<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>todayswisdoms.com : Wisdoms from Daily Life &#187; COOL</title>
	<atom:link href="http://todayswisdoms.com/category/cool/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://todayswisdoms.com</link>
	<description>Wisdoms from Daily Life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 10:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>C O O L – SELASA 19 JULI 2011</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 11:03:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Benih]]></category>
		<category><![CDATA[Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Janji Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Menabur]]></category>
		<category><![CDATA[Menang]]></category>
		<category><![CDATA[Multiplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Multiplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bagaimanakah kita dapat mengalami penggenapan Janji-Janji Tuhan di sisa tahun 2011?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="finish" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/07/finish.jpg" width="240" height="193" />MENGALAMI JANJI TUHAN</strong> </p>
<p>
Tuntunan Tuhan di tahun ini bagi gereja kita, bahwa tahun 2011 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi. Tentu kita semua mau mengalami janji Tuhan tersebut, namun langkah-langkah apa yang harus kita lakukan untuk mengalaminya?<br />
Marilah kita memahami terlebih dahulu  mengenai &#8220;Prinsip Pohon&#8221; agar kita mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai &#8220;multiplikasi dan promosi&#8221;</p>
<p><span id="more-713"></span></p>
<p>
1. Tabur Benih (Markus 4:26-29)<br />
Kita tidak akan pernah menuai jika kita tidak pernah menabur. Oleh karena itu untuk mendapatkan tuaian, kita harus menabur. Jika kita menuai, kita pasti menuai melebihi apa yang kita tabur. Itu adalah multiplikasi. Oleh karena itu tahun ini selain menjadi tahun promosi dan multiplikasi, juga menjadi tahun menabur.</p>
<p>
2. Tanam di tanah yang tepat (Matius 13:23)<br />
Tanah yang tepat akan menentukan hasil yang baik. Jika  sebuah benih ditabur di tanah yang tepat dan subur, maka benih itu akan tumbuh dan berbuah optimal. Oleh karena itu kita harus memastikan seluruh aspek kehidupan apakah itu pekerjaan, usaha, pelayanan dan keluarga kita berada di &#8220;tanah yang baik&#8221;.</p>
<p>
3. Tumbuh dengan cara Tuhan (1 Korintus 3:6-7)<br />
Sebuah tanaman dapat bertumbuh dengan baik karena ada factor manusia yang menjaga, merawat dan memeliharanya. Namun yang terlebih penting adalah Tuhan, karena tanpa Tuhan tidak mungkin phon tersebut dapat tumbuh. Demikian pula dengan kita, jika kita mau bertumbuh dan berbuah maka kita harus dekat kepada Tuhan dan mengandalkan cara Tuhan dan bukan cara kita.</p>
<p>
4. Untuk berbuah banyak harus mau dibersihkan (Yohanes 15:2)<br />
Agar sebuah pohon dapat berbuah lebih banyak lagi, maka ia harus dibersihkan dari segala factor yang menghambat kemampuannya untuk dapat berbuah lebih banyak lagi. Bagi hidup kita, pembersihan adalah sebuah proses yang harus kita lalui supaya kita daapt mengalami promosi dan multiplikasi. Karena itu bersyukurlah jika kita mengalami proses masalah, sebab itu artinya kita akan mengalami janji Tuhan asalkan respon kita terhadap masalah tersebut benar!</p>
<p>PENUTUP<br />
Banyak orang mendengar janji Tuhan tapi tidak mengalaminya. Itu adalah suatu kerugian. Oleh karena itu hari ini kita telah belajar bagaimana menerima janji Tuhan dari &#8220;prinsip pohon&#8221;. Marilah kita lakukan agar tahun  ini Janji Tuhan yaitu Promosi dan Multiplikasi menjadi bagian kita! Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/07/c-o-o-l-selasa-19-juli-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA  19 April 2011</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2011/04/c-o-o-l-selasa-19-april-2011/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2011/04/c-o-o-l-selasa-19-april-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 11:53:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2011/04/c-o-o-l-selasa-19-april-2011/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bagaimanakah kita dapat mengampuni ketika hati kita disakiti? Apakah yang Firman Tuhan katakan?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="mengampuni" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2011/04/mengampuni.jpg" width="240" height="183" />MENGAMPUNI  |</strong> Matius 6:14-15</p>
<p>Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Ada kalanya kita berhadapan dengan orang-orang yang tidak pernah kita inginkan untuk berhadapan dengan kita, atau mungkin kita menghadapi orang-orang yang menjengkelkan atau malah merugikan kita, sehingga tanpa sadar kita kecewa, merasa disakiti dan kalau dibiarkan hati kita akan menjadi pahit.</p>
<p><span id="more-699"></span></p>
<p>
Solusi yang paling mujarab untuk keluar dari kepahitan itu adalah dengan cara &#8220;mengampuni&#8221;. Namun cara yang mujarab ini seringkali tidak sesederhana yang kita kira karena kita berurusan dengan perasaan dan hati kita.  Oleh karena itu kita perlu mengetahui prinsip-prinsip Firman Tuhan tentang mengampuni, sehingga kita dengan tegas dapat memilih sikap yang benar di saat kita menghadapi kekecewaan.</p>
<p>
1. Mengampuni adalah mutlak. (Matius 6:14-14)<br />
Walau dosa kita sudah diampuni, kita tetap berjuang melawan daging dan dosa yang terus mencoba menggoda kita. Terkadang dalam proses itu kita jatuh. Itulah mengapa kita butuh pengampunan Tuhan. Oleh karena itu kita pun juga harus mengampuni mereka yang bersalah kepada kita sama seperti Tuhan mengampuni kita. Mengampuni menjadi mutlak karena pada hakikatnya itu adalah untuk kepentingan dan kita.</p>
<p>
2. Mengampuni Akan menarik Kuasa Tuhan turun atas hidup kita. (Yakobus 5:16)<br />
Kata-kata &#8220;hendaklah kamu saling mengaku dosamu&#8221; ditujukan kepada kita dan sesama. Artinya kita harus saling memaafkan dan saling mengampuni. Barulah doa kita jika dengan yakin didoakan akan besar kuasanya.</p>
<p>
3. Pengampunan bukan didasarkan kepada siapa yang benar dan siapa yang salah. (Lukas 23:2-4 dan 34)<br />
Seringkali kita sulit mengampuni karena kita merasa diri kita tidak salah, dan orang lain yang bersalah kepada kita, dan kita menuntut orang lain dahulu yang seharusnya minta maaf kepada kita. Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita sebaliknya, bagaimana ia mengampuni orang-orang yang menuntut dia disalibkan walau sebetulnya Ia tidak bersalah.</p>
<p>
4. Mengampuni Harus dengan segenap hati kita. (Matius 18:35)<br />
Pengampunan yang kita lepaskan haruslah dengan segenap hati kita. Oleh karena itu kita harus meminta Tuhan memulihkan Hati kita terlebih dahulu, agar kita dapat  mengampuni dengan segenap hati kita. Kita harus meminta kasih Tuhan untuk menguasai kita sehingga kita bisa mengasihi seperti Tuhan mengasihi.</p>
<p>PENUTUP<br />
Untuk mengampuni adalah sebuah pilihan. Dan jika kita memilih untuk mengampuni, itu bukanlah sebuah kelemahan, tetapi sebuah kekuatan dan kuasa. Mereka yang dapat mengampuni melepaskan dirinya dari ikatan masa lalu sehingga dengan bebas dapat bergerak maju ke dalam tingkatan kehidupan yang lebih tinggi dan maksimal dalam menerima berkat dari Elohim. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2011/04/c-o-o-l-selasa-19-april-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 9 NOVEMBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-9-november-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-9-november-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 06:22:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-9-november-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Hidup kita , seperti yang digambarkan oleh Rasul Paulus, seperti sebuah pertandingan, dimana diujungnya terdapat garis finish. Dan orang yang menang melalui garis finish tersebut dengan memelihara iman mereka]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><a href="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/11/finish.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="finish" border="0" alt="finish" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/11/finish_thumb.jpg" width="240" height="190" /></a> MENCAPAI GARIS AKHIR</b></p>
<p>2 Timotius 4:7</p>
<p>Hidup kita , seperti yang digambarkan oleh Rasul Paulus, seperti sebuah pertandingan, dimana diujungnya terdapat garis finish. Dan orang yang menang melalui garis finish tersebut dengan memelihara iman mereka.</p>
<p>Pertandingan atau perlombaan, berarti kita bicara soal jalur atau lintasan yang harus dilalui, dan garis finish , peserta yang tidak berhasil melalui jalur yang ada dan mencapai garis finish pasti akan dianggap gagal.</p>
<p> <span id="more-674"></span>
<p>Kita dapat belajar dari rasul Paulus tentang kehidupan Dia, dan bagaimana dia mengakhiri hidupnya dengan sangat indah. Marilah kita belajar dari beliau, agar kita dapat mencapai garis finish tersebut.</p>
<p>Sikap hati yang harus kita miliki seperti Rasul Paulus adalah:</p>
<ol>
<li><b>Kesungguhan hati – 1 Korintus 9:24</b> </li>
</ol>
<p>Jika kita mengerjakan sesuatu dengan sungguh sungguh, pasti berhasil, karena dengan bersungguh sungguh berarti seluruh Roh, hati dan Jiwa kita dedikasikan untuk perkerjaan ini. Kita pasti akan mengerahkan segala kemapuan kita. Dan jika kita melakukannya untuk kemuliaan Tuhan, maka pasti tidak akan pernah bosan, tetapi kita dibuatnya selalu bergairah.</p>
<ol>
<li><b>Penguasaan Diri – 1 Korintus 9:25</b> </li>
</ol>
<p>Tahu kapan harus berhenti, adalah salah satu bagian dari penguasaan diri. Iblis tahu benar caranya membelokan kebenaran walaupun hanya sedikit, semakin lama semakin besar. Maka untuk itu kadang kita harus berhenti, diam sejenak dan merenung, baru kemudian mulai kembali berjalan kembali pada jalur yang benar.</p>
<ol>
<li><b>Fokus yang benar – 1 Korintus 9:26</b> </li>
</ol>
<p>Focus ada karena akibat dari 2 hal diatas. Focus terhadap tujuan akhir yang ada didepan tentunya. Tujuannya adalah garis finish tersebut. Jangan sampai kita mempunyai Fokus yang salah.</p>
<ol>
<li><b>Latihan – 1 Korintus 9:27</b> </li>
</ol>
<p>Practice makes perfect – kita sering mendengar peribahasa ini. Jangalah malas beribadah, terutama dalam hal ibadah ( 1 Timotius 4:7b-8) karena itu berguna untuk hidup yang akan dating.</p>
<p><b>PENUTUP</b></p>
<p>Mari kita praktekan apa yang telah diajarkan oleh Rasul Paulus dalam menghadapi pertandingan hidup kita, agar kita dapat mencapai garis finish dan menjadi pemenang</p>
<p>Amin! </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-9-november-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 2 NOVEMBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 11:31:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Mujizat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertolongan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pernahkah kita berada di dalam keadaan yang sangat genting, kita berdoa meminta pertolongan Tuhan namun Tuhan tidak menolong? Atau kita melihat bagaimana Tuhan berkarya di dalam kehidupan orang lain, namun doa kita tidak kunjung dijawab?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="godhelp" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/11/godhelp.jpg" width="225" height="213" />PERTOLONGAN TUHAN</strong><br />
Yesaya 55:8-9</p>
<p>
Pernahkah kita berada di dalam keadaan yang sangat genting, kita berdoa meminta pertolongan Tuhan namun Tuhan tidak menolong? Atau kita melihat bagaimana Tuhan berkarya di dalam kehidupan orang lain, namun doa kita tidak kunjung dijawab? Apakah Tuhan memilih-milih? Apakah Ia memandang setiap orang secara berbeda?</p>
<p><span id="more-667"></span><br />
Sesungguhnya Tuhan selalu mendengar seruan kita kepadaNya, Ia adalah Tuhan yang Maha Tahu, namun seringkali cara Tuhan menolong kita berbeda dengan persepsi yang kita harapkan, sehingga di saat Tuhan datang menolong kita tidak melihatnya dan menganggap Tuhan  tidak menolong kita.</p>
<p>
Oleh karena itu kita harus mengenali cara-cara Tuhan dalam menolong kita.</p>
<p>
1. Mujizat ( Daniel 3:1-6 dan 8-27) serta Kisah 12:1-12<br />
Sadrakh, Mesakh dan Abednego ditolong Tuhan melalui Mujizat. Namun yang kita harus ingat bahwa mujizat adalah murni otoritas Tuhan. Kita tidak dapat memaksakan Tuhan untuk melakukan mujizat, namun yang dapat kita lakukan adalah mempercayai Tuhan bahwa Ia akan lakukan yang terbaik.</p>
<p>
2. Kesempatan (Kejadian 19:15-22 dan Kisah 9:23-25)<br />
Terkadang Tuhan menolong kita melalui kesempatan yang Ia berikan, melalui pintu-pintu yang Ia bukakan. Lot selamat karena Tuhan memberikan kesempatan itu bagi dia dan dia mengambil kesempatan itu. Demikian juga dengan Paulus. Oleh karena itu kita harus peka dalam membaca situasi yang terjadi dan memohon hikmat Tuhan agar setiap kesempatan yang Ia bukakan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya.</p>
<p>
3. Sarana Yang Tuhan Sediakan (Kejadian 6:13-14 dan 17-18)<br />
Nuh berada di dalam bahtera karena Tuhan memilihnya dan memberikan sarana itu bagi Nuh. Sarana dapat juga berupa pekerjaan, kemampuan, skill atau talenta yang Tuhan berikan. Jadi Tuhan pun dapat menolong kita melalui apa yang sebetulnya sudah Ia berikan kepada kita sejak dari awal.</p>
<p>
4. Kekuatan Supranatural (Kisah 7:54-60)<br />
Tidak mustahil pula jalan pertolongan Tuhan bukanlah seperti yang kita pikirkan, namun tetap Tuhan tetap menyatakan kemuliaanNya. Sama halnya seperti mujizat, kekuatan Supranatural adalah sepenuhnya otoritas Tuhan. Kita tidak dapat memaksakan untuk dapat memiliki kekuatan Supranatural tersebut. Namun seperti Stefanus,kalau focus kita adalah kepada Tuhan, bukan kepada diri kita sendiri, maka Tuhan memberikan kekuatan tersebut agar kematian Stefanus menjadi kesaksian bagi kemuliaan nama Tuhan.</p>
<p>
<strong>PENUTUP</strong><br />
Pandanglah pertolongan Tuhan dengan pola piker Tuhan dan bukan dengan keinginan kita sendiri. Di saat kita lebih focus kepada Tuhan, maka tidak mustahil Tuhan menyatakan mujizat dan tanda-tanda Ajaib, namun kalaupun pertolongan Tuhan tidak melalui hal tersebut, jalanNya tetap adalah yang terbaik bagi kita. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/11/c-o-o-l-selasa-2-november-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 26 OKTOBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-26-oktober-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-26-oktober-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2010 11:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Iman]]></category>
		<category><![CDATA[khawatir]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Depan]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-26-oktober-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tidak ada satu manusia pun di dunia yang tidak pernah khawatir, semua manusia pernah merasakannya. Bahkan beberapa orang mengatakan khawatir adalah suatu hal yang sangat manusiawi.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="Worry" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/10/worry.jpg" width="225" height="303" />KESUSAHAN SEHARI CUKUP UNTUK SEHARI<br /></strong>Matius 6:25-34</p>
<p>
Tidak ada satu manusia pun di dunia yang tidak pernah khawatir, semua manusia pernah merasakannya. Bahkan beberapa orang mengatakan khawatir adalah suatu hal yang sangat manusiawi.</p>
<p>
Bagi kita yang percaya kepada Yesus pun tentu pernah mengalami kekhawatiran. Tetapi bagaimanakah pandangan Tuhan mengenai kekhawatiran? Firman di atas dengan jelas menyatakan bagaimana Tuhan memerintahkan kita untuk tidak khawatir akan apapun juga, karena kita berada di dalam pemeliharaan tangan Tuhan yang berkuasa. Namun kalau kita saat ini tengah khawatir pun, janganlah berkecil hati karena semua orang pun mengalaminya. Tuhan pun tidak melarang kita untuk khawatir, namun janganlah kita tenggelam di dalam kekhawatiran kita.</p>
<p><span id="more-655"></span><br />
Untuk mengerti mengenai kekhawatiran, kita perlu melihat lebih dalam apakah itu kekhawatiran. Kekhawatiran selalu bersumber pada 3 hal yaitu &#8220;hari kemarin&#8221;, &#8220;hari ini&#8221;, dan &#8220;hari esok&#8221;. Apakah artinya?</p>
<p>
<em>1. Jangan membawa beban dari &#8220;hari kemarin&#8221;<br /></em>&#8221; Pengalaman masa lalu haruslah kita jadikan sebagai pelajaran (Wahyu 2:5) dan jangan jadikan itu sebagai beban, trauma atau ketakutan yang mengikat kita. Apa yang sudah terjadi tidak dapat kita ubah, namun kita dapat mengubah keadaan kita di depan melalui keputusan kita di saat ini.<br />
&#8221; Ingatlah selalu akan kebaikan Tuhan di masa lalu, sehingga kita semakin kuat dalam pengharapan kita kepada Tuhan di masa yang akan datang. (Mazmur 103:2-3)</p>
<p>
<em>2. Janganlah Khawatir akan &#8220;hari esok&#8221;<br /></em>&#8221; Adalah baik jika kita dapat merencanakan hari esok kita, dan itulah yang harus kita lakukan. (Lukas 14:28) Namun kita harus melibatkan Tuhan di dalam setiap apa yang kita rencanakan, dan jangan mengandalkan kekuatan ataupun hikmat kita sendiri. (yakobus 4:13-15 dan Amsal 3:5-6)<br />
&#8221; Dalam merencakan hari esok, kita harus memulai dasarnya dengan iman kita kepada Tuhan dan bukan kepada kekhawatiran. (Matius 6:34)</p>
<p>
<em>3. Bertindaklah sekarang!</em><br />
&#8221; Firman Tuhan katakan bahwa hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:15-16) Artinya kita harus memanfaatkan setiap waktu kita untuk melangkah. Kekhawatiran seringkali mengaburkan focus orang, dari solusi ke masalah. Di saat kita focus terhadap solusi, maka masalah apapun dapat kita selesaikan. Oleh karena itu segeralah bertindak, jangan mau dibutakan oleh kekhawatiran!</p>
<p>
<strong>PENUTUP</strong><br />
Kekhawatiran tidak akan pernah membuat kita maju, bahkan menenggelamkan kita di dalam keresahan, mencuri damai sejahtera dan sukacita kita. Ingatlah akan apa yang Tuhan katakana di hari ini, kita sepenuhnya berada di dalam tangan pemeliharaanNya. Orang yang rajin dan bersungguh-sungguh di dalam Tuhan tidak perlu khawatir akan hari esok, sebab Tuhan yang menetapkannya. (Mazmur 37:23-24) Amin!
 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-26-oktober-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 5 OKTOBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 11:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[Grace]]></category>
		<category><![CDATA[Karunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Salvation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tuhan mempunyai kerinduan untuk dapat mengenal anak-anakNya lebih dekat lagi. Tuhan rindu memberikan apa yang Tuhan punya kepada anak-anakNya.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="hand" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/10/hand.jpg" width="225" height="166" />KEKUDUSAN<br /></strong>Ibrani  12 : 14</p>
<p>
Tuhan mempunyai kerinduan untuk dapat mengenal anak-anakNya lebih dekat lagi. Tuhan rindu memberikan apa yang Tuhan punya kepada anak-anakNya. Tetapi ada satu syarat yang Tuhan minta dari anak-anakNya untuk dapat menerima semua yang ingin Tuhan berikan, yaitu Kekudusan.<br /><span id="more-637"></span><br />
Kita diciptakan serupa dengan gambar Tuhan, berarti apa yang menjadi sifat Tuhan haruslah kita miliki. Kekudusan adalah sifat mutlak Tuhan (1 Pet 1 : 16), sehingga suatu keharusan dan standar yang mutlak yang harus kita sebagai anak Tuhan harus miliki. Kita harus menjadi Kudus seperti yang Tuhan harapkan , agar kita dapat melihat Tuhan, merasakan Tuhan, dan menerima kuasa Tuhan dengan sempurna.<br />
Kata Kudus dalam bahasa ibrani ( Qadosy ), artinya adalah dipisahkan (Imamat 20 : 26). Hidup Kudus punya konsekuensi, yaitu kita dipisahkan dari dunia ( cara dunia, pola pikir dunia, prinsip dunia, kebiasaan dunia, dll). Kita harus hidup terpisah dari dunia ini.<br />
Kita dikuduskan bukan oleh kekuatan kita melainkan oleh darah Yesus (Ibrani 13:12), selain itu kita juga harus tetap mengusahakannya ( mengejarnya). Jika kita mau berusaha dengan maksimal, maka pasti ada keuntungan yang kita peroleh dengan menjalani hidup dalam kekudusan :</p>
<p>
1. Orang- orang kudus memiliki nilai yang tinggi  (1 tawarikh 16 : 29)<br />
- Orang Kudus disamakan dengan perhiasan, dimana perhiasan tersebut dianggap berharga dan bernilai tinggi.<br />
- Jika kita hidup kudus, maka kita dianggap berharga dihadapan manusia dan terutama bagi Tuhan.</p>
<p>2. Orang Orang Kudus akan memperoleh rahasia Allah (Kolese 1 : 25-26)<br />
- Karena kita dianggap berharga bagi Tuhan, maka Tuhan mau untuk membagikan rahasia rahasia yang Tuhan miliki.</p>
<p>3. Orang orang Kudus diberikan kewenangan menjadi Hakim (Yudas 1 : 14-15)<br />
- Orang Kudus diberi hak istimewa oleh Tuhan untuk menjadi hakim. Hakim yang menjatuhkan hukuman, memberi keputusan.</p>
<p>4. Orang Kudus tidak akan melihat kebinasaan (Mazmur 16 : 10))<br />
- Janji Tuhan kepada orang Kudus adalah tidak akan binasa, melainkan hidup dalam kehidupan yang penuh dengan kemenangan, dan kepastian.</p>
<p>
PENUTUP<br />
Hidup Kudus adalah syarat mutlak sebagai anak -anak Tuhan. Mulanya Tuhan menguduskan kita anaka-anakNya, selanjutnya kita harus mengusahakan dan mengejar kekudusan tersebut.  Berkat yang luar biasa akan kita terima jika kita terus hidup dalam kekudusan. Tetaplah kita menajaga hubungan yang intim dengan Tuhan agar kita dapat terus hidup dalam kekudusan. Amin
 </p>
<p><!--more-->
<p>Tuhan mempunyai kerinduan untuk dapat mengenal anak-anakNya lebih dekat lagi. Tuhan rindu memberikan apa yang Tuhan punya kepada anak-anakNya. Tetapi ada satu syarat yang Tuhan minta dari anak-anakNya untuk dapat menerima semua yang ingin Tuhan berikan, yaitu Kekudusan.<br />
Kita diciptakan serupa dengan gambar Tuhan, berarti apa yang menjadi sifat Tuhan haruslah kita miliki. Kekudusan adalah sifat mutlak Tuhan (1 Pet 1 : 16), sehingga suatu keharusan dan standar yang mutlak yang harus kita sebagai anak Tuhan harus miliki. Kita harus menjadi Kudus seperti yang Tuhan harapkan , agar kita dapat melihat Tuhan, merasakan Tuhan, dan menerima kuasa Tuhan dengan sempurna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-5-oktober-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L – SELASA 12 OKTOBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-12-oktober-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-12-oktober-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 11:32:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Berkemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Berkenan]]></category>
		<category><![CDATA[Kudus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-12-oktober-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kita semua yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat, yang telah mati di kayu salib dan bangkit untuk menebus dosa kita, maka kita memperoleh keselamatan, yaitu hidup yang kekal.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="Grace" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/10/grace.jpg" width="225" height="279" />KASIH KARUNIA ALLAH<br /></strong>Efesus 2:8-9<br />
Kita semua yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat, yang telah mati di kayu salib dan bangkit untuk menebus dosa kita, maka kita memperoleh keselamatan, yaitu hidup yang kekal. Namun keselamatan kita itu bukanlah karena atas usaha kita, walaupun ada bagian kita yaitu untuk mengambil langkah percaya kepada Yesus melalui Iman. Keselamatan kita itu adalah pemberian Tuhan bagi kita, dan bukan hanya sekedar pemberian tetapi anugerah.</p>
<p>
Anugerah adalah pemberian akan sesuatu yang berharga, yang nilainya luar biasa kepada mereka yang tidak mampu, tidak layak, dan tidak sepantasnya menerima pemberian tersebut.</p>
<p>
Kita pun pada dasarnya adalah manusia berdosa yang sama sekali tidak layak untuk diselamatkan. Namun Ia yang memilih kita terlebih dahulu (Yohanes 15:16) dan Ialah  yang memberikan Anugerah Tuhan tersebut melalui Iman kita kepada Kristus.</p>
<p>
Lalu bagaimanakah kita mengisi kehidupan ini jika Tuhan telah melimpahkan Anugerah yang luar biasa berlimpah-limpah bagi kita? Bagaimanakah cara kita dalam menjalani hidup kita?</p>
<p>
1. Tetaplah mengerjakan Keselamatan itu dengan takut dan gentar. (Filipi 2:12-13)<br />
Keselamatan yang Tuhan beri bukanlah sesuatu yang hanya kita terima saja, kita tetap harus menjaganya, mengisinya dengan melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan.</p>
<p>2. Senantiasa dekat dengan Tuhan (Mazmur 65:5)<br />
Kita telah dipilihNya untuk menjadi anak-anakNya, oleh karena itu tetaplah dekat dengan Tuhan dan jangan biarkan apapun juga membawa kita jauh dariNya.</p>
<p>3. Senantiasa Mengucap Syukur (1 Tesalonika 5:18)<br />
Mengucap syukur dalam segala hal, dan khususnya dalam keadaan yang tidak baik, menunjukan bagaimana kita mempercayaiNya dalam kondisi yang terburuk sekalipun. Dan ini menjadi sesuatu yang sangat Tuhan inginkan karena dengan demikian kita sungguh sangat menghormati akan apa yang telah Tuhan lakukan di dalam hidup kita.</p>
<p>4. Senantiasa Melayani Sesama (1 Petrus 4:10, Galatia 6:9-10)<br />
Fokuslah juga untuk melayani sesama kita, karena dengan demikian kita melakukan apa yang menjadi kehendakNya. Dengan mengasihi dan membantu sesama maka kita telah melakukan sebagian dari ibadah yang sejati.</p>
<p>PENUTUP<br />
Kasih karunia adalah salah satu pembuktian Tuhan bagi kita, pembuktian akan KasihNya dan KeTuhananNya. Dengan kasih karuniaNya tersebut kita diumungkinkan untuk melakukan, menjalani menerima dan menanggung segala sesuatu yang sebenarnya tidak mungkin bisa terjadi  oleh karena semata-mata perbuatan kita (Roma 11:6). Amin!
 </p>
<p><span id="more-635"></span>
<p><strong>KASIH KARUNIA ALLAH<br /></strong>Efesus 2:8-9<br />
Kita semua yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat, yang telah mati di kayu salib dan bangkit untuk menebus dosa kita, maka kita memperoleh keselamatan, yaitu hidup yang kekal. Namun keselamatan kita itu bukanlah karena atas usaha kita, walaupun ada bagian kita yaitu untuk mengambil langkah percaya kepada Yesus melalui Iman. Keselamatan kita itu adalah pemberian Tuhan bagi kita, dan bukan hanya sekedar pemberian tetapi anugerah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/10/c-o-o-l-selasa-12-oktober-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L – SELASA 28 SEPTEMBER 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-28-september-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-28-september-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 11:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[kelimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[Proses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-28-september-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Di tahun 2010 ini Tuhan telah menjanjikan bagi kita "Pemulihan dan Kelimpahan". Ada baiknya sebelum tahun ini berakhir kita melakukan evaluasi, apakah hidup kita telah mengalami Pemulihan dan Kelimpahan?</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="menang" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/09/menang.jpg" width="225" height="337" />PEMULIHAN<br /></strong>Kisah Para Rasul 3:21</p>
<p>
Setiap tahun Tuhan melalui hambaNya Tuhan senantiasa menuntun kita melalui. Di tahun 2010 ini Tuhan telah menjanjikan bagi kita &#8220;Pemulihan dan Kelimpahan&#8221;. Ada baiknya sebelum tahun ini berakhir kita melakukan evaluasi, apakah hidup kita telah mengalami Pemulihan dan Kelimpahan?<br /><span id="more-622"></span><br />
Banyak orang mendambakan kelimpahan lebih dari pemulihan, mungkin karena orang tersebut merasa hidupnya sudah cukup baik di hadapan Tuhan. Namun kebenarannya adalah Pemulihan dan Kelimpahan adalah ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.. Kita tidak akan mengalami Kelimpahan kalau kita tidak dipulihkan terlebih dahulu, dan kalau kita mengalami pemulihan maka kita pasti akan mendapatkan kelimpahan.</p>
<p><!--more--></p>
<p>
Pemulihan sendiri bukanlah sesuatu yang dapat kita raih secara instan. Pemulihan berbicara mengenai sebuah proses yang membutuhkan waktu, kesabaran dan usaha. Contoh yang sangat jelas dari Alkitab mengenai pemulihan adalah kisah Ayub. Kita dapat melihat bagaimana Ayub sebagai seorang yang saleh, sukses dalam bisnis, keluarga dan pelayanan, namun mengalami kehancuran. Ketika Ia dipulihkan Tuhan memberikan lebih daripada apa yang ia miliki di awal, sebuah proses pemulihan yang luar biasa. Proses apa yang Ayub lalui sehingga ia dipulihkan ?</p>
<p>
1. Percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan sesuatu (Ayub 42:2)<br />
- Percayalah bahwa Tuhan sanggup memulihkan. Yesus adalah Jagonya dalam memulihkan kondisi yang tidak baik menjadi baik. (Matius 11:25)</p>
<p>2. Cabut Perkataan yang Sia-sia (Ayub 42:6a)<br />
- Perkataan adalah sesuatu yang sangat penting bukan hanya bagi Tuhan namun juga bagi Iblis. Seringkali di dalam masa penantian akan pemulihan kita menjadi tidak sabar, mengeluh dan menggerutu. Itulah yang iblis tunggu-tunggu dari Ayub, kata-kata kutukan kepada Allah atas dasar kekecewaan Ayub akan keadaanya. (Ayub 1:11 dan Ayub 2:5)</p>
<p>3. Hati yang menyesal dan bertobat (Ayub 42:6a)<br />
- Proses selanjutnya untuk mengalami pemulihan adalah sikap hati yang mau bertobat. Dalam setiap masalah yang Tuhan ijinkan terjadi pasti ada maksud Tuhan, pelajaran yang dapat kita petik, sesuatu yang memang Tuhan inginkan bagi kita untuk kita mengerti. Misalnya Tuhan ijinkan ada masalah agar kita belajar untuk mengucap syukur. Miliki sikap hati yang benar untuk dapat dipulihkan.</p>
<p>4. Mentaati Kehendak Tuhan (Ayub 42:9-10)<br />
- Tuhan menghendaki Ayub untuk berdoa bagi teman-temannya. Di saat seperti ini menurut logika manusia berdoa bagi teman-temannya bukanlah sesuatu yang Ayub perlukan agar ia dipulihkan, namun Ayub mau taat pada kehendak Tuhan. Kalau kita ingin taat, kita harus tunduk kepada kehendak Tuhan walau cara yang dipakaiNya terkadang tidak masuk akal.</p>
<p>
<strong>PENUTUP</strong><br />
Tuhan begitu mengasihi kita dan Dia mau kita mengalami &#8220;Pemulihan dan Kelimpahan&#8221;. Tuhan rindu kita mengalami seperti apa yang tertulis di dalam Yohanes 10:10. Lewati proses yang harus kita lalui dan tetapkan FOKUS kita dengan benar : &#8220;Kejar Pemulihan maka Kelimpahan akan menjadi bagian kita.&#8221; AMIN!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-28-september-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L SELASA 8 AGUSTUS 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-8-agustus-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-8-agustus-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 12:04:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir Jaman]]></category>
		<category><![CDATA[Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-8-agustus-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini kita sedang hidup di zaman akhir, dan sebagaimana yang Firman Tuhan katakan, keadaan dunia hari-hari ini justru bukan semakin baik namun semakin sulit. Di sisi yang lain, dunia menawarkan segala daya tariknya yang pada ujung-ujungnya adalah maut]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="Wisdom" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/09/wisdom.jpg" width="225" height="225" />HIDUP BIJAKSANA DI AKHIR ZAMAN<br /></strong>2 Petrus 3:1-3</p>
<p>
Saat ini kita sedang hidup di zaman akhir, dan sebagaimana yang Firman Tuhan katakan, keadaan dunia hari-hari ini justru bukan semakin baik namun semakin sulit. Di sisi yang lain, dunia menawarkan segala daya tariknya yang pada ujung-ujungnya adalah maut.<br /><span id="more-620"></span><br />
Untuk dapat menghadapi tantangan kehidupan di zaman akhir ini, kita harus hidup bijaksana, yaitu sesuai dengan apa yang Tuhan tuntunkan kepada kita melalui FirmanNya. Inilah cara-caranya :<br />
1. Pergunakanlah waktu yang ada (Efesus 5:16)<br />
- Semua orang Tuhan karuniakan jumlah waktu yang sama setiap harinya, namun yang membedakan setiap orang adalah bagaimana ia menggunakan waktunya. Di saat ini sangat penting bagi kita untuk mempergunakan setiap waktu yang ada seefektif mungkin bagi tujuan kekekalan dan bukanlah untuk kesia-siaan. Karena pada akhirnya nanti Tuhan akan meminta pertanggung jawaban kita atas setiap waktu yang sudah Ia berikan.</p>
<p>2. Pahami Kehendak Tuhan (Efesus 5:17)<br />
- Banyak orang tersesat di dalam hidupnya karena mereka tidak dapat memahami kehendak Tuhan. Mereka berjalan dengan kehendaknya sendiri, apa yang baik dan masuk akal menurut pikiran mereka itu yang mereka lakukan. (1 Petrus 4:2-3) Pada akhirnya mereka tersesat dan kehilangan tuntunan Tuhan. Firman Tuhan katakan kalau kita tidak mengenal dan memahami kehendak Tuhan maka kita adalah orang -orang yang bodoh. Oleh karena itu kita harus semakin lagi memahami kehendak Tuhan dan tidak bergantung kepada pengertian kita sendiri.</p>
<p>3. Penuhlah dengan Roh Kudus (Efesus 5:18 dan Kisah Para Rasul 4:31)<br />
- Selain kedua hal di atas kita pun membutuhkan kuasa Ilahi yang dimanifestasikan lewat Roh KudusNya yang bekerja di dalam kita untuk menyatakan kemuliaan Tuhan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Tanpa Kuasa Roh Kudus, kita akan dengan berat menghadapai tantangan kehidupan di zaman akhir ini.</p>
<p>
PENUTUP<br />
Hidup kita di dunia ini hanyalah sekali dan waktunya sangat singkat. Janganlah mengisinya dengan hal-hal yang tidak berguna, ambilah keputusan untuk untuk menjalani hidup kita dengan bijaksana. Amin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-8-agustus-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C O O L &#8211; SELASA 27 JULY 2010</title>
		<link>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/</link>
		<comments>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 11:56:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David</dc:creator>
				<category><![CDATA[COOL]]></category>
		<category><![CDATA[Bersekutu]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Gereja Tuhan  harus dapat menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan dunia akan kasih. Kita dapat memulainya dari lingkungan COOL kita masing masing, didalam COOL kita dapat memelihara kasih persaudaraan diantara anak-anak Tuhan.</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img alt="bersaudara" align="left" src="http://todayswisdoms.com/wp-content/uploads/2010/09/bersaudara.jpg" width="225" height="149" />KASIH PERSAUDARAAN<br /></strong>2 Timotius 3 : 1-4</p>
<p>
Belakangan ini kita banyak sekali melihat bahwa banyak sekali orang yang menjadi egois, tidak peduli terhadap orang lain, bahkan kita banyak lihat juga orang yang bersikap jahat kepada sesamanya. Kalau kita lihat berita berita di televise, banyak sekali berita berita criminal yang terjadi.<br />
Alkitab sudah memprediksikan kondisi seperti ini, sebagai tanda akhir jaman. Tapi pada dasarnya dunia ini selalu haus dan lapar akan kasih. Oleh karena itu Gereja Tuhan haruslah peka akan hal ini, dan gereja juga harus dapat menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan mereka.<br /><span id="more-618"></span><br />
Kita dapat memulainya dari lingkungan COOL kita masing masing, didalam COOL kita dapat memelihara kasih persaudaraan diantara anak-anak Tuhan.</p>
<p>Sikap sikap berikut ini harus dimiliki dan dipelihara di dalam COOL dalam memelihara kasih persaudaraan :<br />
1. Penerimaan ( Roma 15:7)<br />
- Semua manusia pasti ingin pribadinya dapat diterima oleh sesamanya, itu adalah hal yang paling utama. Penolakan terhadap seseorang, bias menimbulkan dampak negatif yang besar terhadap orang tersebut, dia akan merasa terbuang, tidak berharga, dan mengasihani diri sendiri, dan sebagainya. Efek efek yang ditimbulkan lama kelamaan akan membuat orang tersebut berubah perilakunya menjadi aneh, dengan harapan dia dapat diterima oleh lingkungannya.<br />
- Marilah kita melalui COOL ini kita jadikan suatu wadah dimana didalamnya semua orang diterima apa adanya, sehingga setiap orang yang ikut didalamnya dapat merasakan kasih, dan dapat mengenal Allah melalui kita.</p>
<p>2. Saling Membangun ( Roma 15 : 1-2 )<br />
- Banyak sekali masalah , tekanan, tuntutan, dalam keseharian kerja, baik itu dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam pekerjaan. Banyak juga orang yang patah semangat menghadapi semuanya itu. Mereka merasa tidak sanggup untuk menanggungnya sendiri. ( Ams 18:14)<br />
- Marilah kita didalam COOL ini kita saling berbagi, saling membantu, mendengarkan setiap masalah masing masing. Agar kita dapat saling membangun, dan saling menguatkan satu sama lain.</p>
<p>
3. Ramah dan Memiliki Kasih Mesra ( Efesus 4:32)<br />
- Kita harus menjadi pribadi yang ramah terhadap sesama. Tidak suka sinis, tidak menjelek-jelekan orang lain, mau memaklumi kekurangan orang lain. Kita juga harus menciptakan lingkungan yang mesra satu dengan yang lainnya. Dan jika ada terjadi konflik dapat diselesaikan dengan saling mengampuni.</p>
<p>PENUTUP<br />
Kebencian menimbulakn pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggran ( Ams 10:12, 1Ptr 4:8) inilah yang harus kita lakukan untuk saling mengasihi, dan kita bias memulainya didalam wadah COOL ini. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://todayswisdoms.com/2010/09/c-o-o-l-selasa-27-july-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

