8:27).</p>
<p>Doa syafaat ( intercession) adalah level doa yang paling tinggi. Inti dari doa syafaat adalah berdoa bagi orang lain. Berdoalah mengikuti tuntunan Roh Kudus ( unction) kapanpun Roh Kudus menggerakkan kita untuk berdoa.</p>
<p>7) Memupuk hubungan yang baik dengan sesama dan antara suami isteri, secara alkitabiah (1 Petrus 3:1-8).</p>
<p>Doa menjadi tidak efektif ketika hubungan suami istri buruk. Rasul Petrus menggambarkan bagaimana seharusnya sikap suami terhadap istri dan sebaliknya. Para suami hendaknya memperlakukan istri dengan bijaksana dan penuh pertimbangan (consideration), menghormati istri sebagai pihak yang lebih lemah secara fisik, bukan secara mental dan rohani. Istri adalah mitra suami yang sejajar, penolong suami yang sepadan. Karena suami dan istri adalah pewaris bersama di dalam Kristus yang memperoleh kasih karunia yang sama.</p>
<p>Hubungan adalah segalanya. Oleh sebab itu kita harus memperlakukan satu sama lain dengan berbelas kasihan, sopan, lemah lembut dan dengan rendah hati.</p>
<p>Dalam kasih-Nya,</p>
<p>Maria Magdalena Ministries</p>
<p><a href="http://www.mmmindo.org">www.mmmindo.org</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/12/doa-yang-membawa-hasil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dukung Doa untuk Jacqlien Celosse</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/11/dukung-doa-untuk-jacqlien-celosse/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/11/dukung-doa-untuk-jacqlien-celosse/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 05:25:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Jacqlien]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/11/dukung-doa-untuk-jacqlien-celosse/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah artikel dari sini mengagetkan saya. Kaget karena ngga pernah nyangka kalau dia sedang sakit parah. Kaget karena dia adalah salah satu artis rohani yang gue kagumi. Buat saudara-saudara seiman yang tergerak hatinya untuk membantu sis Jacqlien, silahkan salurkan melalui nomor rekening ini. JACQLIEN CELOSSE Rek. BCA: 288.134.405.1 God Bless.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="228" alt="Jacqlien Celosse" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/11/jacqlien-celosse.jpg" width="225" align="left" />Sebuah artikel dari <a href="http://julitamanik.blogspot.com/2008/10/i-lend-you-my-shoulder-charity-night.html" target="_blank">sini</a> mengagetkan saya. Kaget karena ngga pernah nyangka kalau dia sedang sakit parah. Kaget karena dia adalah salah satu artis rohani yang gue kagumi.</p>
<p>Buat saudara-saudara seiman yang tergerak hatinya untuk membantu sis Jacqlien, silahkan salurkan melalui nomor rekening ini.</p>
<p>JACQLIEN CELOSSE<br />
Rek. BCA: 288.134.405.1</p>
<p>God Bless.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/11/dukung-doa-untuk-jacqlien-celosse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL 22 Juli 2008</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 10:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Intim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/</guid>
		<description><![CDATA[<p>"Berdoa adalah nafas kehidupan kekristenan". Demikianlah pernyataan banyak hamba Tuhan. Banyak orang memiliki pengertian berbeda-beda mengenai doa. Kitapun semua pasti mengerti apa itu berdoa.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>B E R D O A</strong><br />
Matius 26:36-46</p>
<p><img height="146" alt="doa" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2008/07/doa.jpg" width="225" align="left" />&#8220;Berdoa adalah nafas kehidupan kekristenan&#8221;. Demikianlah pernyataan banyak hamba Tuhan. Banyak orang memiliki pengertian berbeda-beda mengenai doa. Kitapun semua pasti mengerti apa itu berdoa. Hari ini kita akan belajar bersama dari apa yang Yesus lakukan menjelang Ia disalibkan.</p>
<p><span id="more-250"></span></p>
<p>Kalau bisa dikatakan, saat di taman Getsemani itu adalah saat-saat kritis bagi Tuhan Yesus. Dia merasakan kesedihan dan kegentaran (ayat 37). Bahkan di dalam bahasa aslinya dikatakan bahwa saat itu Tuhan Yesus sangat tertekan dan depresi. Saking depresinya dalam ayat 38 dikatakan seperti mau mati rasanya.</p>
<p>Apa yang Tuhan Yesus lakukan di saat yang tidak menentu seperti itu? Tuhan memberikan teladannya bagi kita, Ia berdoa!</p>
<p>Sebagai orang percaya, kenapa kita harus berdoa? Semua orang percaya bisa berdoa, tapi tidak semua orang berdoa dengan percaya! Dalam Yakobus 5:16b dikatakan bahwa ada kuasa di dalam doa orang benar atau orang percaya. Di saat kita tertekan dan depresi, kita membutuhkan Kuasa untuk menempatkan kembali posisi kita di tempat yang tepat.</p>
<p>Seperti apakah berdoa yang Tuhan mau?</p>
<p>1. Berdoa dengan tekun.<br />
Di dalam Matius 26:44 Tuhan Yesus tidak berdoa sekali saja, tetapi sampai tiga kali! Artinya jangan pernah berhenti berdoa, tapi teruslah bertekun di dalam doa. Ada sebuah istilah di dalam bahasa Inggris, yaitu PUSH, artinya Pray Until Something Happen, artinya berdoa terus sampai sesuatu terjadi!</p>
<p>2. Berdoa harus sesuai dengan Firman Tuhan ( Matius 26:39 )<br />
Artinya, doa bukanlah sesuatu yang kita lakukan agar keinginan kita tercapai, tetapi agar kehendak Tuhanlah yang dinyatakan. Itulah mengapa banyak doa orang Kristen tidak terjawab karena mereka salah berdoa. Berdoa haruslah selaras dengan apa yang menjadi keinginan Tuhan / Firman Tuhan. Dengan jelas di dalam 1 Yohanes 5:14 dikatakan bahwa Tuhan akan mengabulkan doa kita kalau apa yang kita minta itu sesuai dengan kehendakNya.</p>
<p>3. Berdoa di dalam kewaspadaan (Matius 26:41 )<br />
Berdoa juga berbicara mengenai peperangan, oleh karena itu kita harus senantiasa berdoa di dalam kewaspadaaan agar kita tidak jatuh di dalam pencobaan. Doa adalah seperti saat &#8211; saat kita berada di dalam menara, kita berada di dalam posisi mengintai, namun kita juga berada di dalam posisi yang terlihat oleh musuh.</p>
<p>PENUTUP<br />
Di saat Tuhan Yesus selesai berdoa di taman Getsemani, ia berubah. Ia tidak lagi tertekan, takut dan depresi, sebaliknya ia menjadi tangguh dan berani. Ia menjadi siap untuk menghadapi apapun yang harus Dia hadapi saat itu. Ia tidak lari dari masalah. Oleh karena itu, doa haruslah menjadi gaya hidup kita, dan tentunya bukan hanya di saat-saat kita tertekan atau ada masalah. Karena pada hakekatnya, doa menunjukan bagaimana keintiman kita dengan Tuhan. Doa tidak hanya berbicara mengenai permintaan atau permohonan kita, tetapi doa menjadi saat-saat berharga bagi kita untuk bertemu dan intim dengan Tuhan. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2008/07/cool-22-juli-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

