<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 10:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Berdiri di Tanah tanpa Kutuk</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2011 09:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Berkat]]></category>
		<category><![CDATA[Kutuk]]></category>
		<category><![CDATA[Nuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pulih]]></category>
		<category><![CDATA[Sembuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sejak Adam jatuh ke dalam dosa, manusia hidup di alam yang terkutuk. Namun karena Kasih Elohin yang begitu besar bagi kita, Ia mempersiapkan sebuah umat pilihan di mana uma tersebut dapat berdiri di tanah tanpa kutuk!</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/07/Ark.jpg"><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/07/Ark-300x183.jpg" alt="Noah&#039;s Ark" title="Ark" width="300" height="183" class="alignleft size-medium wp-image-728" /></a>Kejadian 8:4</p>
<p>Selama 40 hari dan malam, hujan turun dengan begitu deras sehingga seluruh dunia lenyap, kecuali Nuh dan orang-orang yang bersama dengannya di dalam bahtera. Pada akhir hari ke 150 , pada hari ke-17 dari bulan ketujuh, bahtera beristirahat di pegunungan Ararat.</p>
<p>
 </p>
<p><span id="more-718"></span>
<p>Dalam bahasa Ibrani, kata &#8220;Ararat&#8221; berarti &#8220;kutukan yang dibalik&#8221;. &#8220;Perairan penghakiman&#8221; surut, menyebabkan bahtera untuk beristirahat di pegunungan Ararat, di tanah baru di mana kutukan tersebut dibalik. Dan itu terjadi pada hari 17 bulan yang ketujuh pada Pesta buah sulung &#8211; tanggal yang tepat bahwa Yesus bangkit dari mati 4.000 tahun kemudian!</p>
<p>
Ketika Kristus bangkit dari kematian, kita dibangkitkan bersama-sama dengan Dia (Kolose 2:12). Kita yang ada di dalam Kristus sang bahtera sejati  berdiri di tanah kebangkitan mana kutukan telah dirbalik (Galatia 3:13), di mana penyakit, kemiskinan dan kegagalan tidak lagi punya hak untuk bekerja!</p>
<p>
Seorang anggota gereja berbagi bagaimana Tuhan melepaskan dia dari cervical spondylosis, kondisi medis yang menyebabkan bagian leher dari sumsum tulang belakang terus memburuk. X-ray diambil 4-5 tahun yang lalu menunjukkan bahwa daerah sumsum tulang belakang semakin memburuk cepat. Dia sakit dan harus minum obat untuk menangani kondisi ini. Dan setiap kali penyakitnya kambuh, ia akan mengalami depresi.</p>
<p>
Terakhir kali penyakitnya kambuh, ia pergi ke dokter,mempercayai Tuhan bahwa ia telah sembuh, mengikuti lagi test X Ray, dan meminum obat yang diberikan, tetap percaya Tuhan bahwa ia telah sembuh. Keesokan paginya, rasa sakit di lehernya sudah hilang dan ia mampu mengerakan lehernya. Ketika ia akhirnya mengambil hasil pemeriksaan X-Raynya seminggu kemudian, dokter mengatakan bahwa sumsum tulang belakang nya tampak lebih baik bahkan lebih baik daripada si dokter sendiri! Dokter sangat terkejut karena pasien dengan kondisi seperti ini biasanya tidak bertambah baik. Elohim telah membalikkan kutukan cervical spondylosis untuknya!</p>
<p>
Teman, sebagai orang percaya, Anda berada di tanah &#8220;tanpa kutukan&#8221;. Anda berdiri di zona berkat di mana sangat mudah untuk berkat-berkat Tuhan untuk turun seperti hujan di seluruh aspek kehidupan Anda!</p>
<p>Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/07/berdiri-di-tanah-tanpa-kutuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan menjadi Agamawi</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 02:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Agamawi]]></category>
		<category><![CDATA[Fanatik]]></category>
		<category><![CDATA[Farisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/</guid>
		<description><![CDATA[18 Mei 2011 Bacaan Hari ini : Yohanes 10:10 &#8220;Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.&#8221; __________________________________________ Beberapa orang takut menyembah Tuhan karena mereka memiliki pikiran yang salah bahwa menyembah Tuhan berarti mereka harus menjadi orang yang selalu menghakimi dan kaku. Ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>18 Mei 2011</p>
<p>Bacaan Hari ini :<br />
Yohanes 10:10 &#8220;Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.&#8221;<br />
__________________________________________</p>
<p>Beberapa orang takut menyembah Tuhan karena mereka memiliki pikiran yang salah bahwa menyembah Tuhan berarti mereka harus menjadi orang yang selalu menghakimi dan kaku.<br />
Ini adalah sesuatu yang jauh dari kebenaran.<br />
Yesus datang untuk memberi kita hidup yang berlimpah dan memuaskan. (Yohanes 10:10)<br />
<span id="more-707"></span><br />
Adalah Setan yang ingin &#8220;mencuri, membunuh dan membinasakan&#8221; kebebasan dan sukacita yang seharusnya menjadi milik Anda.</p>
<p>Seringkali beberapa orang yang menyesatkan dapat menyebabkan kita untuk menghindari Tuhan karena sikap-sikap fanatisme mereka.</p>
<p>Berikut adalah jenis fanatisme agamawi yang saya amati selama bertahun-tahun:</p>
<p>Tipe Farisi :<br />
Dia kaku dan berpikiran sempit, dia memiliki aturan untuk semuanya.<br />
Kata favoritnya adalah &#8220;Jangan!&#8221;<br />
Beberapa orang takut mereka bisa menjadi seperti itu jika mereka menjadi seorang Kristen.<br />
Tetapi Yesus menyebut orang-orang tipe Farisi sebagai &#8220;pemimpin buta&#8221;.<br />
Kata-Nya, &#8220;Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan!&#8221; (Matius 23:24)</p>
<p>Tipe yang merasa paling benar :<br />
Dia merasa diri paling suci dan menghakimi orang lain, kalimat favoritnya adalah &#8220;Terima kasih Tuhan, aku tidak seperti kamu!&#8221;<br />
Namun, Yesus menceritakan kisah dua orang yang berdoa, yang satu merasa dirinya benar dan yang satu merendahkan diri karena kegagalannya: &#8220;Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.&#8221; (Lukas 18:14)</p>
<p>Tipe ekstrem :<br />
Dia seorang yang terlalu ekstrem dan membuat jengkel orang lain.<br />
Kalimat favoritnya adalah, &#8220;Kamu harus bertobat atau masuk neraka! Bertobat atau terbakar!&#8221;</p>
<p>Namun, rencana Allah untuk membawa kita kembali kepada-Nya adalah dengan cinta, anugerah, dan pengorbanan: &#8220;Karena Allah begitu mengasihi dunia sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, bahwa setiap orang yang percaya Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.<br />
Sebab Allah tidak mengutus Anak-Nya ke dalam dunia untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia melalui Dia.&#8221; (Yohanes 3:16-17 NIV)</p>
<p>Tipe sok rohani :<br />
Dia tidak bisa berbicara tanpa hal-hal yang bersifat klise keagamaan.<br />
Semuanya yang terjadi adalah keajaiban atau Iblis yang melakukannya.<br />
Dia tidak pernah menggunakan otaknya untuk berpikir.<br />
Tapi Tuhan tidak ingin Anda berhenti berpikir ketika Anda menjadi seorang Kristen.<br />
Bahkan Dia ingin memberikan kita pikiran Kristus. (1 Korintus 2:16)</p>
<p>Ini adalah tipe-tipe stereotip yang kadang membangun opini mengenai Kekristenan, tapi sikap-sikap ini bukanlah intisari dari Kekristenan yang sebenarnya.<br />
Sikap-sikap ini mewakili orang-orang yang telah meninggalkan hubungan mereka dengan Tuhan untuk hal-hal yang bersifat agamawi.<br />
Yesus berkata, &#8220;Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup (bukan agama), dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.&#8221; (Yohanes 10:10)</p>
<p>Tuhan tidak ingin kita menjadi orang-orang yang agamawi, Dia ingin kita untuk memiliki hubungan yang intim dengan Dia dan memiliki hidup yang berkelimpahan.</p>
<p>(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/05/jangan-menjadi-agamawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi Hati</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 01:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Benar]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[Iri]]></category>
		<category><![CDATA[Jahat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi Hati &#124; Matius 9:1-8 &#8220;Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.&#8221; Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: &#8220;Ia menghujat Elohim.&#8221; Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: &#8220;Mengapa kamu memikirkan hal-hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Motivasi Hati</b> | Matius 9:1-8</p>
<p><em>&#8220;Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: &#8220;Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.&#8221; Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: &#8220;Ia menghujat Elohim.&#8221; Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: &#8220;Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?&#8221; (Matius 9:2-4)</em></p>
<p>Kalau kita melihat apa yang ahli Taurat itu katakan mengenai Yesus, apakah itu pikiran yang jahat? Bukankah Ahli Taurat itu memikirkan sesuatu yang rohani? Kalau memang Ahli Taurat itu tidak mengenal siapa Yesus, bukankah wajar kalau Ia mempertanyakan apa yang Yesus lakukan di dalam hatinya?<br />
<span id="more-705"></span><br />
Yesus dapat melihat sampai bagian hati yang paling dalam. Ketika ahli taurat itu berkata di dalam hati, &#8220;Ia menghujat Elohim &#8220;, sesungguhnya bukanlah itu motivasi sesungguhnya. Ahli Taurat itu sama sekali tidak memikirkan mengenai Elohim atau penghujatan, tetapi hatinya didasari oleh iri hati dan dengki. Itulah yang Yesus lihat dan nilai sebagai pikiran jahat, motivasi dasar di balik perkataan rohani yang hanya dapat dilihat oleh Tuhan.</p>
<p>Ahli Taurat di sini menggambarkan kita yang sudah mengenal Elohim, yang sudah memiliki &#8220;pengalaman&#8221; Rohani bersama Elohim. Apakah motivasi kita murni di hadapan Elohim? Atau kita memiliki motivasi2 yang Tuhan nilai jahat di balik segala &#8220;kerohanian&#8221; kita? Apakah kita melayani untuk dipandang terhormat? </p>
<p>Kita semua setiap hari bergumul dengan daging dan pikiran kita. Pikiran menjadi medan peperangan rutin antara kita dan iblis. Oleh karena itu setiap hari pula kita harus melatih diri kita untuk taat kepada Firman Elohim, taat melakukan apa yang Firman katakan BENAR. </p>
<p>Dengan demikian kita melatih diri kita untuk memiliki motivasi yang murni di hadapan Elohim. Untuk memiliki motivasi yang murni kita membutuhkan seumur hidup kita untuk diproses Tuhan. Tuhan akan ijinkan kita jatuh dan bangkit kembali supaya kita semakin lagi terlatih dan motivasi hati kita semakin murni di hadapan Tuhan.<br />
Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/motivasi-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Kita Peduli ?</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 00:58:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/</guid>
		<description><![CDATA[Matius 8:5-13 &#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; (Matius 8:6) Perwira yang datang kepada Yesus memohon kesembuhan bagi anak buahnya karena ia kasihan melihat anak buahnya menderita karena lumpuh. Walau tidak diungkapkan lebih jauh, saya percaya sebelum perwira ini datang kepada Yesus, ia sudah melakukan semua yang bisa ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Matius 8:5-13</p>
<p>&#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.&#8221; (Matius 8:6)<em></p>
<p>Perwira yang datang kepada Yesus memohon kesembuhan bagi anak buahnya karena ia kasihan melihat anak buahnya menderita karena lumpuh. Walau tidak diungkapkan lebih jauh, saya percaya sebelum perwira ini datang kepada Yesus, ia sudah melakukan semua yang bisa ia lakukan untuk menyembuhkan anak buahnya.<br />
<span id="more-696"></span><br />
Perwira ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita, padahal sebagai seorang perwira ia bukanlah seorang Yahudi, ia tidak mengenal Elohim Israel, namun tentunya Ia mendengar apa yang Yesus lakukan dan percaya bahwa Yesus memiliki Kuasa dan Otoritas ilahi. Dan yang luar biasa adalah ia sangat mempedulikan penderitaan anak buahnya.</p>
<p>Bagaimanakah perhatian kita kepada mereka-mereka yang kita pimpin? Apakah kita mengerti hidup yang mereka hadapi? Apakah kita tahu pergumulan apa yang saat ini mereka sedang geluti? Apakah kita tidak mau tahu? Apakah kita hanya menuntut agar mereka bekerja dengan baik, memberikan yang terbaik bagi pekerjaannya, namun tidak peduli dengan persoalan mereka.</p>
<p>Anak buah atau orang-orang yang kita pimpin adalah lingkungan terdekat dan termudah bagi kita untuk kita Injili. Dan cara menginjil yang paling mudah adalah dengan menjadi saksi Kristus, dengan menjadi teladan.</p>
<p>Marilah kita mulai peduli dengan mereka2 yang kita pimpin. Mungkin tidak banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menyelesaikan masalah hidup mereka, namun bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan bagi Tuhan tidak ada yang susah. Doakan mereka dan Mujizat Tuhan pasti terjadi.<br />
Amin</p>
<p>www.todayswisdoms.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/sudahkah-kita-peduli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dasar yang Kuat</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 01:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.&#8221; (Matius 7:24-25). Orang yang bijaksana membangun rumahnya di atas dasar yang kokoh, pondasi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.&#8221;<br />
(Matius 7:24-25).<br />
<a href="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/04/dasar.jpg"><img src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/04/dasar-300x225.jpg" alt="" title="dasar" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-690" /></a><br />
Orang yang bijaksana membangun rumahnya di atas dasar yang kokoh, pondasi yang kuat yaitu batu yang keras.<br />
Sebagai seorang arsitek saya mengerti betul bagaimana perlunya sebuah pondasi bangunan untuk berdiri di atas dasar yang kuat. Sebaik apapun bangunan tersebut kelihatannya, kalau ia berdiri di atas dasar yang tidak kuat, maka tinggal hitungan waktu saja sampai bangunan tersebut mulai rusak dan pada akhirnya rubuh semua.<br />
<span id="more-688"></span></p>
<p>Saya teringat dengan pengalaman saya di dalam sebuah proyek, ketika kami membangun sebuah bangunan. Berdasarkan penelitian atas kualitas tanah, diperoleh data bahwa tanah keras berada di kedalaman 4 m dr permukaan. Namun para pekerja kesulitan untuk menggali pondasi pada kedalaman tersebut karena, pada kedalaman 3 m saja tanah tersebut sudah cukup keras. Lalu mereka datang kepada saya untuk meminta agar pondasi cukup sampai kedalaman 3 m saja.</p>
<p>Saya ingat sekali saat itu saya juga bingung karena kalau berpegang kepada data kualitas tanah, mereka masih harus menggali, tapi saya juga melihat bagaimana sulitnya menembus tanah sampai kedalaman 4 m sesuai data tersebut.</p>
<p>Di kebingungan itu saya teringat akan prinsip dasar yang Tuhan ajarkan di sini. Bahwa kita harus membangun di atas dasar yang kuat. Lebih baik susah sekarang menggali daripada bangunan yg akan didirikan nantinya rubuh atau rusak karena tidak berdiri di atas dasar yang kuat. Akhirnya kami memilih untuk terus berusaha menembus tanah tersebut dan akhirnya kami berhasil mencapai kedalaman yang diharuskan walau dengan kerja keras.</p>
<p>Demikian pula dengan kita, tidak ada dasar yang lebih kuat di dalam hidup kita selain Firman Tuhan. Kita bisa mencoba untuk berpegang kepada ilmu pengetahuan, kebaikan orang lain atau kepada harta benda dan lain-lain, namun semua itu tidaklah abadi. Tentu akan lebih mudah untuk berpegang kepada hal2 yang secara nyata dapat kita lihat atau nyaman bagi kita, namun lebih baik kita membayar harga untuk percaya kepada Firman dan melakukannya, karena kita akan mendapatkan dasar yang kuat dibandingkan kita merasa nyaman namun tidak di atas dasar yang kuat.</p>
<p>Hanya dengan mendengar dan melakukan Firman Tuhan lah maka kita dapat berdiri tegak menghadapi tantangan kehidupan, dan percayalah, sebesar apapun tantangan yang kita hadapi dalam hidup kita akan tetap berkemenangan.<br />
Amin.<br />
www.todayswisdoms.com </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/dasar-yang-kuat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syarat Atas Jawaban Doa</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2011 01:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Pengampunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/</guid>
		<description><![CDATA[Markus 11:20-25 Tuhan Yesus mengatakan ada dua syarat bagi sebuah Doa untuk dijawab : 1. Percayalah kalau jawaban doa itu akan dan sudah diberikan kepadamu. Ini nampaknya sepele, tapi mari kita renungkan dalam hidup kita. Bagaimana sikap hati kita di saat kita berdoa, apakah kita memiliki keyakinan yang penuh bahwa Tuhan akan menjawab doa itu? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Markus 11:20-25</p>
<p>Tuhan Yesus mengatakan ada dua syarat bagi sebuah Doa untuk dijawab :</p>
<p>1. Percayalah kalau jawaban doa itu akan dan sudah diberikan kepadamu.<br />
Ini nampaknya sepele, tapi mari kita renungkan dalam hidup kita. Bagaimana sikap hati kita di saat kita berdoa, apakah kita memiliki keyakinan yang penuh bahwa Tuhan akan menjawab doa itu? Atau mungkin doa kita hanyalah menjadi sebuah rutinitas di mana kita juga mulai kehilangan keyakinan kita karena setelah sekian lama kita berdoa namun belum terjawab? <span id="more-681"></span><br />
Firman Tuhan berkata kalau Iman kita harus tercermin atau terlihat dari tindakan kita. Apakah kita sudah bertindak atau bersikap sesuai dengan iman kita? Seringkali keyakinan kita tidak sepenuhnya percaya kepada Tuhan, kita berdoa dan ketika doa itu tidak dijawab Tuhan kita menyalahkanNya. </p>
<p>2. Ampunilah terlebih dahulu orang yang (kita anggap) memiliki kesalahan kepada kita.</p>
<p>Seringkali penghalang yang terbesar atas jawaban2 doa kita adalah karena kita memiliki kekecewaan kepada orang lain. Dalam bahasa Inggris dikatakan &#8220;if you have anything against anyone, forgive him, and let it drop (let it go, leave it) &#8230;&#8221; Artinya kita harus lepaskan segala keberatan dan kekecewaan kita kepada orang lain. Di sinilah seringkali kita gagal, karena banyak orang secara tidak sadar lebih mementingkan emosi jiwanya dibandingkan jawaban doa yang dinanti-nantikannya. Lepaskanlah pengampunan, buang segala kekecewaan dan keberatan kita atas orang lain, dan bergeraklah maju!</p>
<p>Tuhan rindu untuk menjawab doa setiap anak-anakNya,  namun jawaban doa itu sendiri tidak akan Ia berikan kalau kita memiliki sikap hati yang salah. Biarlah Firman ini mengingatkan kita kembali, sehingga kita mendapatkan jawaban atas doa-doa kita.<br />
Amin! </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/01/syarat-atas-jawaban-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengerti Rencana Tuhan</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/01/mengerti-rencana-tuhan/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/01/mengerti-rencana-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2011 02:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/01/mengerti-rencana-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Markus 8:31-38 Di saat Yesus mengajarkan di hadapan murid2 dan banyak orang mengenai penderitaan yang akan dilaluinya, Petrus menarik Yesus dan menegurnya. Dalam Amplified Bible dengan jelas ditulis bagaimana Petrus menarik Yesus ke samping dan menegurnya. Mengapa? Karena apa yang Yesus katakan dapat membuat orang2 dan murid2 yang pada saat itu mengikuti Yesus pergi. Siapakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Markus 8:31-38</p>
<p>Di saat Yesus mengajarkan di hadapan murid2 dan banyak orang mengenai penderitaan yang akan dilaluinya, Petrus menarik Yesus dan menegurnya. Dalam Amplified Bible dengan jelas ditulis bagaimana Petrus menarik Yesus ke samping dan menegurnya.</p>
<p>Mengapa? Karena apa yang Yesus katakan dapat membuat orang2 dan murid2 yang pada saat itu mengikuti Yesus pergi. Siapakah yang mau mengikuti seorang pemimpin yang pada akhirnya akan menderita dan mati?<br />
<span id="more-679"></span><br />
Petrus berpikir dari sudut pandang manusia. Ia melihat bahwa Yesus sebagai seorang yang diurapi telah menarik banyak orang datang untuk mengikuti Yesus, popularitasnya naik karena ekspektasi orang bahwa Yesuslah yang akan membebaskan orang Yahudi dari penjajahan Romawi.</p>
<p>Sebuah pernyataan yang gamblang mengenai penderitaan dan kematian Yesus yang akan terjadi dapat membuat orang2 meninggalkan Yesus, dan Petrus tidak mau itu terjadi. </p>
<p>Manusia memikirkan sejauh apa yang dapat ia pikirkan, namun Elohim memikirkan sejauh apa yang bisa Ia lakukan. Oleh karena itulah kita seringkali tidak mengerti akan rencana Bapa bagi kita. </p>
<p>Jikalau kita ingin mengetahui apa rancanganNya atas kita dan masa depan kita, dengan merendahkan diri kita  harus datang kepadaNya dan melepaskan persepsi atau ekspektasi kita akan masa depan kita itu.</p>
<p>Tanpa kita melakukan itu, kita tidak akan pernah mengerti rancanganNya dan tentunya seperti Petrus kita dapat memutuskan banyak hal yang tidak searah dengan rancanganNya. Kalau saja apa yang Petrus kehendaki agar penderitaan dan kematian Yesus tidak terjadi, maka kita tidak akan pernah terselamatkan sampai dengan saat ini.</p>
<p>Rencana dan rancanganNya atas hidup kita bukanlah sesuatu yang sulit dan mustahil untuk kita ketahui, namun dibutuhkan keintiman antara kita dan Tuhan untuk dapat menangkapnya. Marilah kita lebih lagi mengejar Tuhan agar kita dapat lebih lagi mengerti apa kehendakNya dan melakukannya.<br />
Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/01/mengerti-rencana-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tugas Kita</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/01/tugas-kita/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/01/tugas-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 17:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Ajaib]]></category>
		<category><![CDATA[Belas Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Hamba]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Murid]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/01/tugas-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Tugas Kita Matius 15 : 29-39 Yesus menyembuhkan orang yang sakit, lumpuh, timpang, bisu, buta dan banyak lagi. Selama 3 hari berturut-turut Ia melepaskan mereka yang terikat tanpa mengenal lelah. Ingat bahwa Yesus adalah 100 % manusia dan 100 % Elohim, artinya walau sifat Keilahian ada pada Yesus, Yesus juga tetap merasakan kemanusiawiannya. Lalu Ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tugas Kita<br />
Matius 15 : 29-39</p>
<p>Yesus menyembuhkan orang yang sakit, lumpuh, timpang, bisu, buta dan banyak lagi. Selama 3 hari berturut-turut Ia melepaskan mereka yang terikat tanpa mengenal lelah. Ingat bahwa Yesus adalah 100 % manusia dan 100 % Elohim, artinya walau sifat Keilahian ada pada Yesus, Yesus juga tetap merasakan kemanusiawiannya.<br />
<span id="more-677"></span><br />
Lalu Ia memberi makan 4000 orang belum termasuk perempuan dan anak2 hanya melalui 7 roti dan beberapa ikan kecil. Suatu perkara luar biasa! Alkitab mencatat, ketika semua orang sudah selesai makan, masih tersisa 7 bakul Roti! Sebuah kelimpahan luar biasa yang Tuhan nyatakan hanya dari 7 roti dan 2 ikan.</p>
<p>Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah berubah, Ia tetap sama. Kuasa untuk melakukan mujizat, Kuasa untuk menyembuhkan dan melepaskan, Kuasa untuk melipat gandakan.</p>
<p>Sungguh Tuhan tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. Namun ada satu yang  berubah yaitu bukan lagi Yesus yang berjalan di muka bumi ini, namun kita, anak2Nya dan hambaNya. </p>
<p>Tugas kita sekarang adalah melakukan apa yang Ia lakukan dahulu. Menyatakan Kasih dan Kebaikan Tuhan. Sehebat apapun pencapaian kita dalam hidup sebagai pengikut Yesus, bahkan di dalam pelayanan sekalipun, kalau kita tidak melakukan apa yang Ia lakukan, maka kita gagal dalam tugas kita sebagai pengikutNya. Oleh karena itu percayalah padaNya, dan lakukanlah apa yang Ia lakukan. Persiapkanlah diri kita untuk dipakai Tuhan, karena itu adalah kehendakNya.</p>
<p>Amen.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/01/tugas-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasih Karunia yang menyelamatkan</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/10/kasih-karunia-yang-menyelamatkan/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/10/kasih-karunia-yang-menyelamatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2010 02:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Kekal]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Karma]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih Karunia]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahala]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/10/kasih-karunia-yang-menyelamatkan/</guid>
		<description><![CDATA[Galatia 2:15-21 Dari semua keyakinan dan kepercayaan di dunia, hanyalah Yesus yang mengajarkan bahwa oleh karena iman kepada Yesus kita diselamatkan, sehingga keselamatan itu menjadi sebuah anugerah, kasih karunia Elohim bagi kita. Kita diselamatkan bukan karena prestasi, pencapaian atau juga perbuatan baik kita. Mengapa? Karena sekiranya kita selamat karena melakukan hukum Taurat dan taat pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="salib1" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/10/salib1.jpg" width="225" height="299" />Galatia 2:15-21</p>
<p>Dari semua keyakinan dan kepercayaan di dunia, hanyalah Yesus yang mengajarkan bahwa oleh karena iman kepada Yesus kita diselamatkan, sehingga keselamatan itu menjadi sebuah anugerah, kasih karunia Elohim bagi kita. Kita diselamatkan bukan karena prestasi, pencapaian atau juga perbuatan baik kita.</p>
<p>Mengapa?</p>
<p><span id="more-663"></span></p>
<p>Karena sekiranya kita selamat karena melakukan hukum Taurat dan taat pada sekumpulan peraturan, maka kita tidak membutuhkan Elohim lagi agar selamat. Keselamatan akan menjadi sesuatu yang dapat kita usahakan sendiri. Dan pada hakekatnya kita tidak akan pernah bisa sempurna tidak berbuat kesalahan.</p>
<p>Demikian pula kalau keselamatan kita adalah karena melakukan perbuatan baik (pahala), maka kita lah yang akan menyamatkan diri kita dan bukan Elohim. Lagipula kita tidak akan pernah tahu sejauh apa perbuatan baik kita akan menebus segala dosa kita. Kita pun bisa menjadikan &#8220;untuk berbuat baik&#8221; sebagai dasar kita untuk berbuat jahat. Sebagai contoh, kita dapat korupsi dan hasilnya kita pergunakan untuk membangun rumah ibadah. Apakah itu benar?</p>
<p>Hukum Kasih Karunia menunjukan bagaimana Elohim Sang Pencipta mengasihi kita &#8211; sehingga Ia menyelamatkan kita; dan juga menunjukan bagaimana sebuah hubungan 2 arah tercipta antara manusia -Tuhan dan Tuhan &#8211; manusia. Manusia membutuhkan karunia Tuhan dan Tuhan memberikan kasihNya bagi kita. Itulah kerinduan Tuhan yang terutama bagi kita, untuk memiliki hubungan yang erat dengan ciptaanNya, semata-mata karena Ia mengasihi kita.</p>
<p>Oleh karena itu, janganlah untuk ragu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Hanya Karena iman kepadaNya maka kita dapat diselamatkan. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/10/kasih-karunia-yang-menyelamatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 Useful Tips For a Better Life</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/10/25-useful-tips-for-a-better-life/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/10/25-useful-tips-for-a-better-life/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 12:07:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Better Life]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Victory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/10/25-useful-tips-for-a-better-life/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Got this from a friend. 
Life is full of surprises, and sometimes the surprise is not pleasant. Not only that, we have to dealt with our feelings and emotions everyday. That is why we need some insightful tips.  I think this 24 tips is very good! You should try it :)</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="tips" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/10/tips1.jpg" width="225" height="337" />Got this from a friend. I think its very good! U should try it <img src='http://todayswisdoms.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>25 ULTIMATE TIPS FOR BETTER LIFE</p>
<p>
1. Take a 10-30 minute walk every day. &amp; while you walk, SMILE. It is the ultimate anti-depressant.<br />
2. Sit in silence for at least 10 minutes each day.<br />
3. When you wake up in the morning,Pray to ask God&#8217;s guidance for your purpose, today.&#8217;<br />
4. Eat more foods that grow on trees and plants and eat less food that is manufactured in plants.<br />
5. Drink green tea and plenty of water. Eat blueberries, wild Alaskan salmon, broccoli, and almonds.<br />
6. Try to make at least three people smile each day.<br />
7. Don&#8217;t waste your precious energy on gossip, energy vampires, issues of the past, negative thoughts or things you cannot control. Instead invest your energy in the positive present moment.<br />
8. Eat breakfast like a king, lunch like a prince and dinner like a college kid with a maxed out charge card.<br />
9. Life isn&#8217;t fair, but it&#8217;s still good.<br />
10. Life is too short to waste time hating anyone. Forgive them for everything !<br />
11. Don&#8217;t take yourself so seriously. No one else does.<br />
12. You don&#8217;t have to win every argument. Agree to disagree.<br />
13. Make peace with your past so it won&#8217;t spoil the present.<br />
14. Don&#8217;t compare your life to others. You have no idea what their journey is all about.<br />
15. No one is in charge of your happiness except you.<br />
16. Frame every so-called disaster with these words: &#8216;In five years, will this matter?&#8217;<br />
17. Help the needy,Be generous ! Be a &#8216;Giver&#8217; not a &#8216;Taker&#8217;<br />
18. What other people think of you is none of your business.<br />
19. Time heals everything.<br />
20. However good or bad a situation is, it will change.<br />
21. Your job won&#8217;t take care of you when you are sick. Your friends will. Stay in touch.<br />
22. Envy is a waste of time. You already have all you need.<br />
23. Each night before you go to bed ,Pray to God and Be thankful for what you have accomplished, today !<br />
24. Remember that you are too blessed to be stressed!.</p>
<p><span id="more-643"></span>
<p>Got this from a friend. I think its very good! U should try it <img src='http://todayswisdoms.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>25 ULTIMATE TIPS FOR BETTER LIFE</p>
<p>
1. Take a 10-30 minute walk every day. &amp; while you walk, SMILE. It is the ultimate anti-depressant.<br />
2. Sit in silence for at least 10 minutes each day.<br />
3. When you wake up in the morning,Pray to ask God&#8217;s guidance for your purpose, today.&#8217;<br />
4. Eat more foods that grow on trees and plants and eat less food that is manufactured in plants.<br />
5. Drink green tea and plenty of water. Eat blueberries, wild Alaskan salmon, broccoli, and almonds.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/10/25-useful-tips-for-a-better-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

