<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2010 19:08:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 2 Maret 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:53:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Berkemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Penting bagi kita untuk tetap berfokus kepada Tuhan di tengah-tengah dunia dengan segala semaraknya. Bagaimanakah caranya bagi kita untuk fokus padaNya?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="focus" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/03/focus.jpg" width="225" height="149" />MENJAGA FOKUS</strong><br />
Mazmur 123:2</p>
<p>Tahun Ayin adalah tahun di mana Tuhan tengah memandang pada umatNya dan kita pun memandang kepada Tuhan. Tuhan mencari mereka yang bersungguh-sungguh hatinya untuk melimpahkan kuasa dan kekuatanNya.</p>
<p> Bagaimanakah sikap kita dalam memandang Tuhan? Firman di atas menggambarkan bagaimana seorang hamba memandang tangan Tuannya dengan penuh fokus, menantikan perintah dan tuntunan dari Tuannya. Sedemikian fokusnya sehingga mungkin ia tidak memperdulikan yang lain. Mengapa? Karena hamba itu tahu, bahwa dengan fokus memandang kepada Tuannya maka ia dapat dengan segera menangkap perintah Tuannya dengan baik.</p>
<p>Dalam melakukan segala sesuatu, jika kita dapat menjaga perhatian dan fokus kita kepada apa yang kita tengah lakukan saat itu pasti hasilnya maksimal. Bahkan dari Kisah Petrus berjalan di atas Air (Matius 14:22-33) kita dapat mengerti, jikalau kita dapat berfokus kepada Tuhan, maka kita mampu untuk melakukan perkara-perkara ajaib di dalam Tuhan. Namun jikalau fokus kita mulai beralih, maka kita akan tenggelam.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk dapat menjaga fokus kita kepada Tuhan</p>
<p>1. Lakukanlah segala sesuatu untuk Tuhan (Kolose 3:17 dan 23-24)<br />
Tuhan tidak pernah melarang kita beraktifitas, bahkan kita didorongNya untuk menjadi garam dan terang. Namun kita harus mendasari apapun yang kita lakukan itu kembali kepada Tuhan. Apakah itu pekerjaan, pelayanan atau bahkan hobby kita sekalipun. Jika kita mulai memiliki motivasi lain dalam apapun yang kita lakukan dan tidak lagi mendasarinya kepada Tuhan, maka secara perlahan fokus kita pun akan bergeser.</p>
<p>2. Setialah menjaga keintiman dengan Tuhan (Yakobus 4:8a dan Matius 14:23)<br />
Dengan kita dan dekat dengan seseorang atau sesuatu, maka secara tidak kita sadari mata, hati dan perhatian kita akan terfokus kepadanya. Demikian pula dengan Tuhan, jika kita intim, medekat kepadaNya maka Ia akan mendekat kepada kita, dan dalam setiap saat hari yang kita lalui fokus hati kita akan terarah kepadaNya. Bahkan Yesus pun membiasakan diri untuk memiliki waktu-waktu di mana Ia bisa dengan fokus berdoa kepada Bapa di Surga.</p>
<p>3. Lakukanlah yang menjadi kehendak Tuhan (Yohanes 4:34)<br />
Untuk melakukan kehendakNya, maka kita harus mendasari apapun yang kita lakukan di atas Dia dan memiliki keintiman sehingga kita mampu menangkap apa yang menjadi kehendakNya di dalam hidup kita. Di saat kita melakukan kehendak Tuhan di dalam hidup kita, kita menempatkan Tuhan di sentral kehidupan kita, sehingga Ia sepenuhnya menjadi fokus hidup kita.</p>
<p>Untuk dapat bertahan dan menjadi pemenang, kita harus menjaga iman kita dengan tetap konsisten berfokus hanya kepada Tuhan sehingga kita tetap teguh dan tidak tergoncangkan (Kolose 1:23). Alkitab penuh dengan contoh2 bagaimana pahlawan-pahlawan iman seperti Yusuf, Musa, Dau, Ruth dan lain-lain memenangkan peperangan mereka dalam memiliki iman yang teguh kepada Tuhan, walaupun pada awalnya mereka terlihat kalah dan gagal. Dengan terus fokus kepada Tuhan, walaupun mereka mengalami kegagalan, mereka dapat bangkit dan menang. Demikian pula dengan kita!</p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Pemenang bukanlah seseorang yang tidak pernah jatuh atau luka, namun Ia memilih untuk tetap fokus kepada tujuan akhir, bangkit dan pada akhirnya menang. Mari kita tingkatkan standar kehidupan kita, kita tembus batas-batas kegagalan , pengalaman sedih di masa lalu dan pengalaman-pengalaman negatif lainnya, kita fokus kepada iman kita dan maju untuk melakukan perkara-perkara besar bersama Tuhan kita Yesus. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/03/c-o-o-l-selasa-2-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL &#8211; SELASA 23 Februari 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Setia]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Untuk menjaga Iman kita, maka kita harus tetap setia di dalam mengikuti Dia. Bagaimanakah caranya ?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="hold" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/03/hold.jpg" width="225" height="316" />TETAP SETIA</strong><br />
Amsal 20 :6b</p>
<p>Kesetiaan adalah salah satu dari buah Roh dan hal itu juga merupakan salah satu karakter Tuhan sendiri ( 1 Korintus 1:9 ), karena itu hendaklah sebagai orang-orang percaya, kita harus memiliki karakter ini. ( Amsal 19:22)<br />
Kita harus tetap setia baik kepada Tuhan maupun panggilanNya. Tanda kemenangan bagi orang percaya adalah jika sampai akhir kita bisa tetap &#8220;setia &#8220;, tidak cukup hanya sampai &#8220;terpanggil&#8221; ataupun &#8220;terpilih&#8221; ( Wahyu 17:14 ). Orang yang setia kepada Tuhan, tidak akan hitung-hitungan terhadap harta, tenaga, waktu, yang sudah Tuhan anugerahkan kepadanya.</p>
<p><span id="more-563"></span></p>
<p>Untuk dapat tetap menjadi setia, lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut:</p>
<p>1. Miliki dan jaga Motivasi yang benar terhadap Tuhan<br />
Memiliki motivasi yang benar terhadap Tuhan, adalah hal sulit karena kita adalah manusia yang masih mempunyai keinginan daging. Kadang kadang motivasi untuk memuliakan Tuhan dan keinginan daging itu sangat tipis bedanya. ( 1 Korintus 13:3)<br />
Berikut adalah beberapa contoh dari alkitab yang bercerita tentang motivasi yang salah ( Yakobus 4: 1-3 ; Markus 10 : 35-37) motivasi yang benar ( 1 Raja-raja 3 : 3-15)<br />
Diperlukan kekuatan dan Hikamat dari Tuhan untuk kita selalu mempunyai motivasi yang benar.<br />
Pelayanan yang sejati kepada Tuhan bermula dari pikiran kita. Tuhan lebih tertarik pada ALASAN mengapa kita mengerjakan sesuatu daripada HASIL yang kita peroleh ketika mengerjakan sesuatu. Motivasi kita dalam mengerjakan sesuatu itulah yang memberi NILAI di hadapan-Nya</p>
<p>
2. Bersungguh Hati kepada Tuhan ( 2 Tawarikh 16:9)<br />
Tuhan kita adalah Tuhan yang melihat hati. Tuhan lebih butuh kesungguhan hati kita dibandingkan dengan penampilan kita. Sebagai contoh mengenai persembahan orang kaya dan janda miskin, menurut Tuhan persembahan yang benar adalah persembahan dari janda miskin , karena dia memberi dengan hatinya.</p>
<p>3. Pegang dan selalu percayai setiap janji Tuhan ( Roma 9:29 ; Mazmur 89: 35 ; Bilangan 23 : 19)<br />
Janji Tuhan adalah YA dan Amin.<br />
Hanya dengan janji TUHAN yang memeberikan kelegaan dalam hidup kita.<br />
PENUTUP</p>
<p>Kita harus tetap setia bahkan setia sampai mati. Ada mahkota khusus yang Tuhan karuniakan bagi mereka yang setia kepadaNYA ( Wahyu 2 :10b). Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/03/cool-selasa-23-februari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COOL &#8211; 16 February 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/02/cool-16-february-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/02/cool-16-february-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 18:13:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir Jaman]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/02/cool-16-february-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Disadari maupun tidak, hidup yang kita jalani adalah sebuah proses penyaringan. Bagaimanakah kita disaring?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="saringan" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/02/saringan.jpg" width="225" height="224" />PENYARINGAN</strong><br />
2 Timotius 2:26</p>
<p>Disadari maupun tidak, hidup yang kita jalani adalah sebuah proses penyaringan. Di dalam ilmu Biologi ada istilah seleksi alam, yang memiliki arti sama. Penyaringan atau seleksi ini bisa terjadi di manapun, dalam hal apapun dan oleh siapapun. Sebagai contoh kedatangan kita ke COOL juga adalah sebuah proses &#8216;penyaringan kesetiaan&#8217;.</p>
<p>Di dalam Alkitab, Ayub adalah salah satu contoh konkrit yang mengalami masa penyaringan yang begitu luar biasa, padahal sebagai manusia Ayub disebut sebagai orang yang saleh, jujur, takut akan Tuhan (Ayub 1:1). Namun Ia tetap harus mengalami penyaringan Tuhan agar Tuhan dapat melihat kemurnian hatinya (Ayub 23:10).</p>
<p>Contoh lain dapat kita lihat di dalam kisah Gideon di dalam Hakim &#8211; hakim 7. Proses penyaringan ini yang  akan Tuhan lakukan di akhir zaman untuk mencari Pasukan Khusus Tuhan di akhir zaman. Hari ini kita akan lebih lagi belajar mengenai proses penyaringan ala Gideon.</p>
<p>Ada dua macam Filter :</p>
<p>1. Filter IMAN (Hakim-hakim 7:3)<br />
Lawan dari ketakutan dan kegentaran adalah percaya. Di dalam Matius 8:26 dikatakan bahwa orang yang takut berarti tidak percaya.  Tanpa kepercayaan atau Iman maka takut akan menguasai kita dan kita tidak akan dapat melangkah maju ke dalam peperangan. Di saat kita mengalami pergumulan kalau kita ijinkan takut masuk dan mulai menguasai pikiran kita maka iman dan percaya akan keluar dari hati kita. Kunci untuk mengatasi hal ini hanyalah PERCAYA SAJA (Just Believe). Berhati-hatilah dan belajarlah melalui kisah Gideon ini, bahwa ternyata banyak orang pilihan Tuhan yang gagal lulus seleksi sehubungan dengan imannya yang dikuasai dan dikalahkan oleh ketakutan. Tanpa Iman bukan saja membuat kita tidak akan lulus filter Iman, juga menjadikan kita berdosa karena Firman katakana kalau kita berbuat sesuatu tanpa iman, maka kita berdosa. (Roma 14:23)</p>
<p>
2. Filter GAYA HIDUP (Hakim-hakim 7:4-6)<br />
Calon pasukan yang Tuhan inginkan diseleksi dengan meihat cara mereka minum. Apakah artinya? Cara minum mengandung pengertian gaya hidup. Dalam berbagai aktivitas kehidupan, kita semua memiliki kebiasaan masing-masing yang berbeda. Kebiasaan ini yang akan membentuk gaya hidup kita dan pada akhirnya membentuk karakter kita masing-masing. Di dalam 1 Korintus 15:33 Tuhan mengingatkan kepada kita untuk berhati-hati dengan pergaulan kita karena pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan kita yang baik. Memiliki pergaulan yang baik adalah salah satu cara kita untuk lulus dari filter gaya hidup.<br />
Makna lain terkandung di dalam sikap mereka yang lolos dari seleksi Gideon, mereka minum dari tangan mereka sambil menunduk. Berarti mereka minum dalam sikap yang waspada. Artinya, kita harus senantiasa waspada di dalam keseharian kita. Minum berbicara mengenai gaya hidup dan sesuatu yang sifatnya mendasar. Kalau kita menganggap remeh hidup kita, mengisinya dengan sibuk akan dunia dan segala hal yang fana, maka kita tidak akan lolos filter ini. Kita harus mewaspadai gaya hidup kita dan menyelaraskannya dengan Firman Tuhan.
 </p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Ada sebuah perkataan bijak yang mengatakan &#8221; Tidak ada jalan pintas menuju tempat berharga.&#8221; Untuk menjadi bejana kemuliaan, alat yang berharga, maka kita harus siap melalui proses &#8211; proses yang Tuhan ijinkan terjadi di hidup kita. Ingatlah , banyak yang dipanggil, sedikit yang dipilih, lebih sedikit lagi yang setia. Biarlah kita termasuk ke dalam bagian yang setia dan taat kepada Tuhan dan FirmanNya. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/02/cool-16-february-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 2 Februari 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/02/c-o-o-l-selasa-2-februari-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/02/c-o-o-l-selasa-2-februari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 17:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir Jaman]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/02/c-o-o-l-selasa-2-februari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tekanan dan Permasalahan senantiasa ada di dalam hidup.  Jangan pernah menyerah sebab kita adalah umat pemenang! Temukan petunjuk Firman Tuhan agar kita tidak menyerah!</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="kepala" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/02/kepala.jpg" width="225" height="159" />JANGAN PERNAH MENYERAH<br /></strong>Filipi 4:13</p>
<p>Tekanan dan Permasalahan senantiasa ada di dalam hidup. Apalagi akhir-akhir ini kalau kita kaitkan dengan situasi politik, ekonomi maupun sosial, berbagai macam hal yang buruk banyak terjadi. Belum lagi di dalah kehidupan pribadi masing-masing orang. Begitu banyaknya permasalahan sehingga banyak orang mulai bersikap menyerah. Itulah mengapa di saat ini juga banyak orang mencoba mencari pelampiasan agar bias lari dari kenyataan, beberapa bahkan mengambil jalan ekstrim dengan mengakhiri hidupnya.<br /><span id="more-550"></span><br />
Hal-hal itu bukan saja dialami oleh orang-orang di luar, namun banyak anak-anak Tuhan yang mengalaminya. Mereka mulai kehilangan pengharapan karena merasa permasalahan yang mereka hadapi begitu besarnya. Akibatnya focus mereka tidak lagi kepada Tuhan, mereka putus asa, mengeluh dan bersungut-sungut. Sikap seperti ini seharusnya tidak lagi kita lakukan di dalam hidup karena dapat menjadi penghalang berkat Tuhan bagi kita.<br />
Ada tiga hal yang dapat kita perhatikan agar kita menjadi pribadi yang kuat dan tidak pernah menyerah, :</p>
<p>
1. Jangan Pernah Andalkan Diri Sendiri<br />
- Sikap mengandalkan diri sendiri mendatangkan kutuk bagi kita karena dengan demikian kita memposisikan diri kita lebih dari Tuhan. (Yeremia 17:5)<br />
- Ingatlah bahwa diri kita terbatas dalam banyak hal, namun Tuhan kita tidak terbatas.<br />
- Banyak hal yang kita tidak ketahui, bahkan masa depan kita pun kita tidak tahu, oleh karena itu kita tidak boleh andalkan kekuatan kita. (Amsal 27:1)</p>
<p>
2. Jangan Berpikir Negatif namun Positif <br />
- Apapun yang terjadi di dalam hidup kita, Firman Tuhan katakan bahwa Ia bekerja lewat semuanya, untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. (Roma 8:28) Oleh karena itu bagian kita adalah untuk percaya pada Tuhan dan berpikir positif atas apa yang terjadi di dalam hidup kita.<br />
- Berpikir Positif adalah berpikir seperti Yesus berpikir. Kita dapat lihat dari Firman Tuhan bagaimana Yesus tidak pernah berpikiran negative. Ia membangun, meneguhkan, memberikan semangat, menciptakan dan bahkan menyembuhkan.<br />
- Selain berpikir positif dalam menghadapi apa yang terjadi di hadapan kita, kita juga harus berpikir positif untuk hari &#8211; hari yang akan kita jalani. Lihatlah diri kita ke depan seperti apa yang kita inginkan dan bukan seperti  apa yang kita takutkan. Lihatlah diri kita dalam keadaan sehat, penuh dengan berkat dan kemurahan Tuhan, dan itulah yang akan Tuhan berikan bagi kita.</p>
<p>3. Andalan kita di tahun 2010 ini adalah Tuhan ( Yohanes 15:5 )<br />
- Tanpa melekat kepada sang Pokok Anggur kita tidak dapat berbuah. Tanpa melekat kepada Dia kita tidak dapat menghasilkan apa-apa.<br />
- Hanya Tuhan yang dapat meluruskan jalan-jalan hidup kita yang berkelak kelok karena permasalahan. Hanya Ia yang dapat melepaskan kita.  Kalau kita mengandalkan diri kita sendiri maka kita akan tidak berdaya.<br />
- Hanya Tuhan yang dapat memberikan kekuatan dan kemampuan bagi kita untuk dapat menghadapi masalah kita. Bersama Tuhan kita dapat dengan berani menghadapi hidup ini karena Ia berjalan di depan  kita.</p>
<p><strong>PENUTUP<br /></strong>Jangan pernah lupakan janji Tuhan bagi kita tahun ini, Ia akan pulihkan hidup kita dan Ia akan berikan kelimpahan bagi kita. Jangan pernah menyerah sebab kita adalah umat pemenang! AMIN</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/02/c-o-o-l-selasa-2-februari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 26 Januari 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/01/c-o-o-l-selasa-26-januari-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/01/c-o-o-l-selasa-26-januari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 13:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[kelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[visi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/01/c-o-o-l-selasa-26-januari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tuhan berjanji bahwa di tahun ini ( 2010 ), gereja akan mengalami pemulihan dan kelimpahan. Bagaimana caranya supaya itu benar terjadi di dalam hidup kita?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="handslift" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/01/handslift.jpg" width="225" height="114" />TAHUN PEMULIHAN DAN KELIMPAHAN</strong><br />
KIS 3 : 21</p>
<p>Judul diatas adalah sebuah pesan luar biasa yang diberikan untuk gerejaNYa pada tahun ini melalui Gembala Pembina. Disaat situasi dunia yang tidak pasti dan kondisi perekonomian yang belum pulih akibat krisis global, justru Tuhan berjanji bahwa di tahun ini ( 2010 ), gereja akan mengalami pemulihan dan kelimpahan.</p>
<p><span id="more-547"></span></p>
<p>1. Pemulihan<br />
Mazmur 126 : 4 ;<br />
Untuk mengalami pemulihan, itu artinya kita harus mengalami suatu kondisi atau keadaan yang tidak enak, nyaman; kemudian barulah kondisi tersebut yang akan dipulihkan. Jika keadaan kita baik baik, bagaimana mana Tuhan dapat memulihkan kita.<br />
Saat bangsa Israel kembali dari pembuangan di Babel, Tuhan berjanji untuk memulihkan mereka dengan cara mengembalikan dua kali lipat dari apa yang hilang pada mereka. Pada tahun ini, Tuhan akan mnegmbalikan apa yang hilang / dicuri iblis dalam hidup kita. Pemulihan yang penting yang akan terjadi adalahpemulihan :<br />
a. Hubungan kita dengan Tuhan<br />
Tuhan rindu gerejanYa menjadi dewasa rohani karena kedatanganNYa sudah dekat. Dia hanya akan&#8221; menikah&#8221; dengan calon memepelainya ( orang orang yand dewasa rohani).<br />
b. Hubungan antara suami dan istri, orang tua dan anak, kan Tuhan pulihkan.  ( mal 4:6). Akibatnya keluarga keluarga akan menjadi kuat dan akan membawa pengaruh dalam gereja pula. Gereja juga akan menjadi semakin kuat.</p>
<p>2. Kelimpahan<br />
Yoh 10:10 ; 2 taw 16 ; 9a<br />
Tuhan akan limpahkan kasih, sukacita, damai sejahtera, keamanan, ketentraman, dan juga berkat materi. Kuncinya adalah kita harus memberi / menabur. ( beri&#8230;.. maka engkau akan diberi . tabur&#8230;..maka engkau akan meuai). Siap menerima kelimpahan tahun ini? Banyaklah memberi dan menabur, terutama untuk memperlebar kerjaan Allah dan menolong orang-orang berkekurangan. Memberi / menabur itu berkorban. Bayarlah perpuluhan, kembalikan apa yang menjadi hak Tuhan.</p>
<p>
PENUTUP<br />
Segala sesuatu akan Tuhan pulihkan menjelang kedatanganNYa. Kelimpahan akan menjadi bagian kehidupan anak-anakNya . siapkan hati kita untuk menerima berkat pemulihan dan kelimpahan di tahun 2010 ini. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/01/c-o-o-l-selasa-26-januari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memorial Giving</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 17:10:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Persembahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Para Rasul pasal ke sepuluh memiliki peranan penting dalam pemberitaan Injil, karena di sinilah diungkapkan bagaimana Tuhan juga menyelamatkan mereka yang percaya kepadaNya walaupun berasal dari orang kafir (bukan Yahudi). Dan orang bukan Yahudi pertama yang berkesempatan untuk menerima keselamatan itu adalah Cornelius.</]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="300" alt="tugu" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/09/tugu.jpg" width="225" align="left" /><strong>Memorial Giving</strong></p>
<p><em>…Thy prayers and thine alms are come up for a memorial before God.</em></p>
<p><em>Kisah 10: 4b</em></p>
<p>Kisah Para Rasul pasal ke sepuluh memiliki peranan penting dalam pemberitaan Injil, karena di sinilah diungkapkan bagaimana Tuhan juga menyelamatkan mereka yang percaya kepadaNya walaupun berasal dari orang kafir (bukan Yahudi). Dan orang bukan Yahudi pertama yang berkesempatan untuk menerima keselamatan itu adalah Cornelius.</p>
<p><span id="more-542"></span></p>
<p>Cornelius adalah orang yang saleh.  Sebagai orang bukan Yahudi, ia tahu bahwa seringkali ilah yang disembah bangsa-bangsa adalah ilah yang hanya meminta korban dan tidak memberi. Namun ia melihat Elohim orang Yahudi berbeda, sehingga ia berdoa dan banyak memberi sedekah. Yang luar biasa adalah setiap doa dan sedekah itu diingat Tuhan, dalam Alkitab versi King James dikatakan bahwa doa dan persembahan itu telah menjadi sebuah memorial di hadapan Tuhan … seperti sebuah monumen di hadirat Tuhan yang berdiri dan menjadi pengingat Tuhan.</p>
<p>Kita mengenal bahwa kemungkinan jawaban Tuhan atas doa kita adalah Ya atau tidak. Dan kalau Ya, kemungkinan pertama adalah pada saat itu, atau kita harus menunggu sampai tiba waktuNya. Sesungguhnya keinginan Tuhanlah untuk menjawab doa kita, mari kita lihat dalam Yoh 14:13 :</p>
<p>dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.</p>
<p> Lalu dalam Yoh 16:24 :</p>
<p>Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.</p>
<p>Jadi Tuhan pasti menjawab doa kita, namun Persembahan dan doa Cornelius menggerakan Tuhan. Karena doa dan persembahan itu seperti tugu peringatan (Memorial) yang berdiri di dalam hadirat Tuhan.</p>
<p>Kita juga dapat melihat perkara yang sama di dalam kisah Hana dan Elkana di dalam 1 Samuel 1:8-20. Di saat Hana berdoa dan berjanji untuk memberikan persembahan kepada Tuhan, yaitu anak pertama yang sangat dinantikannya itu, maka dalam ayat 19 tertulis bahwa Tuhan mengingat doa Hana. Tuhan yang kita sembah bukanlah Elohim yang pelupa (Yesaya 49:15-16), tapi Ia meminta kita untuk berdoa, mengingatkan Dia (Yesaya 43:26).Di saat hanna mencampur doanya dengan persembahan, itu menjadi peringatan / tugu bagi Tuhan.</p>
<p>Lalu di dalam kisah Janda di Sarfat  dari 1 Raja 17:8 Elia diperintah Tuhan utk pergi ke Sarfat. Di Sarfat, ketika Elia bertemu dengan janda itu, yang pertama ia minta dari Janda itu adalah air dan janda itu pun memberikannya. Tetapi di saat Elia meminta roti, janda itu mengeluh bahwa ia tidak memiliki lagi roti selain dari apa yang ia akan makan bersama anaknya saat itu. Lalu Elia menjawab dalam ayat ke 17 :</p>
<p>Tetapi Elia berkata kepadanya: &#8220;Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.</p>
<p>Janda itu harus memberi dahulu, baru ia mendapatkan jawaban atas kebutuhannya, karena doa dan pemberian / persembahan akan menjadi sebuah tugu peringatan / memorial di dalam hadirat Elohim, sehingga Elohim mengingat doa kita.</p>
<p>Lalu pemberian seperti apakah yang sungguh-sungguh menyenangkan hati Tuhan. Dalam kisah Janda di Sarfat, janda tersebut memberikan semua yang ia miliki. Namun akhirnya ia menuai luar biasa. Oleh karena itu persembahan yang harus kita berikan adalah persembahan yang sungguh-sungguh, yaitu yang berupa pengorbanan bagi kita. Kalau kita memberi dari kelebihan kita, maka itu tidak berkorban, namun kalau kita memberikan dari apa yang paling berharga bagi kita ke Tuhan maka itulah yang akan menyenangkan hati Tuhan. Tepat seperti  yang ditulis oleh pemazmur dalam mazmur 126:5 :</p>
<p>Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.</p>
<p>Kita hanya dapat menuai dengan sorak sorai di saat kita menabur dengan air mata.  Dalam Mar 14:3-8 seorang perempuan memecahkan buli-buli minyak narwastu yang sangat mahal bagi Yesus, dan itu menyenangkan hati Tuhan. Pada saat itu, harga sebuli-buli minyak Narwastu sangatlah mahal, sama dengan jumlah penghasilan seseorang dalam setahun. Wanita di Israel biasanya mempersiapkan masa mudanya menabung untuk membeli minyak ini yang akan digunakan dalam acara pernikahannya. Namun perempuan ini menghabiskan semua untuk mengurapi kepala Yesus! Kuncinya ada pada ayat 8 : ia melakukan yang terbaik yang dapat ia lakukan bagi Tuhan!!</p>
<p>Dalam Markus 12:41-44 Yesus mengungkapkan bagaimana persembahan janda miskin itu adalah persembahan  yang melebihi persembahan lainnya, karena janda itu memberikan segala yang ia miliki. Jenis persembahan inilah yang menyenangkan hati Tuhan.</p>
<p>Prinsip untuk menggabungkan antara doa dan persembahan adalah sebuah prinsip dasar. Itu juga yang Tuhan lakukan. Sejak kejatuhan manusia kedalam dosa, hasrat Tuhan adalah untuk dekat dengan manusia, dan untuk tujuan itu, Ia memberikan persembahan yang sangat berharga, yaitu anakNya sendiri di kayu salib agar manusia dan Elohim bisa bersatu kembali.</p>
<p>Oleh karena itu, ingatlah prinsip ini di saat kita memiliki doa dan kebutuhan. Tuhan akan mengingat doa – doa kita jika kita ikut memberikan persembahan yang berharga di mata Tuhan, dan doa serta persembahan itu akan menjadi tugu peringatan bagi Tuhan di dalam hadiratNya, sampai Tuhan menyatakan jawaban doanya kepada kita.</p>
<p>Amin!</p>
<p>Disarikan dari kotbah Pst. Kong Hee di GBI Sukawarna Bandung.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><a href="http://www.todayswisdoms.com">www.todayswisdoms.com</a> &#8211; get your wisdom here!</p>
<p>dukung todayswisdoms.com dalam CIBfest dengan memberikan vote di <a title="Vote Todayswisdoms" href="http://jawaban.com/news/cibfest/form_vote.php?blog_id=696" target="_blank">sini</a></p>
<p>
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/09/memorial-giving/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 8 September 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-8-september-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-8-september-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 10:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Terobosan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-8-september-2009/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Perkembangan dunia global yang sangat cepat membuat banyak orang kesulitan untuk beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan tersebut, sehingga banyak orang cenderung menjadi 'pengikut' dari arus kehidupan dunia ini.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="276" alt="terobos" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/09/terobos.jpg" width="225" align="left" />C O O L &#8211; SELASA 8 September 2009</p>
<p>UMAT PENEROBOS<br />
Mikha 2:13</p>
<p>Perkembangan dunia global yang sangat cepat membuat banyak orang kesulitan untuk beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan tersebut, sehingga banyak orang cenderung menjadi &#8216;pengikut&#8217; dari arus kehidupan dunia ini. Namun saat ini adalah saat bagi anak-anak Tuhan untuk menjadi pemimpin, menjadi pribadi-pribadi yang menonjol di dalam karakter sehingga sanggup menghasilkan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif di dalam kehidupan.<br /><span id="more-533"></span><br />
Tentu kita semua ingin menjadi penerobos, namun untuk menjadi penerobos kita harus mengerti bagaimana langkah-langkah untuk mengalami terobosan di dalam hidup kita.</p>
<p>1. Maju &#8211; Kejadian 12:3<br />
Abraham ketika Tuhan perintahkan untuk keluar dari Ur Kasdim, memutuskan untuk taat dan maju sesuai dengan tuntunan Tuhan. Hal yang terpenting ketika kita ingin mengalami terobosan di dalam hidup adalah memilih untuk maju! Kita harus memutuskan baru melangkah. Ingin mengalami terobosan tidak otomatis membuat kita mengalami terobosan, kita harus memilih dan melangkah maju. Dan di saat kita maju, kita maju dengan segenap kemampuan terbaik yang kita bisa lakukan. ( Hakim 5:21 )</p>
<p>2. Berjalan melalui pintu gerbang &#8211; Yesaya 62:10<br />
Pintu gerbang adalah symbol dari masa lalu kita, keadaan lama yang ingin kita tinggalkan. Di saat kita sudah melangkah maka kita melewati pintu gerbang, kita tidak lagi menengok ke belakang. Kita focus kepada tujuan kita yang baru meninggalkan keadaaan lama kita. (Filipi 3:13)</p>
<p>3. Keluar<br />
Jika kita ingin mengalami terobosan maka kita harus berubah. Kita harus keluar dari pola hidup kita yang lama dan menerapkan nilai-nilai baru yang ingin kita ubah. Kita harus meninggalkan zona nyaman kita dan keluar berjalan menuju tujuan kita. Marilah kita periksa kehidupan kita, jikalau kita ingin mengalami terobosan di dalam hidup kita, maka hidup kita harus berubah. Janganlah berharap untuk mengalami terobosan jika tidak ada sesuatu pun yang berubah dari hidup kita!</p>
<p>4. Mengikuti Raja yang berjalan di depan &#8211; 2 Samuel 5:20<br />
Sesungguhnya yang melakukan terobosan bagi kita adalah Tuhan sendiri. Namun adalah pilihan kita untuk mengikutinya atau tidak. Oleh karena itu, jikalau kita ingin mengalami terobosan dalam hidup, kita harus mengikutiNya dengan taat dan setia. Maka Ia yang akan melakukan terobosan itu.</p>
<p>5. Tunduk kepada Tuhan Sang Kepala Barisan &#8211; Efesus 4:15-16<br />
Yesus adalah kepada barisan, kita dibangun dan bertumbuh dalam segala hal ke arah Dia. Oleh karena itu perkembangan kita harus didasarkan kepada iman kita kepadaNya dan FirmanNya. Kita taat kepada sang kepala sehingga kita bertumbuh semakin ke arah Dia.</p>
<p>PENUTUP<br />
1 Tesalonika 5:5-6 mengatakan bahwa kita adalah anak-anak terang, oleh karena itu kita harus senantiasa berjaga-jaga dan sadar. Artinya, kita harus memiliki integritas, sehingga aktivitas hidup kita dapat menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar kita. Dengan menghasilkan terobosan, maka kita semakin lagi bersinar terang, kita dapat menjadi pemimpin di dalam inovasi dan kreasi, sehingga melalui kita banyak orang boleh menjadi kagum dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-8-september-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 1 September 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-1-september-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-1-september-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 10:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berubah]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Pikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-1-september-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Jaman cepat berubah, informasi bergerak sangat cepat. Dunia bergerak dengan cepat, berubah dan berevolusi. Gereja harus siap dengan perubahan. Gereja yang tidak berubah akan ditinggalkan. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img height="168" alt="vision" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/09/vision.jpg" width="225" align="left" />MANUSIA MASA DEPAN</strong><br />
Amsal 23:18 dan Amsal 24:20</p>
<p>Jaman cepat berubah, informasi bergerak sangat cepat. Dunia bergerak dengan cepat, berubah dan berevolusi. Gereja harus siap dengan perubahan. Gereja yang tidak berubah akan ditinggalkan. Sebagai umat Tuhan, hidup kita pun diperhadapkan dengan situasi yang sama. Untuk dapat bertahan dan terus maju maka kita harus berubah menjadi semakin cakap dan pintar dalam menghadapi hidup sesuai dengan tuntunan Firman Tuhan.</p>
<p><span id="more-528"></span></p>
<p>Berdasarkan jenis tindakan / sikap manusia di dalam hidup maka ada 3 jenis manusia yang dapat kita bagi, yaitu manusia masa lalu, manusia masa kini dan manusia masa depan. Kita perlu untuk menentukan pilihan, untuk menjadi manusia seperti apakah kita karena setiap pilihan tersebut akan menghasilkan hasil yang berbeda-beda di dalam hidup. Agar kita dapat mengerti lebih dalam lagi, mari kita pelajari ketiga jenis manusia tersebut :</p>
<p>1. Manusia masa lalu ( Man of Yesterday )<br />
Manusia masa lalu adalah manusia yang berpaku kepada masa lalu, entah sebagai bagian yang membuatnya trauma atau sebagai hal yang membuatnya bangga. Oleh karena itu tingkah laku dan pola pikirnya tidak pernah lepas dari pola lama, cenderung pasif, dan cepat merasa puas dengan keadaan yang ada. Bahkan mungkin hidupnya saat ini terfokus kepada membereskan masa lalunya yang bermasalah.</p>
<p>2. Manusia masa kini ( Man of Present )<br />
Manusia masa kini adalah manusia yang berpaku kepada aktivitasnya saat ini, sibuk dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan dan mulai terpaku kepada pola pikir dan hidup yang stagnan serta tidak berubah &#8211; ubah. Oleh karena itu, jenis manusia seperti ini akan dengan mudah terjebak ke dalam rutinitas kehidupan dan merasa bosan. Tidak memiliki tujuan hidup selain dari menyelesaikan apa yang saat ini ia tengah kerjakan. Manusia masa kini lebih mensukai keadaan yang stabil dibandingkan membayar harga untuk bertumbuh dan berubah.</p>
<p>3. Manusia masa depan ( Man of Tomorrow )<br />
Manusia masa depan berfokus kepada apa yang akan ia capai / raih. Manusia masa depan memiliki tujuan yang jelas. Ia menggunakan masa lalu sebagai cambuk untuk memperbaiki dirinya di saat ini, dan menggunakan aktivitasnya sehari-hari sebagai bagian dari sebuah tujuan yang harus ia capai. Setiap tindakan dan keputusannya selalu berdasarkan kepada tujuan / visi yang akan ia raih. Karena tujuan dan visinya jelas, maka manusia masa depan akan menghadirkan masa depan di saat sekarang. Manusia masa depan sepenuhnya menyadari bahwa masa depan adalah hasil dari setiap keputusan dan pilihan yang ia buat di hari ini, sehingga setiap keputusan dan pilihan ia ambil dengan pertimbangan yang bijak berdasarkan kepada hikmat Tuhan. Karena keadaan dunia yang progresif, maka manusia masa depan akan selalu siap untuk berubah, menaikan standar hidupnya agar senantiasa bisa menang atas keadaan. Oleh karena itu manusia masa depan adalah manusia yang siap untuk menghadapi tantangan hidup, karena tantangan itu adalah bagian dari sebuah proses kehidupan yang membawanya selangkah lebih dekat kepada tujuan akhir.</p>
<p>PENUTUP<br />
Yeremia 29:11 mengatakan bahwa Tuhan memiliki rancangan masa depan yang penuh dengan harapan. Namun itu semua tidak dating dengan sendirinya, kita harus tekun berjuang mengerjakannya dengan gigih dan bahkan berkorban. (Mazmur 126:5-6) Tidak ada yang yang gratis di dunia ini, semuanya harus berdasarkan kepada hukum tabur tuai, oleh karena itu mujizat dan kesembuhan yang kreatif pun harus kita perjuangkan dengan gigih dalam proses hidup yang membentuk kita menjadi manusia yang semakin serupa dan segambar dengan Dia. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/09/c-o-o-l-selasa-1-september-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 25 Agustus 2009</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/08/c-o-o-l-selasa-25-agustus-2009/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/08/c-o-o-l-selasa-25-agustus-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 04:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berkat]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/08/c-o-o-l-selasa-25-agustus-2009/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Firman Tuhan menyatakan bahwa oleh karena kasih Tuhan, maka kita ini menjadi orang-orang yang lebih dari pemenang. (Roma 8:37).  Betapa hebatnya janji Tuhan tersebut dan tentunya kita mau mengalaminya dalam sepanjang hidup kita ini.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="337" alt="menang" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/08/menang.jpg" width="225" align="left" />MENIKMATI HIDUP BERKEMENANGAN (Ulangan 20:3-4)</p>
<p>
Firman Tuhan menyatakan bahwa oleh karena kasih Tuhan, maka kita ini menjadi orang-orang yang lebih dari pemenang. (Roma 8:37). Betapa hebatnya janji Tuhan tersebut dan tentunya kita mau mengalaminya dalam sepanjang hidup kita ini. Bukan satu kali saja, sekali-sekali saja, tapi berkemenangan setiap waktu. Untuk bisa mengalaminya, kita harus memahami prinsip-prinsip sesuai Firman Tuhan ;</p>
<p>1. Tuhan berikan kita KUASA (Lukas 10:19)<br />
Tuhan telah member kita otoritas untuk mengatasi segala macam rintangan dalam kehidupan. Itu berarti juga bahwa kita pasti akan sanggup melakukan apapun bersama Tuhan. Kita dapat menyelesaikan setiap tujuan karena kita telah dipersenjatai dengan kuasa dan kekuatan dalam menghadapi peperangan kehidupan ini.<br /><span id="more-525"></span><br />
 <br />
2. Tuhan sudah siapkan JALAN bagi kita (Yesaya 55:8-11)<br />
Untuk menyertai langkah kehidupan kita, Tuhan telah menyiapkan segalanya dengan tepat bagi kita. Jalan-jalan berbicara tentang kesempatan-kesempatan yang Tuhan berikan. Kesempatan yang Tuhan berikan bukan untuk kehidupan yang biasa-biasa saja, bukan untuk mendapatkan yang sia-sia, bukan untuk kehidupan yang &#8220;baik tidak buruk pun tidak&#8221;, tetapi kesempatan untuk menjadikan kita yang terbaik.</p>
<p>3. Tuhan berikan kita KEMENANGAN (Efesus 1:3), (1 Kor 15:57)<br />
Kita sudah memiliki segala sesuatu yng dibutuhkan untuk dapat hidup berkemenangan.</p>
<p>
PENUTUP<br />
Saat ini, bangkitlah dalam iman kita, jangan tinggal dalam keterpurukan. Mulailah perkatakan bahwa kita mampu mewujudkan impian kita, dan kita dapat mengatasi tiap rintangan karena ada kuasa , jalan dan janji kemenangan yang Tuhan sudah berikan. Nikmatilah hidup berkemenangan di dalam setiap bagian hidup kita dan juga raihlah &#8220;mental&#8221; sebagai seorang pemenang.</p>
<p>
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/08/c-o-o-l-selasa-25-agustus-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Watch What Jesus Does</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2009/08/watch-what-jesus-does/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2009/08/watch-what-jesus-does/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 13:12:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2009/08/watch-what-jesus-does/</guid>
		<description><![CDATA[Luke 1:37
“For with God nothing will be impossible.”
You may have heard from friends or seen in Christian books the popular question, “What would Jesus do?” It is a question Christians are taught to ask themselves when faced with a problem.

But when you ask yourself, “What would Jesus do?” in any situation, it is subject to [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img height="168" alt="3crossesatsunset" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2009/08/3crossesatsunset.jpg" width="225" align="left" />Luke 1:37<br />
“For with God nothing will be impossible.”</p>
<p>You may have heard from friends or seen in Christian books the popular question, “What would Jesus do?” It is a question Christians are taught to ask themselves when faced with a problem.</p>
<p>
But when you ask yourself, “What would Jesus do?” in any situation, it is subject to your own interpretation and theology. For example, if you are from a church that doesn’t believe that Jesus heals today, you may think that this is how Jesus would pray for the sick, “O Father, give him patience to endure his sufferings,” and proceed to pray that way for a sick person. So when you try to think of what Jesus would do, you are going back to your flesh!</p>
<p><span id="more-519"></span><br />
Maybe the reminder should be, “Watch what Jesus does”. When I preach, I watch what Jesus is doing or leading me to do. If He prompts me to say or do something, I say or do it. I know that I am not in the pulpit to manifest Pastor Prince or his flesh, but to manifest Jesus Christ, with whom nothing is impossible!</p>
<p>
One Sunday service, prompted by God, I shared with the congregation that He wanted to restore lost items. The following week, a church member wrote, “Last Sunday, Pastor Prince, you mentioned that the Lord would help us recover lost items. I knew that the word was for me. My diamond bracelet and ring had been missing for weeks… Praise God, when I returned home that day, my maid placed the lost items in my hands. She found them at 10.30 that morning while I was still worshiping in church.”</p>
<p>
On another occasion, I was praying for a wheelchair-bound lady when I felt God telling me to pull her up from her wheelchair. Boy, was I glad that before I realized what I was doing, she was standing up on her feet unaided! Now, if I had taken some time to think — “My goodness, what am I doing?” — my thinking could have obstructed my obedience to God’s prompting.</p>
<p>
So when you are led to talk to someone, watch what Jesus does. When you pray for your child, watch what Jesus does. When you confess God’s Word into your situation, watch what Jesus does! Keep your eyes on Jesus, with whom nothing is impossible!</p>
<p>
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2009/08/watch-what-jesus-does/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
