Articles in the Renungan Category

Membawa Mimpi Tuhan Jadi Realita
Posted in Renungan on 12 December 2008

Ap. Indri Gautama Seorang ibu yang mengandung, sementara bayinya masih dalam kandungan, sang ibu sudah memiliki begitu banyak impian dan harapan tentang masa depan bayinya. Bahwa kelak anaknya menjadi orang yang sukses. Demikian pula Tuhan. Dia memiliki mimpi untuk Anda dan saya. Lama sebelum kita mengenal Tuhan, Dia sudah punya destinasi, impian dan harapan tentang [...]

Doa yang Membawa Hasil
Posted in Renungan on 11 December 2008

Ap. Indri Gautama Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. – Lukas 18:1 Doa adalah hal yang mutlak untuk kehidupan kekristenan yang berhasil. Kuasa Allah dilepaskan ketika kita berdoa: kuasa untuk mengikat dan melepaskan, untuk melarang dan mengizinkan. Karena itu, tanggung jawab terbesar bagi orang percaya [...]

Respon Terhadap Tekanan
Posted in Renungan on 22 November 2008

Ap. Indri Gautama Setelah itu bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat bersama-sama sepasukan orang Meunim. Datanglah orang memberitahukan Yosafat: “Suatu laskar yang besar datang dari seberang Laut Asin, dari Edom, menyerang tuanku. Sekarang mereka di Hazezon-Tamar,” yakni En-Gedi. – 2 Tawarikh 20:1-2 Firman Tuhan di atas menggambarkan suatu keadaan yang sangat sulit. [...]

Think About It
Posted in Renungan on 4 November 2008

A blind boy sat on the steps of a building with a hat by his feet. He held up a sign which said: ‘I am blind, please help.’ There were only a few coins in the hat. A man was walking by. He took a few coins from his pocket and dropped them into the [...]

Sebuah Kisah dari Acara Termehek-mehek
Posted in Renungan on 2 November 2008

Pasti sudah pada tahu acara ini kan? Acaranya setiap Sabtu – Minggu sore di Trans TV. Dari awal gue tahu acara ini langsung suka karena basic nya dari reality show, jadi (seharusnya) ini semua asli apa adanya tanpa rekaan. Acaranya sih mengenai mencari orang yang (tiba2) hilang. Beberapa cerita yang gw tonton mengenai kekasih yang [...]

Memberi dan Memberi
Posted in Renungan on 1 November 2008

Berikut ini adalah tulisan dari sis Hesti mengenai Memberi dan Memberi yang sangat memberkati saya pribadi. Pengalaman sis Hesti membuat mata saya terbuka, bahwa banyak sekali manfaat dari memberi yang sering tidak kita sadari. Tulisan ini dibagi ke dalam 4 bagian.

Tuhan Yesus Memberkati

Pelajaran dari Tukang Periuk
Posted in Renungan on 29 October 2008

Ps. Evelyn Nadeak Jika Anda ke toko keramik, Anda tentu akan melihat pot, vas dan berbagai bejana dipajang. Masing-masing memiliki nilai seni dan harga yang berbeda. Keramik-keramik tersebut tidak dibuat dalam sekejap mata. Ada proses yang harus dilalui oleh segumpal tanah liat untuk menjadi produk akhir yang bernilai dan yang bisa dikagumi banyak orang.

Pembunuh Raksasa (bag.2)
Posted in Renungan on 13 October 2008

Ps. Indri Gautama Dalam renungan minggu bagian 1 minggu lalu, dijelaskan bahwa setiap orang pasti menghadapi goliat. Goliat-goliat kita adalah segala tantangan yang berdiri kokoh di antara kita dan janji-janji kebesaran Allah, yang membuat kita cemas dan takut. Raksasa-raksasa ini mampu melumpuhkan pengharapan dan semangat juang kita; sama seperti ketakutan bangsa Israel di 1 Samuel [...]

Pembunuh Raksasa (bag.1)
Posted in Renungan on 1 October 2008

Ps. Indri Gautama Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – Yeremia 29:11. TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau [...]

Talenta
Posted in Renungan on 28 September 2008

Tuhan menciptakan kita dengan suatu maksud. Ia tidak sekedar iseng di saat menciptakan kita. Itulah mengapa Ia mengatakan bahwa Ia memiliki rancangan atas kita, karena memang Ia menciptakan kita untuk tujuan mulia yang Ia tentukan.