MELINTASI LEMBAH KEKELAMAN

Mazmur 23:4

Apakah yang dimaksud dengan “lembah kekelaman / The valley of shadow Death”? Sebuah situasi atau keadaan yang menakutkan, penuh ketidakpastian, atau suatu keadaa yang tidak nyaman, menekan, mengkuatirkan. Bukankah saat ini dunia tengah berada dalam lembah kekelaman? Bahkan kita umat Tuhan dan GerejaNya pun juga tidak terluputkan dari situasi dan keadaan saat ini.
Tuhan mengijinkan kita mengalami lembah kekelaman supaya kita kita bangkit dan semakin kuat, bertambah dewasa dalam kerohanian kita. Gereja harus mempersiapkan dirinya untuk menyambut kedatangan Tuhan oleh karena itu kita semua harus masuk ke dalam proses pemurnian.
Mazmur 23 adalah interpretasi Daud akan hubungannya dengan Tuhan, yaitu seperti Gembala dan Domba. Daud tahu bagaimana Ketika ia menggembalakan domba, ia harus menghadapi saat-saat yang tidak nyaman, tempat yang kelam, berkabut dan bahkan bahaya binatang buas, namun ia hadapi semua karena ia tahu bahwa itu adalah tugas dan bagiannya.
Bagaimana kita bisa melewati lembah kekelaman seperti Daud?
Daud menulis, “Aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku! Daud memiliki keyakinan penuh kalau Tuhan ada beserta dia dan dekat dengan dia. Kita juga tahu bahwa Daud memiliki persekutuan yang kuat dengan Tuhan melalui kehidupan doa, pujian dan sembahnya, bahkan sampai 7 kali sehari (Mazmur 119:164)!
Jadi jika kita ingin bisa berhasil sekalipun diijinkan berada dalam lembah kekelaman, maka kita:
1. TIDAK BOLEH TAKUT.
Selalu percaya bahwa Tuhan beserta kita. Ada “gada dan tongkat” pelindung kita.
2. HARUS MEMILIKI IMAN, PENGHARAPAN, DAN KASIH (1Korintus 13:13).
Tumbuhkan iman kita dengan setia membaca Firman Tuhan. Berharaplah hanya kepada Sumber Pertolongan kita. Nyatakan dan pertahankan kasih kita.
3. HARUS SELALU BERSYUKUR (1Tesalonika 5:18). Kita tidak boleh bersungut-sungut. Kita harus mengetahui bahwa rencana Tuhan bagi kita adalah rencana yang baik dan mendatangkan sejahtera (Yesaya 55:8-9).

PENUTUP
Ketika kita berhasil melintasi lembah kekelaman, maka Mazmur 23:5-6 lah yang akan menjadi bagian kita. Oleh karena itu mari kita iktui teladan Daud, mari kita bangkit apapun situasi dan kondisi kita dan lintasilah Lembah Kekelaman Bersama dengan Tuhan! Amin

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.