Peluk Destinasi Tuhan, Masuk Zona Signifikan!

destinasionsignPs. Indri Gautama

Kehidupan setiap manusia adalah suatu perjalanan menuju suatu destinasi atau tujuan akhir. Sadar atau tidak, kita sedang berlari menuju destinasi masing-masing.

Apakah destinasi itu? Destinasi adalah suatu keadaan yang ingin kita capai dalam kehidupan kita. Destinasi bagi seorang yang lumpuh mungkin adalah kaki yang sehat untuk berjalan dengan baik. Bagi seorang eksekutif, mungkin posisi puncak di perusahaannya. Destinasi itu dipercayai sebagai tempat dan keadaan di mana hidup menjadi lebih baik.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – Yeremia 29:11.

Terlepas dari destinasi pribadi setiap orang, Tuhan pencipta kita sesungguhnya memiliki destinasi dan tujuan akhir bagi setiap orang. Destinasi yang kita rancang sendiri sangat berbeda dari destinasi Tuhan. Ukurannya berbeda dan dampaknyapun berbeda.

Sebesar apapun destinasi Tuhan bagi kita, namun tidak semua orang mau memeluknya. Hanya orang-orang yang betul-betul memeluk destinasi Tuhan bagi dirinya yang tidak akan pernah kehilangan pengharapan. Mereka akan berani keluar dari zona kenyamanan mereka untuk masuk ke zona signifikan. Mereka menyadari bahwa posisi mereka saat ini masih jauh dari posisi yang Tuhan rancangkan bagi mereka.

Tuhan rindu agar kita semua memeluk destinasi-Nya. Salah satu cara yang dipakai Tuhan agar kita masuk dalam destinasi-Nya adalah dengan memberikan kita divine dissatisfaction atau ketidakpuasan ilahi. Ketika ada sesuatu di dalam diri Anda yang membuat Anda bertanya: “Apakah hidup saya hanya sebatas ini saja? Adakah sesuatu yang lebih dari ini?”

Mengapa Tuhan menaruh ketidakpuasan ilahi ini? Karena Dia mau mengebaskan mental status quo dari diri Anda. Tuhan tidak mau Anda mengalami stagnasi. Tuhan akan menggoncangkan apapun supaya Anda keluar dari zona kenyamanan Anda dan masuk ke zona signifikan.

Salah seorang terkaya di Amerika Serikat berkata:
Men and women are limited not by the place of their birth, not by the color of their skin, but by the size of their hope.

(Manusia tidak dibatasi oleh tempat kelahiran maupun oleh warna kulitnya, tetapi dibatasi oleh ukuran dari pengharapannya.)

Hari ini, Tuhan mengundang kita semua untuk meninggalkan dunia Anda yang kecil dan berpusat pada diri sendiri, dan masuk ke dunia Tuhan yang tidak terbatas. Kondisi Anda dan segala sesuatu yang telah Anda capai dan miliki sekarang hanyalah sebagian kecil dari apa yang Tuhan miliki, dan Tuhan mau memberikan seluruh milik-Nya kepada Anda.

Mintalah pada Tuhan untuk memberikan kepada Anda ketidakpuasan ilahi agar Anda tidak berhenti pada keadaan Anda saat ini tetapi beranjak terus dalam destinasi Tuhan untuk meraih dan menjadi segala yang sudah Tuhan sediakan dan rancang bagi Anda. Masuklah ke zona signifikan!

Dalam kasih-Nya,
Maria Magdalena Ministries
www.mmmindo.org

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.