<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2010 13:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 20 JULY 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/07/c-o-o-l-selasa-20-july-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/07/c-o-o-l-selasa-20-july-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 16:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[Berkat]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[Karunia]]></category>
		<category><![CDATA[kelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[Menabur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/07/c-o-o-l-selasa-20-july-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah yang tidak ingin mengalami kelimpahan di dalam segala hal yang baik? Pelipatgandaan dan pertambahan yang luar biasa? Pelajari 4 prinsip menuju kelimpahan dan pelipatgandaan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>4 PRINSIP MENGALAMI PELIPATGANDAAN<br /></strong>Yohanes 10:10b</p>
<p>Siapakah yang tidak ingin mengalami kelimpahan di dalam segala hal yang baik? Pelipatgandaan dan pertambahan yang luar biasa? Tentunya semua orang ingin mengalaminya, dan luar biasanya adalah itupun merupakan kerinduan Tuhan bagi umatNya. Namun hal itu tidak akan terjadi dengan sendirinya. Ada prinsip-prinsip yang harus kita lakukan agar kita mengalami pelipatgandaan.</p>
<p><span id="more-614"></span></p>
<p>1. Prioritas yang benar (Matius 6:33)<br />
- Kita harus mendahulukan Tuhan, dan mendahulukan untuk melakukan apa yang menyenangkanNya. Itulah yang dimaksud dengan mencari Kerajaan Elohim dan seluruh kebenarannya.</p>
<p>2. Kapasitas yang dilipatgandakan (2 Raja-raja 4:3)<br />
- Kapasitas berbicara mengenai kemampuan, skill dan karakter. Agar kita mengalami pelipagandaan, kita harus mau untuk mengembangkan talenta, kemampuan dan karakter kita, sehingga kita siap untuk menerima pelipatgandaan. Tuhan senantiasa memberikan kepada kita sesuai dengan kemampuan kita, kalau kita meningkatkan kemampuan kita maka Ia juga akan meningkatkan berkat yang akan Ia berikan kepada kita.<br />
- Sebanyak apa bejana yang kita siapkan, maka sebanyak itu juga minyak akan mengalir untuk membangkitan dan melipatgandakannya</p>
<p>3. Motivasi yang benar ( Wahyu 3:8 dan Mazmur 24:4)<br />
- Ujilah diri kita, apakah motivasi kita untuk mencapai kelimpahan dan pelipatgandaan? Kalau motivasi kita adalah hanya untuk kenikmatan duniawi, ketamakan, kekayaan, obsesi dan ketakutan akan masa depan, maka motivasi kita tidaklah murni di hadapan Tuhan. <br />
- Pastikanlah kita memiliki hati dan motivasi yang murni, berlandaskan kepada ketaatan dan kerinduan untuk mengenal pribadi Tuhan dan kuasaNya lebih lagi. (2 Timotius 2:22)</p>
<p>4. Jangan lupakan Prinsip menabur ( 2 Korintus 9:6 )<br />
- Bila kita tidak menabur maka kita tidak akan pernah menuai, ini adalah prinsip dasar yang kita harus pahami dan lakukan. ( Mazmur 126:5)<br />
- Bila kita memberi maka kita pun akan diberi. Apa yang menjadi takaran kita akan pula ditakarkan kepada kita. ( Lukas 6:38 )</p>
<p>PENUTUP<br />
Pelipatgandaan bukanlah hanya di dalam faktor ekonomi saja, namun di dalam segala aspek kehidupan. Mari kita lakukan empat prinsip di atas dengan taat, tekun dan konsisten. Percayalah, bahwa segala kelimpahan yang Tuhan janjikan sedang menanti kita di depan. AMIN !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/07/c-o-o-l-selasa-20-july-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 8 JUNI 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 06:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Kekal]]></category>
		<category><![CDATA[Upah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/</guid>
		<description><![CDATA[MAHKOTA BAGI ORANG PERCAYA2 Korintus 5:10
Akan tiba satu hari nanti di mana kita semua baik yang percaya kepada Tuhan Yesus maupun tidak, akan menghadap tahta pengadilan Elohim, di mana kita akan memperoleh apa yang patut kita terima berdasarkan apa yang telah kita perbuat di dalam hidup. Bagi kita orang percaya, kita akan melihat bagaimana Tuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="mahkota" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/06/mahkota.jpg" width="225" height="160" />MAHKOTA BAGI ORANG PERCAYA<br /></strong>2 Korintus 5:10</p>
<p>Akan tiba satu hari nanti di mana kita semua baik yang percaya kepada Tuhan Yesus maupun tidak, akan menghadap tahta pengadilan Elohim, di mana kita akan memperoleh apa yang patut kita terima berdasarkan apa yang telah kita perbuat di dalam hidup. Bagi kita orang percaya, kita akan melihat bagaimana Tuhan memberikan sebuah hadiah atau upah sedangkan bagi mereka yang tidak percaya mereka juga akan mendapatkan upah di dalam kebinasaan yang kekal.</p>
<p>Upah atau hadiah apakah yang akan kita terima? Di dalam Alkitab ada 5 jenis mahkota sebagai hadiah bagi kita yang sudah melakukan tugas sebagai pengikut Kristus yang baik, yaitu :</p>
<p>
1. Mahkota Abadi (1 Korintus 9:24-27)<br />
- Adalah mahkota yang Tuhan sediakan sebagai upah atas &#8216;pertandingan iman&#8217;. Seorang atlit pada jaman itu di saat memenangi pertandingan akan mendapatkan sebuah mahkota yang terbuat dari dedaunan, namun dalam pertandingan iman kita akan memperoleh mahkota yang abadi, yaitu kasih karunia dan anugerah Tuhan.<br />
- Yang dimaksud dengan pertandingan iman ini adalah pergumulan di dalam hidup dimana kita dengan berani menghadapinya bukan karena mengandalkan kekuatan kita, tetapi karena kita memiliki iman yang teguh.<br />
- Untuk dapat menang dalam pertandingan iman ini kita harus melatih diri kita secara penuh agar kita dapat menguasai diri kita dan memiliki tujuan hidup yang jelas.</p>
<p>2. Mahkota Kebenaran ( 2 Timotius 4:5-8)<br />
- Adalah mahkota yang diberikan sebagai upah karena dengan setia menantikan kedatangan Tuhan sambil tetap teguh di dalam pertandingan iman dan tetap memiliki hidup yang kudus. Mereka yang menerimannya adalah yang tetap tekun dan intim dengan Tuhan dan tetap memelihara imannya dengan sungguh-sungguh.</p>
<p>3. Mahkota Kehidupan (Yakobus 1:12-18)<br />
- Adalah mahkota yang diberikan Tuhan sebagai upah atas &#8216;kesetiaan di dalam menghadapi setiap ujian hidup&#8217;. Yang dimaksud dengan setia adalah tetap di dalam iman yang penuh kepada Tuhan, dengan keyakinan bahwa setiap ujian hidup akan membawanya ke dalam tingkatan iman yang semakin tinggi. Mereka yang memperolehnya tidak akan bersungut-sungut di saat menghadapi hari-hari yang berat, namun sebaliknya mereka beryukut karena mengetahui ada sesuatu yang besar yang Tuhan persiapkan di depan. (Wahyu 2:10)</p>
<p>4. Mahkota Kemegahan (1 Tesalonika 2:19-20)<br />
- Adalah mahkota yang disediakan Tuhan sebagai upah &#8216;memenangkan jiwa bagi Yesus&#8217;. Mereka yang akan memperolehnya adalah mereka yang melakukan Amanat Agung, yang mengerti panggilan untuk menyampaikan kabai baik, bersaksi dan menginjil.</p>
<p>5. Mahkota Kemuliaan (1 Petrus 5:1-5)<br />
- Adalah mahkota yang Tuhan sediakan sebagai upah atas &#8216;kesungguhan dalam menggembalakan atau melayani orang lain&#8217;. Mereka yang memperolehnya adalah mereka yang hidup kudus, menjadi teladan bagi jemaat, menggembalakan jemaat dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab.</p>
<p>PENUTUP<br />
Betapa indahnya jika kita dapat mendapatkan semua mahkota itu, karena dengan demikian kita telah menjalani hidup yang berkenan di mata Tuhan. Marilah kita lebih giat dan tekun lagi di dalam setiap aspek kehidupan kekristenan kita. Bersiaplah karena Tuhan Yesus akan segera datang kembali.<br />
 Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 8 JUNI 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 11:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Panggilan]]></category>
		<category><![CDATA[RencanaNya]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Talenta adalah potensi diri, bakat dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang agar seseorang dapat meraih keberhasilan di dalam hidup.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>T A L E N T A<br /></strong>Matius 25:14-30</p>
<p><img alt="bakat" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/06/bakat.jpg" width="225" height="168" />Talenta adalah potensi diri, bakat dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang agar seseorang dapat meraih keberhasilan di dalam hidup. Semua orang baik orang percaya maupun tidak memiliki talenta yang diberikan oleh Tuhan, minimal satu talenta untuk setiap individu.</p>
<p>Menurut kamus Alkitab, talenta adalah suatu ukuran uang yang jumlahnya sangat besar.<span id="more-605"></span> Sebagai gambaran upah pekerja satu hari di Israel pada jaman itu adalah 1 dinar sehari, sedangkan 1 talenta = 6000 dinar. Jadi apabila kerja setahun (+/- 300 hari) maka 1 talenta adalah gaji atau upah selama 20 tahun.</p>
<p>Artinya talenta sangatlah penting dan berharga. Sebuah benih yang Tuhan tanamkan di dalam diri sesuai dengan rancangan yang Tuhan miliki di dalam hidup kita dan harus kita kembangkan. Berdasarkan firman tadi, Tuhan menentang orang yang tidak menggunakan talentanya dengan optimal. Oleh karena itu kita harus menyadari talenta yang Tuhan berikan di dalam kehidupan kita, dan lewat Firman itu kita dapat mendapati bahwa :</p>
<p>
1. Pemberian Talenta adalah soal &#8220;kepercayaan&#8221;<br />
- Tuhan mempercayakan kita semua dengan (minimal satu) talenta. Artinya tanpa melihat kita apa latar belakang kita, Ia memberikan kepada kita sebuah tanggung jawab,  dan juga sebuah pengharapan bahwa kita akan berhasil. Ia melihat kita melebihi segala keterbatasan kita.</p>
<p>2. Tuhan memberikan talenta sesuai &#8220;kesanggupan&#8221; setiap orang<br />
- Tuhan memberikan talenta kepada setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kapasitas orang tersebut. Artinya kita tidak perlu berkecil hati  dan membandingkan talenta yang kita miliki dengan orang lain karena untuk setiap orang Tuhan sediakan berbeda-beda.<br />
- Namun jikalau kita telah teruji dengan baik dapat mengoptimalkan talenta yang ada maka Tuhan akan menambahkan dengan talenta yang lain (Matius 25:28)</p>
<p>3. Tiap orang punya &#8220;pilihan&#8221; atas talenta tersebut<br />
- Sikap kita atas setiap talenta yang telah Tuhan berikan sepenuhnya adalah pilihan kita. Kita dapat mendiamkannya saja atau kita dapat mengembangkannya. Kalau kita mendiamkannya saja maka kita tidak akan pernah mencapai keberhasilan hidup karena kita gagal menjadi seseorang yang sesuai dengan rancanganNya. Sebaliknya jika kita berhasil mengembangkannya maka kita berhasil menjadi apa yang Tuhan rancangkan dan bahkan dapat dipercayakan talenta lain oleh Tuhan.</p>
<p>4. Perlu &#8220;proses&#8221; dalam mengembangkan talenta.<br />
- Untuk mengembangkan talenta diperlukan sebuah proses, sama seperti sebuah benih yang memerlukan waktu untuk tumbuh. Proses inilah yang akan menentukan tipe seperti apakah orang yang dipercayakan talenta itu.<br />
- Ada tiga tipe jenis manusia :<br />
o Tipe Penyerah (Quitter) : Orang yang dengan mudah menyerah jikalau menghadapi masalah atau problema.<br />
o Tipe Berkemah (Camper) : Orang yang jikalau berhasil dan sudah sukses lebih menyukai keadaan mapan dan malas untuk kembali berjuang.<br />
o Tipe Pendaki (Climber) : Orang yang terus akan berjuang walau sudah berhasil. Ia akan terus memandang / focus kepada tujuan dan tidak terpaku kepada permasalahan.<br />
        Tipe yang manakah kita ?</p>
<p>PENUTUP<br />
Marilah kita temukan potensi yang Tuhan beri. Apabila kita mengalami kesulitan untuk mengenali talenta yang Tuhan berikan, berdoalah meminta Tuhan untuk menunjukan, atau kita bisa meminta bantuan orang lain untuk menunjukannya, atau juga kita bisa mencoba mengetahuinya sambil menggali potensi mana yang bisa kita keluarkan. Dengan optimal dalam apa yang telah Tuhan berikan maka kita dapat dipakai Tuhan dengan dasyhat di dalam kehidupan kita.<br />
 Amin</p>
<p><!--more-->
<p><img alt="bakat" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/06/bakat.jpg" width="225" height="168" />Talenta adalah potensi diri, bakat dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang agar seseorang dapat meraih keberhasilan di dalam hidup. Semua orang baik orang percaya maupun tidak memiliki talenta yang diberikan oleh Tuhan, minimal satu talenta untuk setiap individu.</p>
<p>Menurut kamus Alkitab, talenta adalah suatu ukuran uang yang jumlahnya sangat besar. Sebagai gambaran upah pekerja satu hari di Israel pada jaman itu adalah 1 dinar sehari, sedangkan 1 talenta = 6000 dinar. Jadi apabila kerja setahun (+/- 300 hari) maka 1 talenta adalah gaji atau upah selama 20 tahun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/06/c-o-o-l-selasa-8-juni-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 25 MEI 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-25-mei-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-25-mei-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 11:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berharap]]></category>
		<category><![CDATA[Ketekenunan]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sengsara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-25-mei-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Setiap manusia dalam kehidupannya pastilah memiliki pengharapan, baik pengharapan terhadap hal-hal yang sifatnya fisik / jasmaniah ataupun juga terhadap hal-hal batiniah / jiwani. Kepada siapakah kita menaruh pengharapan kita?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="harapan" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/05/harapan.jpg" width="225" height="152" />PENGHARAPAN DALAM KRISTUS<br />
1 Timotius 4:10</p>
<p>Setiap manusia dalam kehidupannya pastilah memiliki pengharapan, baik pengharapan terhadap hal-hal yang sifatnya fisik / jasmaniah ataupun juga terhadap hal-hal batiniah / jiwani. Pengharapan lah yang menggerakan manusia karena setiap orang memiliki tujuan yang berbeda-beda di dalam hidupnya. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita mengupayakan agar setiap harapan itu tercapai? Ada orang yang bekerja keras membanting tulang siang dan malam karena ia berharap untuk memiliki cukup uang bagi semua kebutuhan hidupnya. Ada orang yang berusaha untuk diet mati-matian karena Ia berharap untuk bias kurus.</p>
<p><span id="more-598"></span></p>
<p>Bagi kita anak-anak Bapa di sorga, kita pun memiliki pilihan untuk berharap kepada usaha dan kekuatan kita atau untuk mengandalkan pertolongan Tuhan. Biasanya kalau kita menaruh pengharapan kita pada kekuatan kita, walau mungkin kita dapat memperoleh apa yang kita inginkan, namun kita akan cepat menjadi lelah. Tetapi jika kita berusaha dengan tetap menaruh pengharapan kita kepada Tuhan maka kita akan memperoleh apa yang kita harapkan dengan sukacita dan tanpa merasa lelah. ( 1 Petrus 1:13)</p>
<p>Masalahnya adalah manusia memiliki kecenderungan untuk berusaha dengan kekuatannya sendiri. Itulah yang membuat pada akhirnya banyak orang menjadi letih karena ia berusaha dengan kekuatannya sendiri. Bagaimana caranya untuk menaruh pengharapan dalam Yesus Kristus dalam menghadapi masalah kehidupan ini?</p>
<p>1. Pegang Teguh Firman Tuhan Roma 15:4<br />
Firman Tuhan adalah sumber utama atau refrensi utama kita. Apa yang tertulis di dalamnya memang bertujuan agar kita memiliki pengharapan kepada Tuhan. Oleh karena itu kita harus senantiasa bergaul dengan Tuhan dan FirmanNya.</p>
<p>2. Miliki sikap tahan uji  (Roma 5:3-5)<br />
Masalah Tuhan ijinkan ada agar kita dilatih untuk memiliki sikap yang tahan uji, karena tahan uji akan menimbulkan pengharapan kepada Tuhan.  Oleh karena itu, dalam menghadapi masalah kita harus memiliki sikap yang diungkap di ayat tadi.</p>
<p>3.  Bertekun untuk tetap bersukacita, bersabar dan berdoa. (Roma 12:12)<br />
Bersukacita, Bersabar dan Bertekun akan memberikan kekuatan kepada kita untuk terus berharap kepada Tuhan dalam permasalah yang sedang kita hadapi. Sikap positif akan memberikan hasil yang positif, namun jika kita memberikan sikap negative, maka hasil yang akan kita dapat pun adalah negative. </p>
<p>PENUTUP<br />
Jangan berputus asa atau berhenti berharap untuk terus menaruh harap kepada Kristus. Dialah sumber pengharapan kita yang bisa kita andalkan, baik di masa lalu, masa kini, bahkan di masa yang akan datang (Roma 8:24-25 dan Ibrani 6:19-20). Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-25-mei-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Mengenai Penyerangan Gereja Indonesia di  TV Al Jazeera</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/05/berita-mengenai-penyerangan-gereja-indonesia-di-tv-al-jazeera/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/05/berita-mengenai-penyerangan-gereja-indonesia-di-tv-al-jazeera/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 16:19:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Aniaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/05/berita-mengenai-penyerangan-gereja-indonesia-di-tv-al-jazeera/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah berita dari TV Al Jazeera mengenai Insiden pada tanggal 10 Mei 2010.
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
Violent attacks against Christians in Indonesia have forced the closure of 20 churches in recent months, testing the fragile religious balance in predominantly-Muslim nation.
But the government denies the incidents are a sign of growing religious intolerance, putting the blame on politics and regional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah berita dari TV Al Jazeera mengenai Insiden pada tanggal 10 Mei 2010.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Violent attacks against Christians in Indonesia have forced the closure of 20 churches in recent months, testing the fragile religious balance in predominantly-Muslim nation.</p>
<p>But the government denies the incidents are a sign of growing religious intolerance, putting the blame on politics and regional elections instead.</p>
<p>Al Jazeera&#8217;s Step Vaessen reports from West Java.</p>
<p>
<object width="560" height="340"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/pgpHHoIvU2I&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/pgpHHoIvU2I&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"></embed></object><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Apa yang dialami oleh gereja di Indonesia juga dialami banyak gereja Tuhan di seluruh dunia, bagaimanapun juga Tuhan telah menubuatkannya 2000 tahun yang lalu.</p>
<p>Biarlah mata mereka terbuka oleh kebenaran, karena di mana kejahatan bertambah-tambah, di saja juga kasih karunia Tuhan akan dicurahkan berlimpah-limpah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/05/berita-mengenai-penyerangan-gereja-indonesia-di-tv-al-jazeera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 18 MEI 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-18-mei-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-18-mei-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 13:56:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Kesembuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-18-mei-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Salah satu kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita melalui karyaNya di kayu salib adalah kesembuhan. Oleh karena darahNya yang tercurah di kayu salib, kita beroleh kesembuhan.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="Yesusheals" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/05/yesusheals.jpg" width="225" height="228" />SEMBUHKAN YANG SAKIT<br />
1 Petrus 2:24</p>
<p>Salah satu kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita melalui karyaNya di kayu salib adalah kesembuhan. Oleh karena darahNya yang tercurah di kayu salib, kita beroleh kesembuhan. Oleh karena itu setiap orang yang percaya berhak atas kesembuhan sesuai dengan apa yang Tuhan janjikan.</p>
<p><span id="more-587"></span></p>
<p>Tidak berhenti di kita sebagai orang percaya, Tuhan juga perintahkan kita untuk menyembuhkan yang sakit (Matius 10:28) dan tidak sekedar mendoakan mereka. Oleh karena itu sebagai anak-anak Tuhan, kita pun harus menjadi alat Tuhan untuk menyatakan kesembuhan bagi mereka yang membutuhkannya, dan ini bukanlah tugas hamba-hamba Tuhan saja.</p>
<p>Mengapa kita harus melayani kesembuhan?</p>
<p>1. Melayani kesembuhan adalah pelayanan / pekerjaan yang Yesus lakukan selama ada di atas bumi (Matius 4: 23-24 dan Matius 9:35)<br />
Yesus berjalan di atas bumi untuk menjadikan dirinya sebagai teladan dan panutan. Oleh karena itu kita pun harus melakukan apa yang menjadi pekerjaanNya / HasratNya (Yohanes 14:12-14). Dengan melakukan apa yang Ia lakukan maka kita pun tengah menarik jiwa-jiwa untuk dating kepadaNya.</p>
<p>2. Janji-janji tentang Kesembuhan tetap berlaku sampai dengan saat ini (Markus 16:17-18b)<br />
Melayani kesembuhan adalah tanda dari seorang yang percaya kepada Kristus. Dengan demikian Tuhan mengadakan pembedaan antara kita dan orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.</p>
<p>3. Kesembuhan merupakan kehendak Tuhan (Yeremia 30:17a &#8211; b)<br />
Adalah Inisiatif dari Tuhan terlebih dahulu agar kita sembuh. Tuhan tidak pernah menginginkan kita anakNya menderita sakit penyakit. Untuk itulah Ia mengorbankan anakNya, agar kita sembuh dan tidak dikuasai oleh sakit penyakit. Dengan melayani kesembuhan bagi orang lain, kita menjadi alat Tuhan yang mulia untuk menyatakan kehendakNya.</p>
<p>PENUTUP<br />
Inilah yang Tuhan kehendaki bagi orang-orang percaya, yaitu melakukan pekerjaan yang Yesus lakukan. Mulailah berdoa meminta hikmat Tuhan, dan mulailah melangkah. Jika berjumpa dengan orang yang sakit, janganlah ragu untuk menyembuhkannya, karena bukan karena kita orang tersebut sembuh, namun karena kuasa Tuhan. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-18-mei-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 04 MEI 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-04-mei-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-04-mei-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 15:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[bertobat]]></category>
		<category><![CDATA[Injil]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-04-mei-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimanakah pandangan kita terhadap mereke yang belum percaya kepada Yesus? Apakah yang dapat kita lakukan untuk memenangkan mereka kepada Kristus?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="yesussaves" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/05/yesussaves.jpg" width="225" height="168" />MEMENANGKAN JIWA</p>
<p>Belum lama ini kita merayakan hari raya Jumat Agung dan Paskah. Melalui perayaan tersebut kita diingatkan kembali tentang pengorbanan Tuhan Yesus bagi setiap kita. Sepatutnya kita bersyukur karena pengorbanan yang sempurna dari satu anak manusia dapat membuat kita yang seharusnya binasa memiliki hidup yang kekal.</p>
<p><span id="more-583"></span></p>
<p>Lalu bagaimanakah sikap kita setelah menerima anugerah yang sangat besar ini? Apakah kita menikmati keselamatan ini dengan santai-santai saja? Apakah kita tidak memperdulikan nasib orang lain di sekitar kita seperti keluarga, saudara, tetangga, teman atau siapa pun juga ? Firman Tuhan di dalam Matius 28:19-20 merupakan perintah Tuhan Yesus bagi kita untuk memuridkan semua bangsa. Ia mau kita memberitakan berita Injil bagi siapa saja. Hal ini bukanlah merupakan sesuatu yang bisa kita tawar. Itu adalah perintah, dan kalau kita adalah pengikut Kristus yang taat, maka kita tentunya harus melakukan perintah Tuhan ini.</p>
<p>Selagi kita masih memiliki hidup, masih memiliki hidup, marilah kita melakukan perintah Tuhan ini, marilah kira mencari Jiwa, memenangkan Jiwa dan membawa mereka kepada Yesus serta menggembalakan mereka. Bagaimanakah cara atau langkah &#8211; langkah yang dapat kita lakukan untuk memenangkan Jiwa?</p>
<p>1. Beritakan Injil / Ceritakanlah tentang Yesus ( Roma 10:13-14 )<br />
Pergunakanlah semua kesempatan yang ada untuk menceritakan tentang Tuhan dan InjilNya. Namun janganlah melakukannya tanpa hikmat Elohim. Pada dasarnya semua orang yang belum mengenal Tuhan, sangat merindukan untuk mengenal Tuhan yang Benar, yang Hidup dan yang Sejati. Di saat Tuhan memberikan kesempatan, pergunakanlah dengan baik, sebab tanpa pemberitaan Injil, tanpa kita menceritakan mengenai Tuhan Yesus, bagaimanakah orang dapat mengenalNya?</p>
<p>2. Jadilah terang melalui perkataan dan perbuatan kita ( Roma 15:18 )<br />
Penginjilan yang paling mudah yang dapat kita lakukan adalah dengan menjadikan hidup kita menjadi contoh dan bukti dari Injil itu sendiri. Namun sulit dilakukan jikalau kita tidak sepenuhnya menjalani hidup di dalam Roh, karena kita pun dapat menjadi batu sandungan bagi orang lain. Oleh karena itu kita harus mulai hidup selaras dengan Firman, hidup Intim dengan Tuhan sehingga kemuliaanNya terimpartasi di dalam hidup kita dan itu juga yang akan orang lain lihat dari kehidupan kita.</p>
<p>3.  Ajak Jiwa-Jiwa yang baru ke pertemuan &#8211; pertemuan ibadah atau COOL ( Ibrani 10:25 )<br />
Hadirat Tuhan yang kuat dan pemberitaan Firman yang penuh dengan urapan juga dapat membuat orang-orang yang belum percaya Tuhan menjadi percaya. Karena dalam setiap pemberitaan Firman terkandung juga Injil Keselamatan. Oleh karena itu di saat kita membawa orang yang kita rindukan untuk mengenal Tuhan ke dalam pertemuan-pertemuan ibadah, maka kita membawa mereka lebih dekat lagi kepada keselamatan yang dari Tuhan.</p>
<p>4.  Tekun di dalam doa Puasa dan Syafaat bagi mereka yang terhilang<br />
Tuhan pun turut bekerja di dalam Roh. Terkadang tanpa kita bersusah payah menceritakan berita Injil, tiba-tiba saja mereka menjadi percaya. Itu bisa terjadi karena mereka mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Hal ini yang akhir-akhir ini sering terjadi dan sering dikatakan sebagai Penginjilan oleh Malaikat. Bagian kita adalah untuk taat dan berdoa serta berpuasa bagi mereka yang Tuhan taruhkan di hati kita.</p>
<p>
PENUTUP<br />
Berbuahlah bagi Tuhan dengan cara memenangkan Jiwa bagi Kristus, karena mata Tuhan senantiasa terarah kepada jiwa-jiwa yang terhilang. Jadilah penuai-penuai bagi Kerajaan Elohim. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/05/c-o-o-l-selasa-04-mei-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 23 Maret 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-23-maret-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-23-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 01:19:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-23-maret-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Jejak apakah yang kita tinggalkan di dalam hidup? Apakah yang orang lihat dari hidup kita? Bagaimana kita mau meninggalkan jejak hidup kita?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="fstep" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/03/fstep.jpg" width="225" height="300" />J E J A K<br />
Yesaya 26 : 7</p>
<p>Kalau kita berjalan, kita pasti akan meninggalkan jejak. Walau mungkin tidak terlihat dengan kasat mata, apapun yang kita kerjakan di dalam dunia nyata  pasti akan meninggalkan jejak. Demikian pula dalam perjalanan rohani, pasti kita meninggalkan jejak &#8211; jejak yang dapat dilihat, didengar atau dirasakan oleh orang lain.<br /><span id="more-577"></span><br />
Sebagai orang Kristen, jejak kehidupan apakah yang kita miliki? Jejak kehidupan apakah yang dapat dilihat oleh orang lain dari perjalanan hidup kita? Yesaya menulis bagaimana jejak orang benar adalah lurus sebab Tuhan yang merintisnya. Apakah artinya?</p>
<p>1. Jejak rohani sebelum 2010 &#8211; 2 Tawarikh 20 : 31-32<br />
Cara termudah bagi seseorang untuk belajar adalah dengan memperhatikan orang lain. Dengan menjadikan orang lain sebagai contoh atau panutan, maka kita dengan lebih mudah dapat menjadi seperti panutan kita.<br />
Jejak kehidupan Raja Asa yang mengikuti Tuhan dan melakukan apa yang benar di mata Tuhan menjadi sebuah penuntun bagi Yosafat. Ia memperhatikan cara hidup ayahnya sehingga ia tidak melenceng dari jalan Tuhan.<br />
Bagaimana dengan kita? Apakah teladan yang dapat kita perlihatkan kepada dunia dari hidup kita? Kalau kita mengikuti Tuhan dengan tekun, maka kita dapat meninggalkan jejak integritas yang dapat dilihat oleh orang-orang di sekitar kita.</p>
<p>2. Langkah-langkah rohani yang kita jejakan di saat ini &#8211; 1 petrus 2:11-17<br />
Bagaimanakah posisi kita saat ini sebagai seorang Kristen? Apakah kita tengah menjalani hidup yang baik dan memuliakan Tuhan sehingga orang dapat melihat hal itu dari dalam hidup kita atau bahkan sebaliknya? Firman ini mengingatkan kita untuk senantiasa berbuat baik, artinya kita terus dengan kesadaran penuh berjalan di dalam jalan kebenara sehingga jejak yang kita akan tinggalkan pun adalah kebenaran sehingga kita dapat meninggalkan teladan yang baik bagi orang-orang di sekitar kita.</p>
<p>3. Langkah &#8211; langkah rohani kita kemudian &#8211; 1 Petrus 2:21<br />
Kehidupan seperti apakah yang kita ingin miliki kemudian?  Apapun itu, ke depan kita memiliki Yesus Kristus yang kita dapat jadikan sebagai panutan dan parameter. Yang harus kita lakukan adalah mengikuti jejak dan teladanNya. Oleh karena itu di saat ini kita harus menetapkan hati kita untuk terus mengikuti Tuhan dan teladanNya melalui firmanNya yang telah diberikan kepada kita.</p>
<p>
PENUTUP</p>
<p>Apapun posisi hidup kita di saat ini, yang paling penting adalah langkah rohani kita ke depan, untuk memperbaiki dan menyempurnakan Jejak Rohani yang akan kita tinggalkan bagi keluarga, gereja, komunitas dan umat manusia. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-23-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 2 Maret 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:53:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berkemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Penting bagi kita untuk tetap berfokus kepada Tuhan di tengah-tengah dunia dengan segala semaraknya. Bagaimanakah caranya bagi kita untuk fokus padaNya?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="focus" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/03/focus.jpg" width="225" height="149" />MENJAGA FOKUS</strong><br />
Mazmur 123:2</p>
<p>Tahun Ayin adalah tahun di mana Tuhan tengah memandang pada umatNya dan kita pun memandang kepada Tuhan. Tuhan mencari mereka yang bersungguh-sungguh hatinya untuk melimpahkan kuasa dan kekuatanNya.</p>
<p> Bagaimanakah sikap kita dalam memandang Tuhan? Firman di atas menggambarkan bagaimana seorang hamba memandang tangan Tuannya dengan penuh fokus, menantikan perintah dan tuntunan dari Tuannya. Sedemikian fokusnya sehingga mungkin ia tidak memperdulikan yang lain. Mengapa? Karena hamba itu tahu, bahwa dengan fokus memandang kepada Tuannya maka ia dapat dengan segera menangkap perintah Tuannya dengan baik.</p>
<p><span id="more-565"></span></p>
<p>Dalam melakukan segala sesuatu, jika kita dapat menjaga perhatian dan fokus kita kepada apa yang kita tengah lakukan saat itu pasti hasilnya maksimal. Bahkan dari Kisah Petrus berjalan di atas Air (Matius 14:22-33) kita dapat mengerti, jikalau kita dapat berfokus kepada Tuhan, maka kita mampu untuk melakukan perkara-perkara ajaib di dalam Tuhan. Namun jikalau fokus kita mulai beralih, maka kita akan tenggelam.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk dapat menjaga fokus kita kepada Tuhan</p>
<p>1. Lakukanlah segala sesuatu untuk Tuhan (Kolose 3:17 dan 23-24)<br />
Tuhan tidak pernah melarang kita beraktifitas, bahkan kita didorongNya untuk menjadi garam dan terang. Namun kita harus mendasari apapun yang kita lakukan itu kembali kepada Tuhan. Apakah itu pekerjaan, pelayanan atau bahkan hobby kita sekalipun. Jika kita mulai memiliki motivasi lain dalam apapun yang kita lakukan dan tidak lagi mendasarinya kepada Tuhan, maka secara perlahan fokus kita pun akan bergeser.</p>
<p>2. Setialah menjaga keintiman dengan Tuhan (Yakobus 4:8a dan Matius 14:23)<br />
Dengan kita dan dekat dengan seseorang atau sesuatu, maka secara tidak kita sadari mata, hati dan perhatian kita akan terfokus kepadanya. Demikian pula dengan Tuhan, jika kita intim, medekat kepadaNya maka Ia akan mendekat kepada kita, dan dalam setiap saat hari yang kita lalui fokus hati kita akan terarah kepadaNya. Bahkan Yesus pun membiasakan diri untuk memiliki waktu-waktu di mana Ia bisa dengan fokus berdoa kepada Bapa di Surga.</p>
<p>3. Lakukanlah yang menjadi kehendak Tuhan (Yohanes 4:34)<br />
Untuk melakukan kehendakNya, maka kita harus mendasari apapun yang kita lakukan di atas Dia dan memiliki keintiman sehingga kita mampu menangkap apa yang menjadi kehendakNya di dalam hidup kita. Di saat kita melakukan kehendak Tuhan di dalam hidup kita, kita menempatkan Tuhan di sentral kehidupan kita, sehingga Ia sepenuhnya menjadi fokus hidup kita.</p>
<p>Untuk dapat bertahan dan menjadi pemenang, kita harus menjaga iman kita dengan tetap konsisten berfokus hanya kepada Tuhan sehingga kita tetap teguh dan tidak tergoncangkan (Kolose 1:23). Alkitab penuh dengan contoh2 bagaimana pahlawan-pahlawan iman seperti Yusuf, Musa, Dau, Ruth dan lain-lain memenangkan peperangan mereka dalam memiliki iman yang teguh kepada Tuhan, walaupun pada awalnya mereka terlihat kalah dan gagal. Dengan terus fokus kepada Tuhan, walaupun mereka mengalami kegagalan, mereka dapat bangkit dan menang. Demikian pula dengan kita!</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Pemenang bukanlah seseorang yang tidak pernah jatuh atau luka, namun Ia memilih untuk tetap fokus kepada tujuan akhir, bangkit dan pada akhirnya menang. Mari kita tingkatkan standar kehidupan kita, kita tembus batas-batas kegagalan , pengalaman sedih di masa lalu dan pengalaman-pengalaman negatif lainnya, kita fokus kepada iman kita dan maju untuk melakukan perkara-perkara besar bersama Tuhan kita Yesus. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL &#8211; SELASA 23 Februari 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Setia]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Untuk menjaga Iman kita, maka kita harus tetap setia di dalam mengikuti Dia. Bagaimanakah caranya ?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="hold" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/03/hold.jpg" width="225" height="316" />TETAP SETIA</strong><br />
Amsal 20 :6b</p>
<p>Kesetiaan adalah salah satu dari buah Roh dan hal itu juga merupakan salah satu karakter Tuhan sendiri ( 1 Korintus 1:9 ), karena itu hendaklah sebagai orang-orang percaya, kita harus memiliki karakter ini. ( Amsal 19:22)<br />
Kita harus tetap setia baik kepada Tuhan maupun panggilanNya. Tanda kemenangan bagi orang percaya adalah jika sampai akhir kita bisa tetap &#8220;setia &#8220;, tidak cukup hanya sampai &#8220;terpanggil&#8221; ataupun &#8220;terpilih&#8221; ( Wahyu 17:14 ). Orang yang setia kepada Tuhan, tidak akan hitung-hitungan terhadap harta, tenaga, waktu, yang sudah Tuhan anugerahkan kepadanya.</p>
<p><span id="more-563"></span></p>
<p>Untuk dapat tetap menjadi setia, lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut:</p>
<p>1. Miliki dan jaga Motivasi yang benar terhadap Tuhan<br />
Memiliki motivasi yang benar terhadap Tuhan, adalah hal sulit karena kita adalah manusia yang masih mempunyai keinginan daging. Kadang kadang motivasi untuk memuliakan Tuhan dan keinginan daging itu sangat tipis bedanya. ( 1 Korintus 13:3)<br />
Berikut adalah beberapa contoh dari alkitab yang bercerita tentang motivasi yang salah ( Yakobus 4: 1-3 ; Markus 10 : 35-37) motivasi yang benar ( 1 Raja-raja 3 : 3-15)<br />
Diperlukan kekuatan dan Hikamat dari Tuhan untuk kita selalu mempunyai motivasi yang benar.<br />
Pelayanan yang sejati kepada Tuhan bermula dari pikiran kita. Tuhan lebih tertarik pada ALASAN mengapa kita mengerjakan sesuatu daripada HASIL yang kita peroleh ketika mengerjakan sesuatu. Motivasi kita dalam mengerjakan sesuatu itulah yang memberi NILAI di hadapan-Nya</p>
<p>
2. Bersungguh Hati kepada Tuhan ( 2 Tawarikh 16:9)<br />
Tuhan kita adalah Tuhan yang melihat hati. Tuhan lebih butuh kesungguhan hati kita dibandingkan dengan penampilan kita. Sebagai contoh mengenai persembahan orang kaya dan janda miskin, menurut Tuhan persembahan yang benar adalah persembahan dari janda miskin , karena dia memberi dengan hatinya.</p>
<p>3. Pegang dan selalu percayai setiap janji Tuhan ( Roma 9:29 ; Mazmur 89: 35 ; Bilangan 23 : 19)<br />
Janji Tuhan adalah YA dan Amin.<br />
Hanya dengan janji TUHAN yang memeberikan kelegaan dalam hidup kita.<br />
PENUTUP</p>
<p>Kita harus tetap setia bahkan setia sampai mati. Ada mahkota khusus yang Tuhan karuniakan bagi mereka yang setia kepadaNYA ( Wahyu 2 :10b). Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
